
Sampai di Rumah
" Assalammualaikum " salam Andra dan Mona bersamaan
" Waalaikummussalam " balas Amanda
" Apa dari tadi kak Amanda sendiri yah? Kak Amanda ngapain aja? " tanya Mona
" iyah, gak ada ngapa-ngapain sih, cuman bersih-bersih aja " kata Amanda
" Maaf yah Amanda! Aku ninggali kamu sendirian " kata Andra
" iyah gak apa-apa kok " kata Amanda
" tadi ada Mobil yang ngikuti kita jadi Kak Andra alihkan ke tempat Kak Reza agar dia gak tau dimana rumah kita " kata Mona
" bahaya banget! Aku cemas takut Mobil itu berniat jahat. " kata Amanda
" sekarang baik-baik saja. Orangnya sudah pergi kok, tapi tetap hati-hati dan Waspada saja! Yaudah aku mau ke kamar dulu mau sholat Ashar " kata Andra
" siap kak " kata Mona
Andra ke kamarnya
(" kira-kira siapa yang ngikuti aku tadi yah? ") dalam hati Andra bertanya-tanya
(" Kok aku beberapa hari ini, dan sudah lama juga gak ada Laporan tentang Yuni sih, Sherly dan suruanku mereka kemana ?") dalam hati Andra yang mencoba menelpon Suruannya dan Sherly tapi nomornya gak Aktif
" sial gak aktif mereka kemana sih? " tanya Andra bicara sendiri dan Andra menelpon Reza
~Telepon~
" Halo Ndra " kata Reza
" Reza! luh tauh dimana perusahaan Papanya Sherly bekerja? aku mau kesana mau nanya Papanya tentang Sherly, soalnya beberapa hari ini mereka gak ada kabar dan suruanku juga. " kata Andra kesel
" aku tauh Ndra! Soalnya Papanya Sherly juga pernah Investasi di Perusahaanku! Emangnya kamu suruh ngapain Sherly dan Suruanmu? " tanya Reza
" Aku suruh Sherly mencari Yuni, karna dia mengaku kerja sama dengan Sherly, Dia memohon agar aku bebasin dia dengan syarat cari keberadaan Yuni! Aku juga suruh beberapa orang dari aku untuk menjaga dan memastikan Sherly kemana dia pergi, tapi sampai sekarang mereka gak ada kabar kesel tauh gak! Tauhkan Yuni tuh kalau di biarin dia akan semakin berbahaya dan barusan aku tadi di ikuti sama Mobil cuman aku gak tau itu siapa? " tanya Andra.
" sabar Ndra! Luh sih suruh Sherly. Luh tauh gimana Yuni? Dia itu jahat banget Ndra, berhati iblis. Membunuh keluargamu saja dia gak punya prasaan. Apalagi luh Suruh Sherly, aku takut mereka benar mencari dan terjadi sesuatu ke mereka " kata Reza
" Yaudah gini saja! Aku akan suruh lagi orang buat cari Sherly dan Suruanku. " kata Andra
" Kemungkinan info yang lengkap ada di hp lamamu yang rusak Ndra! Mungkin mereka sudah menghubungimu tapi mereka gak tau kamu ganti hp " kata Reza
" benar juga yaudah tolong yah Za kerja samanya bantu suruh orangmu juga mencari Sherly dan Suruanku yang lainnya " kata Andra
" siap Ndra " kata Reza
~Tutup Telepon~
" Sial Hpku rusak, Kemarin hp lamaku di pegang sama Amanda! Coba ku tanyain dia apa dia masih simpan hp lamaku atau tidak? " kata Andra bicara sendiri dan keluar kamar untuk menemui Amanda di kamarnya
Saat di depan pintu kamar Amanda
" Amanda!! ( mengetuk pintunya) aku mau bertanya!" kata Andra sambil mengetuk pintu kamarnya
Amandapun membuka pintunya
" iyah Mas Andra! mau nanyak apa? " tanya Amanda
" Amanda apa masih simpan hp lamaku? " tanya Andra kembali
" Oh iyah aku masih simpan, maaf aku lupa membuangnya " kata Amanda
" Syukurlah jangan di buang, aku sangat butuh Hp itu! Aku akan memperbaiki hpnya " kata Andra
" tunggu sebentar akan aku cari " kata Amanda
Amanda mencari hp lama Andra yang di letakinya di tassnya
" Ini hpnya! " kata Amanda
" iyah, emang ada apa? " tanya Amanda
" Aku takut Sherly atau suruanku mengirim pesan di hp ini, dan aku harus membetulin hp ini untuk mengetahui info " kata Andra
" begitu yah, iyah sih sudah lama juga Gak ada kabar tentang Sherly " kata Amanda
" iyah yaudah kamu sama Mona di rumah dulu yh! Aku mau keluar mau betulin hp ini " kata Andra
" Baiklah berhati-hatilah " kata Amanda
" iyah " kata Andra yang turun dari lantai 2 dan keluar dari rumah
" Kak Amanda!! Kak Andra pergi kemana? " tanya Mona
" dia keluar sebentar ada urusan " kata Amanda
" Urusan kak Andra banyak banget! " kata Mona
" iyah Andra kan megang Perusahaan Papa Mona, yah semuanya sudah jadi tanggung jawab Andra, Makanya Mona Doain Kak Andra agar dia kuat, Rajin belajar juga biar kalau sudah tamat Mona bisa bantuin kak Andra " kata Amanda
" Siap kak " kata Mona
**Andra
Andra pergi ke tempat Reza yang nongrong di Kafe Sonia
Sampai di Kafe, Andrapun masuk
" Selamat datang kak Andra! " sapa Sonia
" iyah Sonia Terima Kasih, dimana Reza? " tanya Andra
" itu di sana ( menunjukkan ke arah Reza) suruh pulang saja Merepotkan " kata Sonia
" Oke " kata Andra yang pergi mengampiri Reza
" Woii Reza! " kata Andra
" iyah Ndra, aku udah suruh beberapa suruanku untuk mencari Sherly dan Suruanmu juga " kata Reza
" makasih Reza, oh yah tentang perusahaan tempat kerjanya Papanya Sherly dimana? " tanya Andra
" Ini Alamatnya Ndraa " kata Reza sambil ngirim alamat di WAnya
" Makasih Reza " kata Andra
" Tapi! aku dengar Papanya Sherly gak ada kabar " kata Reza
Tiba-tiba Tv di Kafe menyalah, dan Andra sama Reza melihat berita
" Info Kabar terkini, para warga sekitar menemukan Jasad seorang Pria Tua di Sungai dan sekarang sedang di bawah kerumah sakit untuk di periksa " kata Pembawa berita Tv tersebut
" Reza!! itukan Papanya Sherly " kata Reza kaget
" ah gak mungkin! tapi mirip sih " kata Andra
" ayo kita kesana selidiki " kata Reza
" ayo Za! akupun kaget " kata Andra
" Sonia! kamu pulang sama supirmu yah, aku mau kerumah sakit " kata Reza
" emang siapa yang sakit?" tanya Sonia
" Ada dari temannya Andra " kata Reza yang langsung pergi bersama Andra
(" mereka langsung pergi setelah melihat berita di Tv, kasian banget ya Ampun ") dalam hati Sonia yang melihat berita di Tv
~Next67~