
"Yoonji-aa... " tiba-tiba terdengar lagi suara yang sangat dikenal oleh Yoonji
"oppa... Apa itu kau? Oppa kau dimana ?" Yoonji terus mencari-cari sumber suara... Lalu dia melihat sebuah cahaya yang amat terang, yoonji melangkahkan kakinya dengan yakin mendekati cahaya tersebut... Dan tubuhnya menghilang dibalik cahaya tersebut.
"Dokter... Apakah anak saya akan segera sadar?." appa sedang bicara dengan dokter diluar , dia selalu setia merawat anaknya dan terus dilanda kekhawatiran karna Yoonji tak kunjung sadar.
"APPA.... Yoonji sadar appa.. "teriak Yoongi setelah melihat jari-jari adiknya menunjukan reaksi. Appa segera berlari ke dalam ruangan dan langsung memegang tangan anakanya.
"Auuohhhh.... Ap-pa.." Yoonji akhirnya tersadar, dia merintih kesakitan
"Tak apa anakku... Appa ada disini. Tenang saja kakakmu juga disini" ayahnya berusaha menenangkan yoonji
Yoonji membuka matanya perlahan lahan, semula semua tampak kabur, lalu mulai jelas sesaat kemudian, dia melihat appa disampingnya, yoongi juga selalu memegang tangannya dan..... seorang wanita yang tidak dia kenal, dia berdiri di depan tempat tidur yoonji
"Kau siapa?." tanya yoonji pada wanita itu
"perkenalkan gadis manis, namaku Helena. " kata wanita itu dengan senyum yang merekah dibibirnya
"Helena?. "tanya yoonji lagi.
"Dia adalah calon ibumu nak.. "sambung appa
"Dia juga yang telah merawatmu saat kau koma, dia juga yang selalu menungguimu nak." kata ayahnya sambil membelai rambut putrinya itu.
"Apakah appa akan menikah dengannya?." ayahnya mengangguk mengiyakan pertanyaan yoonji.
Yoonji tak bisa berkata apa-apa lagi, dia melihat ayahnya yang begitu bahagia bersama dengan wanita itu.Lalu dia melihat yoongi, dia menatap kakaknya itu dengan mata yang hendak menangis,Yoongi dengan lembut langsung menghapus air mata yoonji, dia menunjukan senyumnya untuk adiknya tercinta.
...๐บ๐๐บ...
Beberapa bulan kemudian appa dan Helena menikah. Yoonji tak bisa menahan air matanya, tapi segera ia hapus agar ayahnya tak kecewa .Setelah acara pernikahan selesai Yoonji ingin pergi ke makam ibunya bersama dengan Yoongi,dia tak mengajak ayahnya karena ayahnya sudah lebih dahulu pergi kesana sebelum dia menikah dengan Helena
"eomma... Mianhe. Aku tak bisa melakukan apa yang eomma inginkan, aku tak bisa menghancurkan kebahagiaan appa.eomma..bisakah kau membawaku pergi bersamamu." Yoonji berkata sambil berlutut disamping pusara ibunya yang tanpa disadari air matanya sudah membesahi pipinya
"Eomma... Hari ini, aku tak bisa lagi menahannya.. Bolehkah aku menangis hari ini eomma... Eommaa..." Yoongi yang selalu kuat kini juga menangis dipusara ibunya, keduanya kini tak bisa menahan tangis mereka.
Sebenarnya Yoongi juga sedikit tidak setuju ayahnya menikah lagi,tapi bagaimana pun ini demi kebahagiaan ayah mereka, Yoongi juga menghormati keputusan ayahnya,dia bisa saja menikah tanpa restu anaknya tapi dia tetap memikirkan perasaan mereka, itu yang membuat yoongi tak bisa melarang ayahnya menikah lagi.
Setelah menikah appa memutuskan untuk pindah ke Swiss bersama dengan istri dan anaknya. Mereka tinggal di rumah yang baru dibeli oleh appa.Appa sekarang memanglah seorang pengusaha sukses, tapi sebelum itu dia hanyalah seorang pegawai kantoran biasa yang kehidupannya jauh dari kesan mewah, tapi dia terus bekerja keras dengan dukungan istri dan anak-anaknya hingga akhirnya dia bisa menjadi seorang pengusaha yang berkecimpung di industri makanan dan aksesoris. Sungguh dia sangat kaya sekarang ini.
"anak-anak... Mulai hari ini, kalian bisa memanggilku mama ,aku akan jadi ibu yang baik untuk kalian, aku akan merawat kalian seperti anakku sendiri. " kata mama Helena saat mereka sudah sampai dirumahnya.
"Ayo nak... Kita masuk dan kalian bisa istirahat didalam,pilihlah kamar kalian masing-masing, mama dengar rumah ini punya banyak kamar loh." Yoongi dan Yoonji hanya mengangguk dan masuk kerumah yang terlihat begitu megah, rumah itu sangat besar, tamannya juga luas dengan tanaman yang sangat subur dan tertata dengan indah.
Ruangan dalam pun terlihat sangat mewah tapi dengan arsitektur klasik,perabotannya semua dari merek terkenal,rumah mereka kini terlihat lebih besar dari rumah yang ada di korea.
Dua tahun sudah appa dan mama Helena menikah,mereka hidup seperti sebuah keluarga pada umumnya,sang ayah juga sudah mendirikan perusahaan aksesoris disana, mama Helena dirumah merawat Yoongi dan Yoonji, dua saudara ini pun mulai terbiasa dengan ibu sambung mereka.
Hingga suatu hari, Yoongi merasakan kejanggalan dan aneh pada perilaku ibu sambungnya itu,sang ibu sering keluar diam-diam dan pulang dengan perilaku yang mencurigakan, tapi Yoongi tak ingin berpikir buruk pada mamanya itu.
Tapi seiring berjalannya waktu kejanggalan itu semakin terasakan oleh Yoongi, mamanya jadi lebih sering keluar dan pulang malam-malam, sang ayah juga tak tahu akan hal itu, karena dia lebih sering lembur dikantornya, jadi dia akan pulang larut malam atau tidak dipagi hari. Yoongi juga tak mau membicarakan ini pada ayahnya karena takut akan terjadi kesalahpahaman.
Dan sebuah bencana akhirnya dimulai saat suatu hari Yoongi mengikuti mamanya itu, dia ingin tahu kemana mamanya pergi setiap hari, dan ternyata mamanya bertemu dengan seorang pria.
Mereka terlihat begitu akrab, mereka bertemu disebuah club malam, Yoongi tak tahu apa yang dibicarakan oleh mama dan pria itu ,dia mencoba mendekat dan mengendap-endap tapi percuma dia tak bisa mendengar pembicaraan mereka karena suara musik yang begitu keras, akhirnya dia memutuskan untuk pulang,ternyata ayahnya hari ini tak lembur dan mamanya pulang dengan keadaan mabuk.
Yoongi dan Yoonji mendengar ayah dan mamanya bertengkar,dan mereka sesekali melontarkan kata-kata kasar. Yoongi menutup telinga adiknya agar dia tak bisa mendengar pertengkaran itu.
Setelah kejadian itu ayah mengurangi porsi lemburnya, dia lebih sering tinggal dirumah dan tahu bahwa mama Helena sering pulang malam, dan pertengkaran itu terjadi lebih sering.orang bilang pertengkaran dalam rumah tangga itu biasa,tapi dalam rumah tangga ayahnya pertengkaran itu seperti sudah menjadi makanan sehari-hari .
Kini keluarga mereka sudah tak baik-baik saja. Tapi suatu hari mama Helena mengajak appa untuk pergi malam.Yoongi dan Yoonji merasa aneh akan sikap mama Helena, karena beberapa hari yang lalu mereka juga pernah mendengar mendengar mama Helena menelpon seseorang
"Baiklah.. kita akan jalankan rencana secepat mungkin" seseorang sedang bicara dengan mama Helena, tapi entah siapa orang tersebut
"ya sudah ..kau atur saja rencananya, aku juga sudah muak dengan semua ini" suara mama Helena terdengar sangat geram dan marah
Entah karna apa, tangan Yoonji menyenggol vas bunga yang ada di tempat persembunyian mereka
"Siapa itu!!!!" mama Helena segera mendekati tempat mereka bersembunyi
"Tak ada orang!! " untung saja mereka bisa melarikan diri sebelum mama Helena tahu keberadaan mereka
Tapi entah kenapa Yoongi dan Yoonji merasa aneh dan janggal dengan perilaku mama sambung mereka. Siapa orang yang ditelepon mamanya hingga harus bersembunyi seperti itu dan rencana apa yang mereka bicarakan, apakah ada kaitannya dengan ayah mereka?. pertanyaan-pertanyaan itu terus muncul dipikiran mereka. Entah apa yang akan terjadi selanjutnya.
...๐ธ๐ธ๐ธ...
**Haii para readers ๐๐
Salam dari author yang budiman๐
nah.. author pengen nanya nih menurut readers novel author itu kek gimana sih๐ฃ
jangan lupa komen ya๐
like juga, vote juga boleh banget๐ ๐
karna satu like, komen dan vote para readers sangat berarti bagi author๐๐
love you readers๐๐**