Love Changed Me

Love Changed Me
Episode 29



" oh yah aku udah hubungi Yogi, dia mau otw katanya " kata Andra


Yuni merasa ketakutan karna dia keguguran


" aku di sini! makasih kalian udah bawah istriku ke rumah sakit. Sekarang kalian pulang aj " kata Yogi


(" datang- datang ngusir!! ") dalam hati Sonia


" kalian jangan pergi!!" kata Yuni ketakutan


Amanda melihat Yuni yang begitu takut


" yaudah sana pergi ( menahan Yuni )" kata Yogi sambil maksa suruh mereka bertiga pergi


Andrapun pergi dan di ikuti Amanda sama Sonia


" benar- benar itu cwo gak ad bagusnya suruh kita pergi " kata Sonia


" sudahlah!! ayo balik ke kantor " kata Andra


" tapi! Andra,, aku ngerasa sangat kasian sama Yuni. Dia seperti ketakutan dan butuh bantuan kita " kata Amanda


" ada suaminya, ngapain urusin uadah ayo udah masuk jam kerja ini " kata Andra


" baiklah " kata Amanda


Saat sampai depan rumah sakit, Kunci mobilnya gak ada dan dia baru ingat terjatuh saat di ruang Yuni


" kalian tunggu sini! kunci mobil jatuh " kata Andra larii dan kembali masuk ke dalam rumah sakit


" siapa kau!! aku gak mengenalmu " kata Yuni


" gimana keadaan bayi di dalam kandunganmu?" tanya Yogi


" bayi apa? kamu siapa?" tanya Yuni pura-pura gk ingat


Yogi menampar Yuni


" kau mau bersandiwara denganku? jangan bilang kamu berhasil mengugurkannya iyah ?" tanya Yogi marah


" aku gak ingat siapa dirimu? kenapa kau datang marah- marah dan nanyain bayi padaku? Gila kamu yaa!!" kata Yuni


Yogi hampiri ruang dokter dan bertanya ke dokter apa yang terjadi dengan kandungannya dan dokter menjelaskan bahwa Yuni keguguran. Yogi benar-benar marah sekali dan mengampiri Yuni dan langsung menghajarnya dengan memukul Yuni tapi saat tu Andra masuk dan melihat Yogi yang melakukan kekerasan


" hentikan!! " kata Andra


" ada apa kau kemari? pergi ini urusanku dengan istriku " kata Yogi


" aku gak akan pergi, aku akan melaporkanmu ke kantor polisi karna melakukan kekerasan kepada Yuni " kata Andra


Yogi langsung pergi dari ruang inap Yuni karna takut di tangkap polisi


Yuni pingsan


(" aku pikir kamu bahagia bersama dirinya? kenapa sekarang kamu jadi sehancur ini sih. ") dalam hati Andra sambil melihat Yuni yg pingsan dan ada luka memar


Amanda dan Sonia ikut masuk


" Kak Andra!! kami cape nunggu, dan ngapain?" tanya Sonia


" Ya ampun, apa yang terjadi pada Yuni? kenapa dia jadi begini?" tanya Amanda


" suaminya menghajarnya " kata Andra


" ya ampun!! benar-benar itu laki seharusnya tadi di kejar dan di lapori ke polisi " kata Sonia


Dokter datang memeriksa dan Yuni sadar tapi


" Yuni !! kamu yang kuat yh " kata Amanda


" tolong aku!! jangan ninggali aku, siapa pria itu? kenapa dia kasar padaku ?" tanya Yuni


" sepertinya Yuni troma berat " kata Sonia


" terus ini gimana Ndra? dengan kerjaanmu? apa kita tinggali Yuni?" tanya Amanda


" aku juga bingung, yaudah kita pulang aja. Bawah aja kerumah " kata Andra


" baiklah, ayo Yuni " kata Amanda


" kalau gitu, apakah aku boleh pulang Pak Andra? " tanya Sonia


" iyah pulang lah " kata Andra


" oke!! bye Manda aku pulang Assalammualaikum " kata Sonia


" iyah Waalaikummussalam " balas Amanda


Amanda dan Sonia menuntun Yuni


(" akhirnya ini yang ku tunggu") dalam hati Yuni


Sampai di rumah


" Kenapa kalian bawah wanita ni kemari? " tanya Mama Andra


Amanda menjelaskan yang terjadi ke Yuni ke Mamanya Andra


" yaudah gak apa-apa, Yuni boleh tinggal sampai ingatannya kembali. Semoga dia berubah " kata Mamanya Andra


" Aamiin, Yuni kamu tinggal disini dulu, untuk sementara sampai kamu sembuh " kata Amanda


" iyah makasih " kata Yuni


" kak Yuni!! kenapa di sini? " tanya Mona


" dia akan tinggal di sini karna lagi sakit " kata Mamanya Andra


(" kak ini, dia itu suka sandiwara dari awal kenal. Aku gak tau apa dia benaran Amnesia atau gak. Pastinya aku akan berusaha melindungi kak Andra dan kak Amanda darinya. Dia wanita berbisa " ) dalam hati Yuni


Yuni di antar Mama Andra dan Amanda ke kamarnya


" ini kamu tidur di kamar tamu " kata Mamanya Andra


" iyah makasih " kata Yuni


Mamanya Andra dan Amanda pergi tinggal Mona yang diam aja


" aku gak tau apa kau berpura - pura atau gak, sejak dulu kau selalu manfaati kak Andra, sekarang ntah apa yang ingin kamu rencanakan !" kata Mona


(" bocil ini harus di singkirkan dia berbahaya bagiku)" dalam hati Yuni sambil masuk kamar dan tutup pintu


" gak sopan " kata Mona kesel


Mona hampiri Andra


" kak jangan percaya sama Yuni dia itu jahat kak " kata Mona ke Andra


" jangan pikir begitu, dia sakit Mona. Lagian aku tau kok " kata Andra


" tapi " kata Mona


" udah gak boleh berprasangka buruk sama orang " kata Amanda


" hmm iyah, Mona cuman ingatin " kata Mona


~Next~