
Malam itu, tepat di hari sabtu yaa Malam minggu aku sedang bersiap siap untuk ke Party bersama teman temanku.
" Andra,, kamu mau kemana?" tanya Mamanya
" Andra mau ke acara party dulu ma, bye ma " kata Andra pergi sambil lambaikan tangan
" Andra,, apa kamu akan pulang dalam keadaan mabuk lagi? kapan kamu berubah, mama gk ngizini kamu keluar, mending kamu ke mesjid, sholat dan dengari majelis dari pada kamu harus keluar ga jelas begini " kata Mamanya
" Mama, umur aku masih panjang, aku pasti bakal berubah jika sudah waktunya, izinkan aku menikmati usia aku dulu " kata Andra sambil membuka pintu
saat Andra membuka pintu kekasih Andra datang
" hai Andra,, aku sudah siap ni " kata Yuni pacarnya Andra
" siapa kmu? pakaianmu gk sopan? " tanya Mama Andra
" dia pacar Andra mah, sebentar lagi akan menjadi istriku " kata Andra
" apa pacar? mama ga akan restui kalian, jika wanita ni suka berpakai ga sopan seperti ini. " kata Mamanya marah
" Andra,, mending kita keluar cepat aj yu " bisik Yuni ke Andra
" ku pergi dulu ma, bye bye " kata Andra menghabaikan pembicaraan Mamanya.
Andra dan Yuni masuk ke mobil bersamaan dan pergi meninggalkan Mama Andra
Di perjalanan
" aku tersinggung dengan perkataan Mamamu " kata Yuni
" lagian benar sih, aku juga ga suka kamu pakaian seperti itu sayang, kamu ganti ya " kata Andra
" ga Andra,, ini tu pakaian udah tren, ku dah fashion cantik begini masa suruh ganti, kalau kamu ga suka aku pakaian begini mending kita udahan aja " kata Yuni
" jangan dong, aku sayang sama kamu Yuni, ku suka kok kamu sangat cantik " kata Andra
" bodoh amat " kata Yuni ngambek.
Sampai di Party
Mobil Andra berhenti di sebuah Klup Party. Yuni pun masuk langsung abaikan Andra
" aku malah di tinggali, kalau dah ngambek begitu tega amat " kata Andra suara pelan
Andra pun masuk
" hai Ndra " kata temannya Reza
" hei Reza " balas Andra sambil mengecas tangannya dan tangan Reza.
" lihat cwe luh Yuni sepertinya dia menikmati Partyny " kata Reza sambil melihat Yuni yang menari dengan teman temannya
" iyah biarlah jika itu membuatnya senang " kata Andra
" ku mau cerita tapi aku takut luh ga percaya Ndra " kata Reza
" cerita apa? ceritalah " kata Andra penasaran
" tapi jangan disini takut cwe lu dengar lagi " kata Reza
" iyah ayo disana ( menunjukkan tempat yg agak tenang ) " kata Andra
" ayo " kata Reza
Reza dan Andra duduk di sofa yg agak tenang dan agak jauh dari Yuni.
" luh mau cerita apa sih? sampai pacarku Yuni aj ga boleh sampai tau ?" kata Andra penasaran
" begini, kemarin aku melihat pacarmu Yuni berduaan dengan seorang pria. Mereka baru keluar dari hotel begitu " kata Reza
" ah? ga mungkin Za, luh pasti salah lihat orang " kata Andra
" ku yakin Andra, aku saat tu lagi beli makanan buat org tuaku. yaa ku lihat Yuni dekat sama pria mereka kelihatan mesrah banget " kata Reza
Andra hanya diam dan kurang yakin dengan pembicaraan Reza tapi satu sisi Andra pun ragu dengan Yuni.
Andra pun berdiri dan berjalan ke arah Yuni
" Andra kamu mau samperin Yuni? " tanya Reza
" iyalah Za, aku mau memastikan itu benar atau ga " kata Andra.
**Yuni
(" kepalaku pusing, kenapa rasanya mual ya?) " tanya Yuni dalam hati
Yunipun tersadarkan bahwa kemarin dia berhubungan badan dengan Yogi kekasihnya.
" apa aku hamil? ga mungkin!! prasaan kemarin pakai pengaman deh " kata Yuni bicara pelan
" Yuni,,, kamu dimana? " panggil Andra
Yuni mendengar suara Andra yang memanggilnya dia pun keluar
" Yuni kamu pucat? apa kamu sakit? "tanya Andra cemas
" iyah, aku mau pulang ya " kata Yuni
" yauda sekalian kita kerumah sakit periksa keadaan kamu " kata Andra
" Ga osah, aku kacepean aj Andra " kata Yuni
" yaudah, Reza aku antari Yuni pulang ya, dia sakit " kata Andra
" oh iyh, semoga cepat sembuh Yuni " kata Reza
" iyah, Amin " kata Yuni
Andra dan Yuni masuk ke mobil
Saat di perjalanan, Andra melihat Yuni sudah tertidur
(" dalam keadaan sakit begini rasanya aku ga tega nanyain yang di ceritakan Reza itu benar atau ga. Ku percaya pada Yuni, semoga Reza cuman salah orang aja ") dalam hati Andra
sudah sampai di depan rumah Yuni
" Yuni sayang, sudah sampai " kata Andra banguni Yuni
" iyah Andra " kata Yuni sambil turun dari mobil Andra, dan Andra samperi Yuni
" Yuni, kalau ada apa apa kabarin ya, aku khawatir kamu kenapa kenapa " kata Andra
" iyah aku baik baik aja Andra " kata Yuni tersenyum
Andra masuk ke mobilnya dan melihat Yuni masuk kerumahnya. Saat dh masuk, Andrapun menyetir mobilnya.
" huu, sebaiknya aku hubungi Yogi " kata Yuni
Tanpa di hubungi Yogipun dah datang kerumahnya
" hai sayang, kamu baik baik saja? " tanya Yogi yang tersenyum
" kebetulan luh datang, ku tadi mual Yogi, dan merasa pusing banget ku takut kalau aku hamil " kata Yuni
" bagus dong,, itu berarti kita akan menikah " kata Yogi
" tapi rencanaku buat manfaati Andra gagal dong " kata Yuni
" ini aku belikan tespek, coba tes kamu hamil atau ga? " tanya Yogi
" hmm yauda" kata Yuni mengambil tespek dari Yogi.
Yunipun mencoba tespekny, dia kaget tespek tu muncul garis 2
" Yogi,,,,, ( panik) apa maksudnya ini garis 2?" tanya Yuni
" iyah itu berarti kamu hamil benaran " kata Yogi tersenyum licik
" Yogi, aku blm siap hamil aku akan gugurkan kandungan ini " kata Yuni dengan kesal
" berani kamu gugurkan? aku akan beri kamu pelajaran. Yuni sudahlah, menikah dengan ku. Andra juga ga bakal nerima wanita yang udah tidur dengan aku. Lagian kemarin kamu menikmatinya kan? " tanya Yogi tersenyum licik
" andai kemarin aku ga terjebak aku ga akan begini, aku ga sudih menikah dengan kamu. Aku mencintai Andra " kata Yuni menyesali semuanya
" hahaha emangnya Andra mau sama wanita kaya luh? masih syukur gue masih mau bertanggung jawab " kata Yogi
Tiba tiba Yunipun pingsan
" Yuni,,, sadarlah " kata Yogi sambil banguni Yuni
Yogi mengangkat Yuni dan membawanya ke kamarnya.
" apa salahnya sih luh putusin Andra, akhirnya aku berhasil memilikimu " kata Yogi dengan sangat licik
~Next Selanjutnya~