KING AL 'S

KING AL 'S
Bolehkan



Setelah sarapan pagi yang sangat spesial menurut Alan dia tak kunjung beranjak , beralih menatap Zeta .


" Zee " panggil Alan .


Zeta menoleh balik menatap Alan , " Ada apa "


" Kemari kan ponsel mu " perintah nya .


" Buat apa ? " tanya Zeta karna merasa bingung tapi tak urung memberikan ponsel nya .


Alan tidak menjawab dia menerima uluran ponsel yang di berikan pada nya , di masukkan nya nomer pribadi nya ke dalam ponsel Zeta , setelah Menyimpan nya dan memberi nama kemudian di panggil setelah tersambung Alan mematikan nya dan mengembalikan ponsel Zeta .


" Kalau perlu sesuatu hubungi aku okeyy " Alan berucap dengan senyum lembut nya .


Zeta melihat ponsel nya setelahnya dia mengernyitkan dahi heran melihat nama yang tertera disana prince al begitulah nama yang disematkan lelaki itu , tapi tak urung dia biarkan saja memang dia seperti pangeran siapa yang mau memungkiri itu .


" emm iya " jawab Zeta .


Nick datang menghadap ke sebelah Alan duduk , " King ".


" hmmm ada apa " tanya nya tanpa mengalihkan pandangan dari ponsel nya sibuk menyimpan nomer Zeta dan memberi nama ...... apa ya yang cocok dia hanya fokus menatap layar ponselnya saja dan mengabaikan Nick yang berucap panjang lebar .


" bagaimana King " Nick menunggu jawaban Alan tapi yang ditunggu malah hanya fokus pada layar persegi digenggaman nya .


" apanya " Alan malah bertanya balik .


" tentang ......" ucapan Nick sudah terpotong karna seruan Alan .


" yappp ..... itu saja " Alan berseru dengan lantang Membuat Nick dan Zeta yang juga masih duduk disebelahnya terkejut .


" Maksud nya King " Nick bingung arah pembicaraan mereka seperti melenceng dari jalur .


Alan tak menghiraukan nya masih sibuk dengan mengetik ketik di layar ponsel nya , yaaa itu saja ... benar nama itu cocok untuk nya BIDADARIKU yappppp benar , Alan tersenyum puas setelah berhasil menyimpan nomer Zeta di ponsel nya dengan pilihan nama yang menurutnya bagus . Kemudian memasukkan ponsel nya ke dalam saku jas nya baru beralih menatap Nick disebelahnya .


" apa ? " Nick takjub mendengar pertanyaan tuannya itu , jadi dia berucap panjang kali lebar sampek dia berbusa sama sekali tidak di dengar kan olehnya astagaaaa mulutku dah kering tau gak sich jika bukan tuanku sudah aku tendang kauuuuuuu , jeritan suara hati Nick menggema di dalam dadanya .


Menghela napas panjang , menatap Alan untuk menjelaskan lagi perihal yang dia kumandangkan tadi .


" Hari ini ada jadwal untuk acara sosial King " ucap Nick sedikit kesal karna dari tadi di abaikan .


" Dimana ? " Tanya nya lagi .


" Dikawasan xxxx untuk acara amal untuk mengumpulkan donasi yang diperuntukkan bagi warga yang kurang mampu , kita selalu melakukan nya setiap bulan " jawab Nick .


" tapi ....... " sambung Nick tapi ucapannya menggantung .


Alan mengernyitkan dahi bingung melihat expresi Asistennya itu , " katakan " .


" Hari ini ada pertemuan penting dengan pemegang saham perusahaan yang ada di Amerika , mereka sudah datang jauh jauh ke sini , maaf kan saya King karna keteledoran Saya jadwal jadi bentrok . " Nick terus saja menundukkan kepala dan memohon maaf karna keteledorannya .


Alan hanya menghela napas panjang pertanda dia sedikit kesal pasalnya kedua nya acara penting , Pertemuan pemegang saham dan acara bulanan sosial karna Alan memang suka mengikuti acara sosial apa lagi untuk pencarian donasi kemanusiaan bukan karna ingin pamer tapi lebih kepada senang melihat senyum bahagia orang - orang yang mendapatkan sebagian rezeki dari mereka yang mempunyai penghasilan lebih , makanya Alan terkenal Loyal jika menyangkut tentang acara Sosial tapi juga tidak sembarang acara dia ikuti karna sekarang banyak oknum yang menyalahgunakan kesulitan orang lain untuk mencari keuntungan sendiri bagi dirinya .


" Jam berapa acaranya ? " tanya Alan dengan menahan kekesalan nya .


" Tepat bersamaan jam 9 pagi King " jawab Nick dengan menundukkan kepala .


" Ck " Alan berdecak bagaimana asistennya ini bisa teledor padahal dia selalu bisa diandalkan tapi mau bagaimana lagi namanya juga manusia tempat nya salah .


" maafkan saya King " ucap Nick pelan .


Zeta yang melihat itu semua , kasihan pada Nick yang sudah terlihat takut karna melakukan kesalahan terbesit ide dia kepala cantiknya , bagaimana jika dia juga ikut berpartisipasi dalam acara sosial itu toh dia kan juga pengangguran , hehhh memang benar kan .


" ehemm " Zeta berdehem untuk mengalihkan perhatian mereka .


Alan menoleh menatap Zeta ," ada apa Zee? ".


" Apakah aku bisa ikut ? " tanya nya pelan .


" Kemana " bukannya menjawab Alan malah bertanya balik .


" Acara Sosial nya " jawab Zeta .


Alan menimang - nimang apakah aman untuk nya mengikuti acara berskala besar tanpa dirinya soalnya ini yang pertama kali untuknya . Tapi kasian juga kalau Zeta terkurung di mansion tanpa memiliki acara apapun , dia kan bukan tahanan .


" Emmmm ... baiklah dengan syarat Risa dan Jeff akan selalu di dekatmu " akhirnya Alan menyetujuinya dengan syarat .


Zeta tersenyum senang karna mendapatkan izin untuk mengikuti acara tersebut .


" Terimakasih AL " ucap nya .


" iyha , nanti jika meeting nya sudah selesai dan acara nya belum selesai aku akan menyusul " Kata Alan dengan tersenyum lembut .


Zeta hanya menganggukkan kepala .


" Kauuu sudah dengar kan Nick " beralih menatap Nick dengan nada dingin nya .


" saya mengerti King " menundukkan kepala dengan hormat .


Alan mengeluarkan dompetnya , di ambilnya kartu debet dan Card Gold diberikannya kepada Zeta , Zeta mengernyitkan dahi pertanda bingung mau di buat apa kedua kartu itu beralih menatap Alan .


" yang warna biru berikan untuk donasi dan yang Gold itu untukmu Zee ." jawab Alan seakan tau isi pikiran Zeta .


" satu saja " ucap Zeta dengan mengembalikan card gold yang diberikan Alan .


" tidak ada penolakan Zee " . Alan membatin di luaran sana banyak yang mengantri di belakang nya hanya untuk mendapat itu semua kau malah mengembalikannya .


Zeta pasrah mau bagaimana lagi kalau Alan sudah bilang harus ya harus .


" ini " memegang kartu debet yang warna biru .


" itu berisi 1 M berikan kepada pengurus acara tersebut , pin nya ada dibelakang nya " ucap Alan .


Zeta membelalakkan mata nya terkejut , 1 M dia membawa uang begitu banyak dan ini untuk disumbangkan , setiap bulan sebenarnya seberapa kaya sichhh orang di depannya ini .


" I ... iy. yaaa " Zeta gugup membawa uang sebanyak itu .


" Ada Risa dan Jeff yang menemanimu Zee , jadi Jangan takut mereka jago berantem taauuu " Alan terkekeh melihat expresi terkejut Zeta karena Alan tau Zeta tak pernah membawa uang sebanyak itu dan lagi bagaimana reaksinya jika mendengar card gold yang baru saja diberikannya bahkan melebihi 1 M atau tanpa batas bisa jadi dia pingsan mungkin .


" Nanti aku kirim pin nya untuk Card Gold milikmu lewat pesan Whatsapp " Tukas Alan dan berdiri dari duduk nya .


" Biar Ini di bawa Kak Risa atau Jeff saja yaa " Zeta masih takut membawa uang sebanyak itu .


Alan menggelengkan kepala pertanda tidak boleh . Berjalan mendekat dan mengusap kepala Zeta dengan sayang dan berkata, " Aku berangkat dulu yaa Zee ".


" Hati - hati di jalan " jawab Zeta .


Alan berlalu pergi di ikuti Nick dan 2 bodyguard dibelakang nya . Zeta masih menatap 2 card di Tangan nya , ini uang kah yang ada didalam nya sebanyak itu astaga berapa lembar yaa uang sebanyak itu begitulah kira - kira isi pikiran Zeta .


.


.


.


.


.


.


.


TBC


# Harap maklum yaa bila menemukan typo karna Author mahkluk hidup yang banyak salah kata apalagi salah nulis he he he


#Stay save at home


# semoga kita semua sehat sehat yaaa


#salam sayenkkkk


# Vhiey vee 😘😘😘