
Setelah memperkenalkan diri Andra dan Amanda kembali ke Sonia dan Reza
" aku mau bicara sama temanku dulu disana gak apa-apa kan ku tinggal?" tanya Andra ke Amanda
" iyh gak apa-apa kok " kata Amanda
" Reza!! sana yuk ada teman kita " kata Andra
" oke Ndraa " kata Reza
Andra ngumpul ke teman Kantornya
" Amanda!! Andra keren banget loh soswet lagi" kata Sonia
" iyah Ma syaa Allah kita kesana yuk, lihat suasana laut malam " kata Amanda
" iyah ayo Amanda " kata Sonia
**Andra
Andra yang asik ngumpul bersama Reza dan teman-temannya
" Andra!! Reza!! gak nyangkah ternyata kita ketemu di sini. Luh semakin keren saja Andra " kata temannya yang bernama Riyo
" semua ini Rezeki yang datang dari Allah " kata Andra
" sejak kapan luh Ndra Alim! dulu luh suka ke Klub sampai pacaran sama siapa Yuni. Sekarang dia buronan Polisi dan juga gak tau gimana kabarnya " kata Riyo
" yah aku sudah lelah begitu, lagian aku sudah nikah aku harus jaga batasan. " kata Andra
" Reza!! luh kapan nyusul Andra?" tanya Riyo
" luh sok nanyain!! luh kapan ?" tanya Reza kembali
" kalian 2 sama-sama jombloh saling support dong " kata Andra
" hahaha sombong amat luh Ndra!! Mentang-mentang sudah nikah! " kata Riyo
" hai Pak Andra!! boleh kenalan gak? Namaku Marsyah " kata wanita yang kenalan dengan Pak Andra sambil memberi tangannya bermaksud berjabat tangan
" oh yah!! maaf 🙏 gak bisa bersentuhan tangan dengan yg bukan Mahrom " kata Andra
" oh maaf Pak " kata Marsyah
(" Pak Andra sangat Tampan, apa aku bisa memilikinya? yah walau dia sudahh menikah tapi bisa cerai kan? ") dalam hati Marsyah
" Andra!! Amanda dan Sonia kemana yah? " tanya Reza
" paling ke kamar " balas Andra
**Sherly
Sherly gak sadarkan diri di persembunyiannya dan Sherly terbangun
" Astagfirullah aku dari tadi gak sadarkan diri!! sekarang sudah malam. Sepertinya mereka tidak mencari aku lagi, sebaiknya keluar dari sini " kata Sherly
Sherly berjalan pelan ke depan
(" jauh banget di sini gak ada rumah kah?") tanya Sherly dalam hati
Sherly menemukan rumah belantara di hutan itu dan Sherly mencoba masuk
" permisi ( membuka pintu) gak ada orang sama sekali!! sementara aku istirahat di sini dulu " kata Sherly masuk ke dalam rumah tersebut
Sherly masuk ke dalam rumah gubuk tersebut
" laper!! kenapa nasipku begini yah! " kata Sherly yang menyesali perbuatannya
Sherly memeriksa hp yang dia bawah dan dia menghubungi Papanya
" syukurlah ada pulsanya " kata Sherly
~Telepon~
" Papa!! tolong Sherly, Sherly ada di desa tapi Sherly gak tau desa apa ini, Sherly hampir saja di jual sama teman " kata Sherly
" kok bisa!! kamu ada di desa apa? " tanya Papanya panik
" aku gak tau Pa!! di sini gak ada orang sama sekali, kalau aku keluar aku di kejar aku lagi bersembunyi di rumah tapi aku masih daerah Jakarta " kata Sherly
" Papa akan laporkan polisi kamu disini! " kata Papanya
" iyah Pa!! Pa sekalian beri tauh Andra!! Teman sekolah yang Sherly ceritain, beri tauh dia bahwa keluarganya dalam bahaya " kata Sherly
" Papa akan sampai sama Andra!! kamu bertahan di situ, Papa akan ke kantor Polisi " kata Papanya
" baik Pa " kata Sherly
~Tutup Telepon~
**Amanda
" Sonia!! kenapa perasaanku gak enak yah ?" tanya Amanda
" prasaan gimana Amanda? " tanya Sonia
" aku sangat khawatir dengan Andra dan Mona " kata Amanda
" mungkin prasaanmu saja, yaudah yuk kita masuk di sini dingin gak baik " kata Sonia
" iyah ayo " kata Amanda
Sonia dan Amanda masuk ke dalam kapal
" Sonia!! Amanda!! Aku pikir kalian ke kamar! kalian kemana saja? " tanya Reza
" kami di depan kok " kata Amanda
" ngapain di depan?" tanya Andra
" cuman lihat pemandangan di malam hari saja!" kata Amanda
" Amanda!! ke kamar yuk, aku sangat ngantuk " kata Sonia
" iyah, kami masuk luan yah! " kata Amanda
" iyah selamat malam " kata Andra
" iyh selamat malam juga " balas Amanda
Sonia dan Amanda ke kamar untuk istirahat
" Reza!! kita juga masuk aku juga ngantuk " kata Andra
" iyah ndra ayo " kata Reza
Tengah malam Amanda bermimpi
~Di dalam mimpi~
" siapa kmu? " tanya Amanda
wanita itu menoleh, Amanda kaget ternyata wanita itu adalah Yuni
" aku akan mengambil apa yang menjadi milik aku!! Amanda sebentar lagi aku akan merebut Andra " kata Yuni
" aku akan menghalangi dan berusaha melindungi pernikahan aku dari rencana jahatmu " kata Amanda
Di dalam mimpi itu Amanda melihat Andra jatuh di pelukan Yuni
~Kembali ke alam nyata~
" Andra!! " Amanda Terbangun tiba tiba
" Astagfirullah ternyata aku bermimpi, tapi aku benar-benar khawatir " kata Amanda
Amanda ambil wudhu dan sholat sepertiga malam selesai sholat Amanda berdoa
" Ya Allah ya Rabbi, semoga rasa kecemasan dan mimpi yang aku alami tidak menjadi kenyataan. Ya Allah yah Rabbi lindungilah pernikahan aku dan Mona disana dari orang-orang yang jahat. Berharap engkau berikan orang tersebut hidayah dan bukakan pintu hatinya sehingga dia menyadari atas perbuatannya yang salah. Hanya kepadamu aku berdoa yah Allah dan hanya kepadamu aku memohon pertolongan Aamiin yah Rabbal Alamiin" doa Amanda
Amanda keluar dari kamarnya dengan prasaan masih cemas dengan Mona yang sendirian di rumah
" Assalammualaikum Amanda!! ini masih tengah malam kenapa kamu ada disini? "tanya Andra yang tiba-tiba muncul
" Waalaikummussalam mas Andra!! aku khawatir dengan Mona! " kata Amanda
" Dia baik-baik saja kok. Tadi Pak Mardan memberi kabar dia baik-baik saja " kata Andra
" Syukurlah kalau Mona baik-baik saja!! tadi aku bermimpi Yuni dia berniat ingin merencanakan hal yang jahat" kata Amanda
" itu cuman mimpi, jangan di pikiri, Sherly lagi di awasi sama suruanku untuk mencari Yuni!! Tapi sampai saat ini gak ada kabar dari suruanku apa di hpku yang rusak itu yah! " kata Andra
" coba hubungi sekarang Suruanmu gimana kabarnya? " tanya Amanda
Andra mengambil hpnya dari sakunya dan saat mau menghubungi sinyal hilang
" gak ada jaringan mungkin karna masih di laut!! yaudah ini masih malam. Tidurlah Amanda jangan khawatirkan apapun " kata Andra
" tapi kenapa Mas Andra juga ada disini? " tanya Amanda
" aku cari udara saja " kata Andra
" baiklah aku masuk kamar duluan yah? " tanya Amanda
" iyah " balas Andra
Amanda masuk ke kamar di luan ninggali Andra
~Next57~