
Saat jam istirahat Kevin mengampiri Amanda
" Assalammualaikum Amanda " Sapa Kevin
" Waalaikummussalam, ada apa yah?" tanya Amands
" aku mau ngajak makan siang bersama ayolah. Aku hanya ingin mengenalmu saja " kata Kevin
" maaf Pak saya gak bisa, saya makan bersama dengan temanku " kata Amanda menunjukkan Sonia
" temannya juga boleh ikut " kata Kevin
" kami harus izin sama Pak Andra " kata Sonia
" kenapa harus izin, kalian makan siang kan? kalau saya semua karyawan juga bebas makan siang dimana saja tanpa harus izin asal kembali di jam kerja tepat waktu " kata Kevin
" yah itu perusahaanmu, Perusahaan Pak Andra gak sama seperti Pak Kevin. Tapi kayanya Bapak ini maksa banget " kata Sonia
" Kevin, kenapa kau masih di sini? Bukankah aku suruh kamu pergi ?" tanya Andra yang tiba-tiba muncul
" oke saya akan pergi, permisi Assalammualaikum Amanda " kata Kevin
" iy Waalaikummussalam " balas Amanda
" maaf hari ini aku gak bisa ngajak makan siang, hari ini ada Meeting di Perusahaan luar dan saya harus berangkat cepat. Jadi Amanda pulang naik Taksi aja atau sama temanmu " kata Andra
" baiklah " kata Amanda
Andra keluar dari perusahaan
" yaa sangat di sayangkan, padahal aku udah nanti-nanti pengen di traktir lagi " kata Sonia
" yaudah yuk kita makan berdua aja dekat kantin sini aja " kata Amanda
" ayo 😊" kata Sonia
Saat keluar mereka bertemu dengan Reza
" hai Amanda dan siapa yah oh Sonia " Sapa Reza
" hai juga Reza " sapa Amanda balik
" kalian mau ngapain?" tanya Reza
" kepo!! yaudah ayo Amanda nanti keburu habis waktu istirahat " kata Sonia menarik Amanda
Reza mengikuti Sonia dan Amanda. Mereka duduk di kantin dan Reza juga ikutan
" luh datang kemari ngapain sih? kami mau makan jangan merusak selera deh " kata Sonia
" galak amat, yaa aku mau makan karna Kantin ini enak makanannya " kata Reza
" Alesan luh kan? bilang aja luh mau genit yah?" tanya Sonia
" gak kok, oh yah Andra kemana Amanda ?" tanya Reza ke Amanda
" dia ada urusan Meeting di perusahaan lain " kata Amanda
" dengar - dengan Yuni tinggal di rumah kalian yah?" tanya Reza
" iyah " kata Amanda
" Kepo!! banget sih " kata Sonia
" biarin, Amanda aja mau bales " kata Reza
Makanan yang di pesan datang dan mereka pun makan bersama-sama
" Amanda aku cuman kasih saran hati - hati aja sama Yuni, dia itu si jenius Drama. Ku takut dia manfaati situasi sakitnya demi merusak hubungan kamu dan Andra. Kamu taukan Yuni masih cinta sama Andra dia akan lakukan berbagai cara untuk dapatkan Andra kembali " kata Reza
" Sudzon aja pikiran luh, lagian dia sakit amnesia mestinya dia gak bakal ingat " kata Sonia
" yah kan aku cuman ingatin aja kok " kata Reza
Tanpa sadar jam istirahat dh selesai
" yaudah Za aku dan Sonia mau sholat habis itu kembali kerja " kata Amanda
" oke " kata Reza
Amanda dan Sonia masuk ke ruang dan membantu Rani siapi pekerjaannya. Selesai dengan Tugas jam 4 sore mereka pulang
" yaudah makasih sudah membantu kalian pulang lah " kata Rani
" iyah kak sama sama " kata Amanda dan Sonia bersamaan
" Amanda kamu pulang naik apa?" tanya Sonia
" naik taksi, itu ada taksinya " kata Amanda sambil ngestopin taksinya
" yaudah hati-hati yah " kata Sonia
" iyah Sonia juga Assalammualaikum " kata Amanda
" Waalaikummussalam " balas Sonia
Amanda pulang
" aduh! lama banget sih " kata Sonia cape menunggu
" Sonia,, apa mau aku antari pulang? " tanya Reza tiba-tiba muncul
" luh kaya hantu aja tiba-tiba muncul " kata Sonia
" maaf Sonia, ayo aku anteri " kata Reza
" gak, takut luh bawah aku ke tempat yang aneh, lagian aku ada supir ntar lagi datang " kata Sonia
" yah gak lah, tpi benaran itu supirmu datang ? " tanya Reza
Sonia abaikan Reza dia menelpon supirnya
~Telepon~
" lama banget sih, luh mau ku pecat? " tanya Sonia
" maaf nona Sonia tiba-tiba mobil ada kendala ni lagi di service non naik Taksi aj yah " kata Supirnya
" yaudah deh awas aja besok tu Mobil gak benar ku pecat " kata Sonia
" jangan non, siap hari ini akan di perbaiki dengan sangat baik biar gak ada kendala lagi " kata Supirnya
Sonia langsung menutup teleponnya
~Tutup Telepon~
" galak amat sih! " kata Reza
" bodoh amat " balas Sonia
(" ini cwo dari tadi gak pergi-pergi ") dalam hati Sonia
" gak jadi nih, aku padahal mau niat baik Anteri Nona Sonia pulang. Kalau gak mau gak apa-apa, byee hati-hati ada hantu " kata Reza
" Tunggu!! tolong anteri aku, aku gak terbiasa naik mobil orang asing tapi karna aku kenal luh dan luh temannya Andra kurasa aman-aman aja " kata Sonia
" ayo, masuk ke dalam mobilku " kata Reza
Sonia membuka pintu mobil Reza.masuk kedalam Mobilnya Reza dan Reza jalani mobilnya
" Rumahmu lumayan jauh juga!" kata Reza
" yaa mau gimana lagi " kata Sonia
" Daerah sini rawan penculikan dan Begal, sepertinya kamu harus berhati-hati Sonia " kata Reza berusaha perhatian
" yah makanya tu ku gak berani naik mobil orang lain " kata Sonia
Sampai di depan rumah Sonia
" Terima kasih tumpangannya, apa aku harus bayar? "tanya Sonia
" gak perlu! sebagai imbalannya aku hanya ingin berteman baik denganmu " kata Reza
" yah kan emang dah teman? Luh teman Andra, dan Andra suaminya Amanda sahabtku berarti luh juga teman kan? " tanya Sonia
" yah maksudnya teman akrab " kata Reza
" maaf aku gak bisa " kata Sonia sambil turun dari Mobil Reza
" yaudah deh byee Sonia " kata Reza
" iyah hati-hati " kata Sonia
(" senang banget Sonia pengertian padaku, walau cuman mengatakan hati-hati ") dalam hati Reza senang
~Next 32~~