
**Jangan lupa like, komen, rate, and vote yaaa.
Saran dan kritiknya juga boleh ๐๐๐
๐ทHappy reading๐ท**
Kini sepasang tangan sedang sibuk mengumpulkan dan memasukan sekumpulan kertas-kertas tebal yang membentuk menjadi sebuah buku kedalam sebuah kantong dari kain yang membentuk menjadi sebuah tas gendong.
Dan sepasang mata juga sedang memperhatikan kedua tangan yang sedang sibuk itu. Lalu melirik si pemilik dari tangan kecil dan putih bersih itu.
Dia adalah seorang gadis berusia 21 tahun yang jika dilihat dari postur tubuhnya sepertinya memiliki tinggi sekitar 165 cm, dengan rambut terurai sepunggung,mata sedikit sipit. Alis dan bulu matanya juga tak terlalu tebal dan tak juga tipis. Dengan Bibirnya yang kecil dan mungil serta tipis dan merah. Akan terlihat sangat manis jika terbentuk lengkungan dibibirnya itu. Kata orang-orang kecantikannya juga diatas rata-rata.
"Yoonji-aa... bagaimana kalau kita pergi jalan-jalan setelah ini?." tanyanya pada gadis itu yang ternyata adalah Yoonji. Dan tentunya gadis yang bertanya itu adalah Lisa yang tak akan pernah lepas dari Yoonji, begitupun sebaliknya.
"jalan-jalan?? bagaimana yaa?. " kata Yoonji lagak berpikir.
"aaa... ayolahh,,sekali ini saja, kita melepas lelah,kita juga hanya akan pergi ketaman dekat kompleks perumahan kita ." bujuk Lisa
"hmmm... baiklah, ayo kita jalan-jalan,tapi bagaimana kalau malam hari saja,kita bisa melihat bintang-bintang dari sana." kata Yoonji mengiyakan ajakan Lisa.
"aaa.. kau yang terbaik,baiklah..aku akan datang nanti kerumahmu nanti malam. " kata Lisa dengan senangnya.
"arraso.." senyum Yoonji melihat tingkah Lisa.
"ayoo cepat pulang." sambungnya lagi.
Mereka pulang naik bus agar tak terlalu lelah karena nanti malam mereka akan pergi jalan-jalan ketaman yang sebenarnya tak terlalu jauh dari kompleks perumahan mereka. Jadi mereka lebih suka berjalan kaki kesana.
Sebenarnya Yoonji dan Lisa juga sudah bisa membawa mobil mereka sendiri,tapi mereka lebih suka berjalan kaki atau naik bus karena mungkin sudah kebiasaan dan mereka juga tak ingin menambah polusi udara.
Tak lama perjalanan mereka pulang,akhirnya sampai juga mereka dirumah masing-masing.
"Oo.. oppa kau pulang lebih awal hari ini??." tanya Yoonji yang melihat kakaknya sudah ada dirumah dan sekarang sedang memotong bawang didapur.
"wahhh.. adikku juga sudah pulang. Hari ini pekerjaan dikantor tak terlalu banyak selain itu aku juga ingin melihat keadaan adik kecilku dan memasak makanan untukmu." kata Yoongi.
"Kau kan selalu bisa melihat keadaanku setiap hari dan kau juga memasak untukku setiap pagi dan malam. Lalu apa yang spesial hari ini." tanya Yoonji lagi.
"tak ada.. hari ini aku hanya ingin pulang cepat,itu saja." sahut Yoongi.
"ohhh.. baiklah..aku ingin membersihkan badanku dulu rasanya pegal dan lemas sekali." kata Yoonji dan meninggalkan Yoongi yang sedang memasak.
"aaa.. baiklah, setelah itu kemari dan kita makan malam." pinta Yoongi.
"nee. " jawab Yoonji singkat
Yoongi dan Yoonji memang masih tinggal dirumah peninggalan orang tua mereka. Bukan karena mereka tak mampu membeli rumah baru, tapi mereka yang tak mau. Mereka hanya ingin tinggal dirumah yang bisa membuat mereka nyaman dan merasa aman. Dan disanalah tempatnya.
Semua terasa aman disana,keluarga pun mereka ada disana,rumahnya juga dekat dengan kampus dan tempat Yoongi bekerja. Selain itu banyak kenangan mereka bersama kedua orang tuanya .Mereka sudah jatuh cinta pada tempat itu.
"Oppa... aku akan pergi jalan-jalan bersama Lisa malam ini." kata Yoonji meminta Izin saat mereka makan malam.
"kemana??hanya berdua? . " tanya Yoongi.
"ke taman dekat kompleks perumahan kita dan yaa..kami hanya pergi berdua sepertinya." Sambung Yoonji ragu akan kata terakhirnya.
"sepertinya?. "tanya Yoongi lagi.
"yaa.. karena Lisa bilang akan mengajak seseorang,kalau orang itu mau."kata Yoonji.
"ohhh.. baiklah,kau boleh pergi tapi ingat hati-hati dan jangan pulang terlalu larut malam." nasehat Yoongi.
" siap komandan." Sahut Yoonji semangat.
Setelah mereka selesai makan malam, dan Yoonji sudah selesai bersiap. Seseorang mengetuk pintu rumah mereka, segera Yoonji datang dan membukakan pintu.
Dilihatnya seorang gadis yang sepertinya seumuran denganya. Dengan tinggi yang sama juga denganya, rambut teruai dibawa kedepan. Dan dia juga sama kurusnya dengan Yoonji dengan bibir sedikit tebal dan itu sangatlah menawan. Orang-orang akan mengira bahwa mereka adalah anak kembar karena selain mirip mereka juga selalu bersama.
Dan gadis itu pastinya tidak lain adalah Lisa,dia sedang berdiri dan membawa skateboard ditangannya. Lisa memang punya sisi sedikit tomboy dan dengan topi yang dipakainya sekarang menambah kesan tomboynya. Tapi tentunya tetap menawan dan terlihat begitu cantik.
"hahaaa... kau ini bisa saja, kau juga sangat cantik tahuu. " puji Lisa juga.
"yayaaa.. kalian itu sama-sama sangat cantik adik-adikku tercinta." sambung Yoongi dari dalam yang sedang menonton tv.
"nee oppa.. hanya kau saja yang tidak cantik disini." ledek Lisa.
"tentu saja karena aku adalah laki-laki, jadi aku tampan tidak cantik." sahutnya.
"nee... terserah kau saja." kata Lisa
"Baiklah oppa.. kami akan pergi sekarang."sambung Yoonji.
"nee.. hati-hati kalian berdua. " pinta Yoongi.
Yoonji dan Lisa berjalan-jalan di jalan menuju taman malam itu dengan Lisa yang sesekali menaiki dan memainkan skateboardnya.
"Kau bilang akan mengajak seseorang?."kata Yoonji yang sebenarnya sedang bertanya.
"yaa.. dia sudah menunggu ditaman." jawab Lisa.
" ohhh.. siapa??." tanya Yoonji lagi.
"adalahhh.. kau tahu dia."
"biar kutebak."
"aaa.. aaaa... tak boleh, huhhh.. aku tahu kau pasti bisa menebaknya, karena kau mengenalnya." kata Lisa merajuk.
"heyy ayolahhh... jangan merajuk seperti itu.....,nanti aku belikan ice cream mau?. " bujuk Yoonji.
"benarkahh?? janji. " Lisa mengajukan jari kelingking mungilnya meminta tanda janji.
Yoonji dengan tersenyum mengaitkan jari kelingkingnya ke jari kelingking Lisa memberikan janji.
Lisa akhirnya tersenyum kembali dan melanjutkan perjalanan mereka. Dengan sesekali terdengar suara tawa dan candaan dari mereka.
"Lisa-yaa..."panggil Yoonji
"hmm.."
"apakah kau mencintai seseorang?."tanya Yoonji.
"waahhh ada apa ini, sekarang kau yang bertanya hal itu padaku." ledek Lisa.
"haaa... aku hanya bertanya padamu." jawab Yoonji malu-malu.
"hanya bertanya??. " goda Lisa.
Yoonji mengangguk yakin tak mau terpancing godaan sahabatnya itu.
"entahlah... aku juga tak yakin." sahut Lisa mengalihkan pandangannya.
"tak yakin???. " tanya Yoonji.
"hmmm.. aku tak tahu bagaimana perasaanku ini. ahh sudahlah jangan bicarakan itu lagi." ucapnya.
"sekarang kita sudah terbalik." sambung Yoonji yang membuat Lisa tertawa dan Yoonji juga ikut tertawa.
"heyyy kenapa kalian sangat lama." teriak sebuah suara yang sepertinya mereka kenal.
" aku sudah lama menunggu kalian. " sambungnya.
"Kau.... " tanya Yoonji.
...**Bersambung...
...๐ท๐ท๐ท**...