Love Changed Me

Love Changed Me
Episode 74 ( Momen Berdua)



Sampai di rumah


**Andra


" Assalammualaikum " salam Andra sambil mengetuk pintu


" Waalaikummussalam Mas Andra " balas salam Amanda membuka pintu untuk Andra


Andra yang melihat Amanda yang sudah ada dihadapannya langsung memeluknya


" Mas Andra, kenapa tiba-tiba memelukku? " tanya Amanda kaget


" Gakpapa, aku membaca sebuah Buku psikolog dengan Memeluk orang yang di cintai dapat menghilangkan rasa lelah dan stress! Amanda, kamu sudah baikan? " tanya Andra melepas pelukannya dan melihat Amanda yang sudah berdiri di hadapannya


" sudah agak mendingan " kata Amanda


" ohh begitu yah " kata Andra langsung masuk dan duduk di Sofa yang empuk


(" kelihatan Mas Andra sedang sangat lelah, sepertinya ini bukan waktu yang tepat untuk marah ke Andra kenapa dia tidak banguni aku subuh! ") dalam hati Amanda


" Apa ada masalah? " tanya Amanda yang duduk mendekati Andra


" iyah ada, Sherly di temukan dalam keadaan tidak menyawah, Mamanya benar-benar marah banget samaku dan aku harus bertanggung jawab di kantor Polisi kalau aku gak berhasil menemukan Yuni " kata Andra


" astagfirullah, yang sabar yah, aku akan ikut membantu untuk mencari Yuni. Yang terpenting sekarang perbanyak berdoa kepada Allah, aku yakin Allah maha melihat apa yang tidak kita ketahui semoga saja Allah memberi petunjuk tentang Yuni, suruanmu gimana? " tanya Amanda


" Aamiin, Beberapa suruanku 1 selamat dan dia mengatakan bahwa Yuni Operasi plastik tapi dia gak tauh detail wajahnya dan namanya baru yang di pakainya? satu-satunya petunjuk mungkin ada di hp lamaku " kata Andra


" sudah di datangi belum tempat betulin hp mas Andra? " tanya Amanda


" iyah besok aku lihat kesana, apa hpnya sudah di perbaiki atau belum! yaudah aku mau sholat Ashar dulu " kata Andra


" baiklah " kata Amanda


Andra naik ke lantai 2 untuk menunaikan Sholat Ashar


" Aku akan membuat pudding, biasanya Pudding itu bagus untuk menghilang rasa sedih dan frustasi. " kata Amanda pergi ke dapur untuk membuat Pudding coklat


" alhamdulillah sudah jadi, tinggal dingini di Kulkas " kata Amanda memasuki Puddingnya kedalam kulkas


Lalu Amanda mau naik ke lantai 2 dengan pelan-pelan menuju kamarnya


**Sonia


Sonia masih di kantor Andra nunggu jemputan dari Reza


~Telepon~


" Maaf yah Sonia, aku otw jemput " kata Reza


" gak pakai lama, atau aku pecat " kata Sonia


" pecat Apaan? emangnya aku supirmu? " tanya Reza


" pecat semuanya termasuk menikah denganmu " kata Sonia


" tega banget dong, aku lagi di jalan tunggu yah sayang " kata Reza


~Tutup Telepon~


Sonia langsung mematikan Teleponnya


Rezapun sampai


" Halo Nona Sonia " kata Reza turun dari Mobilnya


" lama banget " Kata Sonia


" baru juga habis Nelpon, kangen yah samaku? gak sabar mau ketemu aku? " tanya Reza


" geeran banget sih " kata Sonia


" yaudah ayo masuk Nona Sonia " kata Reza membukakan pintu mobil untuk Sonia


" terima kasih " kata Sonia yang masuk ke dalam mobil Reza dan Reza juga masuk


" hari mau kemana? " tanya Reza


" mau ke kafe " kata Sonia


" oke kita kesana " kata Reza mengebut Mobilnya


" pelan-pelan dong Reza! " kata Sonia kesel


" sudah sampai " kata Reza


Sonia benar-benar sangat marah sama Reza


" Sonia, keningmu baik-baik saja? aku minta maaf " kata Reza


" cukup sampai di sini " kata Sonia keluar dari mobilnya Reza


" aku minta maaf Sonia, aku gak akan ngulangi lagi " kata Reza


" kamu tega yah! sekarang aku mau kamu pulang dan jangan jemput aku hari ini " kata Sonia


" iyah aku minta maaf, aku salah Sonia " kata Reza


" baiklah aku maafpin kamu tapi aku mau kamu pulang " kata Sonia


" baiklah aku pulang, kalau butuh sesuatu kabarin aku yah " kata Reza


" iyah " kata Sonia bersikap cuek


Reza masuk ke mobilnya dan dia menuruti keinginan Sonia untuk pulang


...----------------...


Malamnya selesai Sholat magrib


Amanda melihat Andra yang berjalan turun sambil baca buku


(" oh yah Pudding tadi sore, pasti udah mengeras ") dalam hati Amanda yang ikut turun


Amanda posisi di belakang Andra yang masih berjalan ke bawah


(" apa begitu seriusnya? sampai jalan gak lihat-lihat malah fokus ke Bukunya? ") dalam hati Amanda bertanya


Tiba-tiba kaki Amanda tergelincir saat di tangga bawah dan Andra menoleh ke Amanda berusaha nahan tapi ikutan terjatuh ke lantai, Kini Amanda di atas Andra yang gak sengaja hidung Amanda dan Andra berdekatan .


" Aku minta maaf " kata Amanda langsung berdiri


" yah gapapa, jika belum terlalu sembuh jangan maksain diri Amanda, gimana jika tadi terjatuh aku gak ada? mungkin jauh lebih parah " kata Andra sambil berdiri


" iyah, Makasih sudah menolong ku, tapi apa Mas Andra ada yang terluka? " tanya Amanda


" tidak ada, aku baik-baik saja kok cuman pegel saja " kata Andra pergi menuju Ruang Tamu


Amanda ke dapur untuk melihat Puddingnya



" Ma syaa Allah, Syukurlah sudah jadi Puddingnya, aku akan hidangi dan berikan ke Mas Andra, semoga saja dengan Pudding ini dapat membuat suasana hatinya membaik " kata Amanda yang sambil menyiapkan tempat untuk Pudding yang akan di berikan ke Andra


Amanda keruang tamu untuk mengampiri Andra


" Mas Andra! aku buat Pudding tadi, semoga saja bisa meringankan rasa lelah " kata Amanda memberi ke Andra


" makasih Amanda, di saat lagi ada masalah kamu selalu ada untuk mengsupportku, ini sangat membantuku " kata Andra


" syukurlah 😊" kata Amanda


Andra memakan Pudding buatan Amanda


" ini enak banget, tapi kenapa kepikiran buat Pudding? Dan ini rasa coklat lagi? " tanya Andra


" Setauhku Pudding itu sangat cocok di makan di saat sedang lelah dan ada masalah yang berat. Pudding dan Rasa coklat itu bisa membuat hati menjadi lebih membaik dan merasakan prasaan jadi senang " kata Amanda


" kamu benar, saat habis makan aku merasa suasana hatiku sudah membaik bukan hanya Pudding ini saja, tapi dengan kehadiranmu disini membuat suasana hatiku menjadi senang. Seperti dalam terjemahan Q. Surah Ar-Rahman Nikmat dari Allah mana yang gak akan aku dustakan setelah Allah mentakdirkan kita bersatu " kata Andra


" sekarang karna hatimu sudah membaik, kenapa gak banguni aku sholat subuh? Kan aku sakit tega banget pergi langsung biairin aku kesiangan Sholat subuh! " kata Amanda kesel


" aku lupa Amanda, dan aku benar buru-buru maaf yah " kata Andra


" oh jadi lebih mentingi pekerjaanmu? Dulu aja kamu gak ada niatan membantuku kalau bukan kedua orang tuamu yang maksa, jadi yah sekarang cukup tahu aja " kata Amanda


"*Allahu Akbar~Allahu Akbar~" Suara Azan Isyah dari mesjid yang agak jauh dari rumah


" iyah aku minta maaf, ayo kita sholat Isyah bersama sudah Azan loh " kata Andra


" iyah " kata Amanda


Andra memegang tangan Amanda untuk naik bersama ke lantai 2.


~Next75~