
Zeta berlari sekuat Tenaga dengan berurai airmata , entah apa yang menyebabkan dirinya tidak mau menuruti perkataan ALan .
“ Hiks ...hiks .... ” , Kenapa mansion itu jauh sekali dari jalan raya , suara hati Zeta .
“ Aku tidak mau menjadi beban siapa pun , hiks ... hiks , Cukup sudah semua Keluarga ku menganggap ku benalu hiks .... aku harus bisa berdiri di kaki ku sendiri hiks ” Zeta mengusap air mata yang mengalir di pipinya dengan kasar dia tidak boleh menjadi lemah .
“ Dia orang yang baik aku tidak mau menyusahkan nya ” sambil terus berlari Zeta bermonolog dengan dirinya sendiri .
Tanpa memperhatikan langkah nya , Zeta terus saja berlari sampai pada di tikungan jalan dia jatuh karna tergelincir batu batuan kecil di pinggir jalan .
“ Awhhhh .... hiks hiks sakit ” lutut Zeta berdarah terluka terkena gesekan dari aspal jalan .
“ hiks ... hiks ... ” Dipeluknya lututnya sendiri dengan menahan perih .
“ Tolong ” suara lemah zeta bercampur tangisan .
“ Kenapa jalan ini sepi sekali ” tidak ada kendaraan yang berlalu lalang .
Walaupun kaki nya berdarah , Zeta berusaha berdiri .
“Auwww ... hiks .. hiks kenapa sakit sekali ” percobaan pertama gagal dia belum bisa berdiri dengan benar .
“ Aku tidak boleh lemah ” dengan segenap sisa kekuatan nya dia berusaha berdiri , berhasil berjalan pelan pelan .
“ Syukurlah ada taman sepertinya itu , aku rasa aku bisa istirahat dulu disana ”
“ Toh ini juga sudah jauh sekali dari Mansion itu ”
Dari kejauhan terdengar teriakan “ Nona tunggu ” .
“ ti tid... tidak aku harus lari ” berlari terpincang pincang dengan lutut masih mengeluarkan darah .
“ Nona Muda tunggu ” banyak sekali yang mengejar nya .
“ hiks .. hiks .. aku mohon kuatkan kaki ku Tuhan , aku harus cepat belari ” .
***
Di sisi lain .
Alan sudah panik karna Zeta melarikan diri , dan karna kebodohan semua anak buahnya Zeta bahkan melewati gerbang utama dengan mudah semua karna peraturan bodoh itu jangan pernah ikut campur apapun masalah tuannya .
Tanpa berganti baju hanya memakai , kaos ketat tanpa lengan dipadu dengan celana pendek selutut Alan berlari ke arah garasi mengambil mobil , disusul di belakangnya Nick dan juga Koko yun . Mereka berdua sudah kenyang kena amukan gara gara tak becus menjaga Nona Muda mereka .
“ Nick pakai mobil lain , berpencar cari sampai dapat kabari aku , Kalau kalian tidakbisa menemukan nya , KALIAN SEMUA AKAN AKU KIRIM KE ANTARTIKAAAAAA ” Teriak Alan berlalu pergi Meninggal kan Mansion menggunakan mobil dengan kecepatan penuh .
Di dalam mobil Alan gelisah , kenapa juga dia sangat khawatir , sedikit banyak entah muncul dari mana rasa itu mulai tumbuh , rasa ingin memiliki , melindungi . Masih terlalu dini jika dikatakan cinta karna baginya hanya orang terpilih yang bisa menempati relung hatinya , yang saat ini dia pikirkan adalah Zeta gadis yang baik dan disini dia tidak punya siapa - siapa .
“ Astaga ini sudah jauh sekali dari Mansion , kenapa mereka bodoh sekali membiarkan nya bisa keluar dari gerbang utama ” Alan menggeram kesal menahan amarah wajah nya sudah merah padam.
“ Hallo Nick sudah ketemu ” dipasang nya earpiece ditelinganya menelepon asistenya .
“ Ada yang sudah menemukan Nona di sebelah arah timur dari Mansion menuju jalan raya sekitaran taman ”
“Shit” umpatnya .
“ Aku di sebelah Barat , kau susul mereka jangan sampai melukai nya ” Perintah nya tegas sarat Akan ancaman .
Ciiiittttt , Alan memutar arah mobilnya 180 derajat menuju arah sebaliknya Nya .
***
“ Nona Muda tunggu ” Mereka saling kejar kejaran .
“ ti tidakkk ”
“ Nona tunggu ”
“ Aku harus sembunyi ” Ada banyak gang - gang Zeta langsung belok mencari tempat persembunyian .
“ Tumpukan kardus itu , iya disana saja ”
“ Disini pasti aman , mereka tidak mungkin menemukan ku ”
Dari kejauhan ada yang melihat Nona mereka masuk ke gang tersebut dan bersembunyi di samping tumpukan kardus , memang Alan mengerahkan banyak sekali bodyguard untuk mencari Zeta .
“ Hallo tuan Nick ” Bodyguard itu menelpon Nick .
“ Nona ada bersembunyi di gang 51 blok B ”
“ Tetap awasi Nona jangan sampai dia kabur lagi , jangan sampai melukai nya ” Jawab Nick dari seberang line telepon . Nick sendiri segera memberi kabar tuannya .
“ Bagaimana sekarang kita kesana apa di awasi saja dulu ??? ”
“ Kalau Nona kabur lagi bagaimana , kita akan mendapatkan hukuman dua kali lipat dari sebelumnya ”
“ Ya sudah kita kesana. ”
Mereka berjalan mengendap ngendap ke tempat persembunyian Zeta .
“ Nona Muda ” Zeta yang sedang meringkuk duduk memeluk lutut nya itu terlonjak kaget melihat 2 bodyguard ada di depan nya , dia tidak tahu kedatangan Mereka karna Mereka mempunyai keahlian khusus dalam hal menyelinap ya para bodyguard Alan memang sudah terlatih semua memiliki sertifikat khusus .
“ Ja ja jangan mendekat ” Menggoyang goyang kan tangan tidak mau Mereka mendekat .
“ Nona pulanglah , kasihani kami semua Nona ” ucapnya memelas .
“ Tidak mau ” Sahut Zeta cepat .
Mereka mendekat ke arah Zeta , Zeta semakin panik , berteriak histeris tidak mau ikut mereka . Akhirnya mereka mendekat dan berhasil memegang kedua tangan Zeta agar tidak kabur , Zeta sendiri memberontak tidak mau menuruti mereka .
“ Nona kita tidak akan menyakiti Nona , kami mohon tenanglah ” Zeta tetap meronta ronta minta dilepaskan sampai pergelangan tangan nya memar karna tarik menarik dengan bodyguard nya Alan.
Mereka sudah di pinggiran jalan besar tapi masih dalam kawasan perumahan elite . Banyak yang melihat kejadian itu tapi tidak berani mendekat Karna para bodyguard itu memakai baju dengan logo AL 's . yang mereka yakini bahwa mereka tidak boleh ikut campur .
ciiiittttttt
Mobil Nick dan juga beberapa bodyguard Datang menghampiri mereka . Zeta semakin ketakutan harus bagaimana aku sekarang . Air mata Zeta tidak pernah surut , meronta ronta minta dilepas kan sampai pergelangan tangan nya memar .
“ Tidakkk ” Tegas nya .
“ Tolong kami Nona , hidup kami semua ada pada Nona , kalau kami tidak bisa membawa Nona pulang maka kami semua yang akan menanggung ke murkaan dari King ” .
“ Hiks .. hiks lepaskan ”
“ Ak akku ti ..hiks tidak maa uuu hiks .. hiks ” jawab Zeta sesenggukkan .
Nick melihat pergelangan tangan Zeta sudah memerah karna erat nya para bodyguard itu menahan Zeta yang meronta ronta mati lah kita dia terluka ..... Antartika i ammm comingg .
“ Lepaskan tangan Nona ”
“ Ta tapi tuan ”
“ Nona mereka akan melepaskan anda ,jika anda mau tenang dan bicara baik baik ” .
“ Lee lepas kan aku ” Tangisan Zeta tambah menjadi jadi , menahan sakit di lutut nya dan juga di pergelangan tangan nya .
“ Nona kumohon , tenang lah ”
akhirnya Zeta mengangguk “ Lepaskan ”
“ Lepaskan Nona ”
Setelah dilepaskan Zeta menemukan ide , untuk bisa melarikan diri , sekuat tenaga mendekat ke arah Nick , Bugh .
“ Auwww ” Teriak Nick kesakitan Karna ditendang Zeta pada bagian sensitif nya
Berhasil , semua orang menolong Nick itu semua digunakan Zeta untuk lari .
“ Nona ” Teriak mereka semua melihat Zeta berlari kabur .
“ Hayyyy cepat kejar kalian Semua mau di kirim ke Antartika haaaahhhhhh ” Bentak Nick .
Bersamaan dengan kabur nya Zeta Karna melukai Nick , Alan juga tiba dia juga melihat Zeta menendang Nick sampai dia kesakitan .
“ Dasar bodoh kau , Menangkap satu gadis saja kalian kesusahan ” Gerutu Alan masih dalam mobil , secepat kilat dia keluar dari mobil tidak menghiraukan apapun berlari mengejar Zeta .
“ Zeee , Berhenti ” Teriak Alan dari kejauhan .
Zeta kaget Mendengar suara itu , dia mempercepat larinya tidak aku tidak ingin menyusahkan siapapun . padahal dengan kabur kaburan seperti ini semua orang di buat susah .
“ RAZETAAAAAA BERHENTI ” Alan mempercepat laju lari nya .
“ Tidakkkkk ... pulang lah ja ... jangan hiks .. hiks jangan mengejar ku ” .
“ ZETAAAA ”
Zeta tak menghiraukan rasa sakit dilututnya yang masih terus Mengeluarkan darah , dia terus berlari .
“ RAZETAAAA ” Alan berlari sekencang kencang nya , dia sudah dekat Dengan Zeta .
“ Berhenti ” Digapai nya tubuh Zeta dipeluk dari belakang untuk menahan nya agar tidak lari kabur lagi .
“ Le lepas lepaskan hiks .. hiks ” Zeta meronta ronta karna sudah tertangkap oleh Alan .
“ Zeta , kenapa kau lari hahhh ” Bentak Alan tidak sadar .
“ Hiks .. hiks ... hiks ” Mendengar Alan membentak nya nyalinya seketika menciut karna selama ini Alan selalu bersikap lembut .
“ RAZETA , dengar kan aku ” Alan mempererat dekapannya .
Zeta masih meronta ronta minta dilepaskan , airmata nya menganak sungai meluncur dari mata indah nya .
“ Zee , Aku sudah berkata padamu kan Percaya Lah padaku , kenapa sekarang kau lari ” Suara Alan sudah melembut .
Zeta sudah kehabisan tenaga , lututnya sakit sekali , tenaga nya terkuras untuk lari dan menangis .
“ Tenanglah ,, okey ” Diusap nya rambut Zeta supaya lebih tenang , setelah beberapa saat Zeta sudah tidak meronta ronta lagi .
“ Aku ti ... tidak ingin menyusahkan siapa pun ” ucapnya lirih di tengah isak tangisnya .
“ Kau tidak menyusahkan aku , kenapa kau berfikir seperti itu ”
“ Hiks .. hiks ... hiks ”
“ Aku tidak pantas menerima semua kebaikan mu , hiks .. aku tidak pantas ”
“ Hanya aku yang bisa memberi nilai pada siapa pun itu , dan kau pantas mendapatkan nya ”. Jawab Alan dengan suara lembutnya .
“ Aku tidak ingin lagi menjadi .... benalu ” sanggahnya dengan suara pelan .
“ Kau adalah Bidadari ku RAZETA ” Reflek Alan berucap
“ hiks .. aku tak ingin menyusahkan siapa pun.”
“ Dengarkan aku baik - baik , tidak ada yang menyusahkan aku , aku yang membawamu kesini , aku yang menjanjikan kehidupan baru untuk mu menjadi lebih baik dan aku akan bertanggung jawab dengan ucapan ku ”
Alan memberi jeda pada kalimat nya , “ Kita Mulai semua ini dengan baik dengan awal yang baik , Kau mau aku harus bagaimana supaya kau bisa nyaman aku akan melakukan semua permintaan mu , aku hanya ingin membantu mu memulai hidup baru mu yang lebih baik apa itu salah !!!????”
“ Aku sudah berjanjikan untuk membantumu memulai hidup baru mu kan , dan kau juga sudah setuju ”
“ Jadi mulai sekarang jangan kabur lagi hmm ” Suara lembut Alan membuat pikiran Zeta campur aduk .
“ hwaaaaa hiks .. hiks hwa hiks ” Tangis Zeta pecah , dia menangis se jadi jadi nya di dekapan Pria yang bahkan baru dikenalnya beberapa hari .
Alan membalikkan tubuh Zeta menghadapi ke arah nya , di peluk nya dengan erat menyalurkan ketenangan .
“ Jangan kabur lagi yaaa ”
Zeta hanya mengangguk kepala , otak sehat nya berjalan memang disini dia tidak punya siapa siapa , tidak tau arah , tak punya tujuan dan juga memang dia sudah memberikan persetujuan ke pada Alan untuk membantu Zeta merangkai kehidupan baru yang lebih baik .
“ Don't cry Bidadari ku , Mulai sekarang jangan pernah lari atau kabur lagi (dari hidupku , dalam hati Alan ) ” Alan tersenyum .