
" Andra kamu gak tidur? "tanya Amanda
" aku gak bisa tidur " kata Andra
" aku buati Susu yah biar bisa tidur " kata Amanda
" yaudah" kata Andra
Amanda keluar kamar dan pergi ke dapur. Amanda melihat Yuni
" Yuni!! apa yang kamu lakukan?" tanya Amanda
" Ya ampun!! bikin kaget loh Manda " kata Yuni kaget
" maaf, kamu ngapain Yuni? "tanya Amanda
" oh aku habis minum tadi, hmm kamu mau ngapain? " tanya Yuni kembali
" yah aku mau buat minuman " kata Amanda
" oh yaudah yah aku ke kamar byee selamat malam " kata Yuni
" iyah byee malam juga " balas Amanda
Yuni pergi dan ninggali Amanda sendiri di dapur, Lalu Amanda kembali ke kamar
" Andra!! ini susunya " kata Amanda
" iyah makasih " kata Andra sambil meminum Susu buatan Amanda
" Semoga aja besok Mona cepat di temukan yah Andra " kata Amanda
" iyah, yaudah aku ngantuk " kata Andra langsung tidur sehabis minum susu dan membalikkan badannya membelakangi Amanda dan Amanda kembali ke kasurnya dan tidur
Keesokan harinya Amanda siap-siap berpakaian rapi karna mau kesekolah Mona
" Mama!!Mama!! " Suara Andra yang mencari Mamanya
" Andra!! dimana Mamamu?" tanya Amanda
" ini dia aku cari ntah kemana!! " kata Andra
" mungkin aja Mamamu keluar tadi cari Mona, mungkin kesekolah Mona, ayo kesana " kata Amanda
" yaudah ayo "kata Andra
" Yuni!! jagain rumah bentar yah, kabarin kalau Tante pulang "kata Amanda
" oke siap " kata Yuni
Mereka berdua masuk ke mobil. Amanda dan Andra pergi ke sekolah Mona
Saat di perjalanan Andra melihat ramai di jalan
" sepertinya ada yang kecelakaan " kata Amanda
Andra dan Amanda turun, mendekati Kerumunan tersebut. Prasaan Andra semakin gak enak dan semakin mendalam sakitnya, saat Amanda dan Andra mendekati korban kecelakaan tersebut. Andra kaget dia melihat Mamanya adalah korban tersebut
" Mama!!" suara Andra panik
" tante " suara Amanda yang ikutan panik dan kaget
Andra mengangkat Mamanya dan membawanya ke mobil
" Amanda duduk di belakang pegangi Mamaku " kata Andra
" iyah " kata Amanda masuk ke mobil sambil pegangi Mama Andra yang tidak sadarkan diri, lalu Andra masuk ke mobil dan jalani mobilnya menuju Rumah sakit
Di rumah sakit
Andra gelisah dan khawatir, Amanda pun ikutan sedih dan cemas.
Dokterpun keluar dari ruang ICU
" Dokter gimana Keadaan Mama saya? dia baik-baik aja kan?" tanya Andra panik + cemas
" Mohon maaf kami sudah berusaha mungkin tetapi Tuhan berkehendak, Pasien sudah meninggal " kata Dokter
Andra terjatuh lemas
" Andra!! kamu yang sabar yabg kuat yah 😢" kata Amanda ikutan sedih
" tapi saya ingin mengatakan bahwa Pasien meninggal bukan karna kecelakaan tapi di bunuh. Karna kami memeriksa ada tusukan di perut pasien " kata Dokter
" siapa yg membunuh Mamaku!! 😡" kata Andra marah banget
(" ini gak mungkin Yuni, dia Amnesia ") dalam hati Andra
" Sebaiknya serahkan semua ini sama polisi biar dia cari tauh siapa pelakunya " kata Amanda
Di rumah Yuni suruh premannya mengeluarkan Mona dari sumur
" kalian!! bawah Mona keluar dan sembunyiin dia mengerti!" kata Yuni sambil memberi 3 juta
Preman suruan Yuni sudah pergi saat tu Mobil Andra dan Polisi datang buat nyelidiki
" Andra!! ada apa?kenapa ada polisi?" tanya Yuni
" tante meninggal karna di bunuh, polisi mau selidiki dan mencari bukti " kata Amanda menjelaskan
(" untung aja Mona udah di bawah, kalau gak gawat ketahuan ") dalam hati Yuni
Polisi masuk dan memeriksa keadaan di rumah
" Andra!! yang sabar yah " kata Yuni nenangi Andra
Andra pergi ngikuti polisi karna sengaja menjaga jarak dari Yuni
Polisipun selesai
" mohon maaf, tidak ada petunjuk bukti dari rumah ini " kata pemimpin Polisi tersebut
" Pak Polisi, mohon selidiki aku harus menemukan siapa pembunuhnya?" tanya Andra
" baiklah kami akan berusaha " kata Pak Polisi
Polisi pergi untuk menyelidiki kasus kematian Mamanya Andra dan Mona
Sedangkan Andra sedang menyaksikan kepergian Mamanya untuk selamanya.
" Mona!! kamu kemana? Mama sudah meninggal kamu kemana ?" tanya Andra bersedih
" Andra sabar, setelah ini kita cari Mona yah " kata Amanda
" bagaimana mungkin Mona tega pergi dan apa dia tau Mama meninggal atau gak?" tanya Andra cemasin Mona
" aku juga bingung Ndra, kira-kira Mona pergi kemana?" tanya Amanda
Andra abaikan Amanda dan kembali ke rumahnya
" Andra!! jangan sedih dong, aku siapi makanan buatmu " kata Yuni
" aku gak selera jangan maksaku, paham!" kata Andra pergi ke kamarnya dan ninggali Yuni dan Amanda
" yang sabar yah Yuni, Andra masih terpukul dengan kepergian Almarhuma Mamanya, di tambah Mona masih belum di temukan " kata Amanda
" benar-benar yah kok jadi begini sih, apa karna ada aku yah jadi Mona pergi, kan dia benci samaku!" kata Yuni
" jangan gitu jangan salahkan dirimu Yuni " kata Amanda
" aku mau ke kamar dulu yah " kata Yuni
" baik Yun " balas Amanda
~Telepon~
" gimana aman kan? "tanya Yuni
" Aman boss " kata Premannya
" hummm, hummm " suara Mona
" sepertinya udah sadar " kata Yuni
" sudah boss, kira-kira mau di apain yh bos? "tanya Preman
" serah luh udah, kalian perkosapun gak apa-apa biar keluarga Andra semakin menderita " kata Yuni
" siap boss " kata premen itu.
Yuni menutup teleponnya dan tersenyum jahat
~Tutup Telepon~
**Mona
Preman itu melepaskan sumpalan di mulutnya
" lepaskan aku!! aku mohon kak lepasin 😠Izinkan aku melihat Mamaku " kata Mona
" kalau luh nurut ku gak akan melukaimu" kata Preman tu
" apa maksudmu? " tanya Mona ketakutan
" mari kita bersenang - senang sayang. Malam ini akan menjadi malam cinta yang indah buat kita berdua " kata Preman tu mendekati Mona
" lepaskan!! aku mohon jangan kak 😠aku masih sekolah, aku masih mau nerusin cita-citaku " kata Mona menangis sederes-deresnya
" alah kamu akan jadi ibu juganya, lagian gak akan sampai hamil kok " kata Preman tu mendekati dan menindih Mona
" lepaskan!! lepaskan kak. Jangan kak 😠" kata Mona menangis sederes-deresnya
~Next35~