KING AL 'S

KING AL 'S
Khawatir nya Alan



Setelah Menyelesaikan Meeting dengan clien penting nya , Alan kembali ke ruang kerjanya.


cklekk


“ Zetaaaaa ”


“ iya Al ” jawab Zeta dari balik sofa , dia sibuk main game .


“ Maaf yaa lama ”


“ Tak apa ” jawab nya acuh , sambil mematikan handphone Alan .


Alan melangkah menuju kursi kebesaran nya , “ Mau makan sosis bakar ngk ??” Tanya nya untuk menghilangkan rasa jenuh Zeta karna sudah berjam jam berdiam diri di ruangan sendirian.


“ Terserah kau saja ”


“ San , pesan kan sosis bakar yang enak porsi jumbo jangan pakai mayo dan air Mineral bawa ke ruangan ku ” Perintah nya kepada susan sekretaris Nya melalui intercom di meja nya .


“ Baik King ” jawab susan


“ Zee ”


“ Duduk disini aku mau bicara ”


Zeta beranjak duduk di kursi depan meja kerja Alan .


“ Aku tau mungkin....... ” Alan tidak jadi meneruskan ucapan nya.


“ Lupakan ”


“ Kenapa ”


“ Tidak ada ”


tok .. tok .. tok


“ Masukk ”


“ King , ini pesanan anda ”


“ Taruh di Meja ”


“ Saya permisi dulu ” setelah menaruh pesenan atasan nya di meja , susan pamit undur diri .


“ Makan lah , temani aku bekerja dulu nanti pulang akan ku antar kau jalan - jalan .


“ Trima kasih ”


Alan berdiri dari kursinya berjalan ke arah Zeta , ditarik nya kursi yang di duduki Zeta sampai disamping kursi nya dan mengambil makanan tadi ditaruhnya di depan Zeta .


“ Ma ma mau apa k kauuu ” ucap Zeta dengan terbata bata kerna takut mau di apain dia apakah aku mau di ikat .


Alan terkekeh “ Buang jauh jauh pikiran tidak penting di kepalamu itu Zee , aku hanya ingin ditemani saja ”


“ jangan macam macam ” .


“ Okeyy cantik ” Jawab Alan dengan tersenyum menggoda , tapi yang digoda acuh saja .


“ Makan lah selagi hangat ”


“ Baik ” Jawab nya Acuh


Alan sibuk dengan pekerjaan nya , Zeta tak menghiraukan Alan di sebelahnya dia sibuk main game dan memakan camilan nya , entah apa yang dipikirkan gadis itu sementara di luar sana Banyak wanita yang mengantri ingin dekat dengan sang King of ALANKA CORP ini malah cuek cuek saja , seperti tidak ada yang spesial , mungkin itu juga yang Membuat Alan nyaman berada didekat Zeta karna tidak ada yang dibuat - buatnya . Yang ada ketakutan mungkin iyhaa .


tok .. tok .. tok


“ Masukkk ”


“ Direktur Cabang ingin menghadap King ”


“ Suruh masuk ”


“ Astaga Nona itu sungguh beruntung , bisa duduk dekat bersama Raja nya ALANKA CORP ” Suara hati susan .


“ Baik King , saya permisi ” .


tok .. tok .. tok


Alan memutar kursi Zeta menghadap ke belakang .


“ Tak apa kan ” Zeta hanya mengangguk .


“ Masukkk ”


Ceklek


Masuklah Direktur cabang dan juga Asisten Nick , mereka duduk di kursi depan meja Alan .


“ Selamat Siang King ” ucap Ahmad , ahmad mengernyitkan dahi siapa kah yang duduk di kursi samping atasan nya dan membelakangi mereka . Asisten Nick biasa saja Karna dia tau siapa orang itu .


“ King , Bagaimana dengan kesepakatan kita dengan pihak distributor di Amerika untuk bahan - bahan yang akan digunakan untuk membangun kawasan Apartemen disana ” Alanka Corp bergerak di bidang pembangunan kawasan Elite .


“ Bagaimana perkembangan nya Nick ”


“ Semua bersih , mereka bekerja dengan jujur ”


“ Berikan laporan nya padaku ”


“ Ini berkas kontrak nya ”


“ Untuk lahan apakah sudah beres ”


“ Sajauh ini semua nya sudah terkendali , penduduk sekitar menyetujui ganti rugi yang kita berikan untuk kepindahan Mereka dari sana ” Ucap Nick .


bla ..... bla .... bla masih panjang lagi yang mereka bicarakan .


“ Al ” yang ada diruang an itu menoleh bersamaan ke asal suara .


“ emmm , ada apa Zee ” . Ditatap nya Zeta yang sedang gelisah .


“ ada apa ?? ” Nada bicara nya sangat lembut , ahmad yang masih ada di sana sampai takjub dia baru melihat sisi lain dari bos nya saat ini , dari suara lembut nya pasti itu wanita nya bos , suara hati Ahmad .


“ Antar kan aku ke apotik ” Jawab Zeta dengan sangat lirih tapi Alan masih bisa mendengar nya .


Alan mendekat ke arah Zeta dengan Menarik kursi yang di duduk i nya , “ kenapa , ada yang sakit ” .


“ Entah lah , sepertinya Sisa Jet lag kemaren belum hilang ”


“ Kau ingin ke rumah sakit ” Tanya Alan .


Zeta menggelengkan kepala , “ pulang ” .


Alan melihat jam nya masih pukul 14.00 , pergerakan Alan tidak luput dari penglihatan Zeta .


“ Aku bisa pulang sendiri , Al ”


“ Tidak , istirahat di dalam saja yaa akan aku panggilkan dokter ” Zeta hanya bisa mengangguk toh dia bisa apa jika Alan mau nya begitu .


Alan beralih melihat dua manusia di seberang mejanya , “ kita lanjutkan meeting , besok ”


Alan sudah berdiri sambil merangkul Zeta , Ahmad melihat orang yang di rangkul bos nya sangat cantik dia menunduk kan kepala menyapa nya “ Nona ” .


“ Nick panggilkan dokter sekarang , dan kau meeting kita lanjutkan besok siang saja ”


“ Baik King ” Jawab mereka bersamaan .


Mereka berdua keluar dari ruangan , sedangkan Alan sendiri sedang menuntun Zeta ke kamar pribadinya .


“ Tidurlah Zee ” Zeta mengangguk .


“ Sebentar lagi dokter datang ” . Dibelai nya puncak kepala Zeta .


“ sssshhhh ”


“ Zee , sebentar ya dokternya akan datang ” Kepala Zeta di naik kan ke atas pangkuan Alan .


“ Apa nya yang sakit sayangggg ” Alan reflek mengucapkannya.


“ Tuhan ..... badan mu panas Zee ” Zeta sudah lemas tidak merespon .


tok .. tok .. tok


“ Masukkkkk ” Teriak Alan dari dalam kamar .


Dari luar datang Nick dengan seorang dokter , “ permisi tuan ” .


“ Cepat periksa dia , suhu tubuh nya naik ”


“ Tolong di baringkan saja ”


Zeta di periksa dokter , setelah 10 menit berlalu dokter sudah menuliskan resep .


“ Bagai mana dok “


“ Nona , terlalu tertekan itu berimbas pada kondisi fisik nya untuk panas tubuh nya sudah saya kasih obat penurunnya . Biarkan pasien istirahat dulu ”


“ini resep obat untuk Nona ” menyodorkan secarik kertas resep pada Alan .


“ Saya permisi dulu tuan ” dokter berlalu pergi .


“Nick tebus ini ke di apotik terdekat ,,, cepattt ” Perintah tegas Alan .


Setelah kepergian dokter dan juga Nick , Alan duduk di tepi ranjang menggenggam tangan Zeta , dicium nya punggung tangan gadis itu .


“ Jangan membuat ku Khawatir Zee , cepat sembuh ya ” .