
Alan merasa aneh dengan dirinya sendiri , Memang dirinya sangat menjaga siapa saja yang bisa mendekati nya , bukan tertutup tapi lebih tidak ingin tubuh nya disentuh sembarang orang termasuk yang nama nya wanita dengan moral rendah ( dalam artian hanya menginginkan uang nya saja ).
Aneh kenapa tubuhnya merespon dengan sangat frontal , pada gadis yang baru 3 hari bersama nya , padahal dengan yang lainnya biasa saja .
Suara nya lembut sekali , akan kah ini jalan mu tuhan kau mengirimkan makhluk yang sangat cantik ini kepadaku , suara hati Alan meronta ronta mencari kepastian pada takdir hidup nya , entahlah yang pasti saat ini yang harus dia lakukan adalah memastikan semua nya akan baik - baik saja untuk gadis itu , dan yang baru diketahuinya bernama RAZETA SAVANA .
Jantung Alan seakan habis lari maraton , hanya dengan mendengar suara nya , apa lagi kalau melihat Nya tersenyum jadi apa hidup nya , he he he bisa jadi kena serangan jantung kali yaa.
“ ehem ” Alan berdehem untuk mengusir kecanggungan nya .
Razeta hanya diam saja tenang di pangkuan Alan , bukan karna alasan apapun hanya saja tubuhnya belum kuat untuk melakukan apapun .
“ Bolehkah aku memanggil mu dengan Zee ” Tanya Alan .
“ ... ” Zee hanya mengangguk pertanda setuju .
“ Apa kau suka pemandangan disini , dari balkon ini setiap hari kita bisa melihat Sunset dengan sangat dekat seperti di depan mata kita ”
“ INDAH ” Dibelainya rambut halus Zee dengan tangan kekarnya .
Hening tidak ada suara , Sunset sudah berlalu setengah jam yang lalu berganti bulan yang menampilkan kilaunya menyinari hamparan air laut . Alan masih setia membelai rambut halus Zeta / Zee . Sesaat kemudian terdengar dengkuran halus dari bibir manis Zeta yang menandakan Zee sudah masuk ke alam mimpinya . Karna Alan juga capek ia ikut memejamkan mata .
***
Dilantai bawah kepala pelayan yun dan Nick sedang sibuk mengatur kepulangan mereka besok .
“ Nick ”
“ Ada apa pak ”
“ Apakah Nona itu akan ikut bersama kita ”
“ Entah lah , saya juga tidak tau ”
“ Menurut bapak bagaimana , ini hanya pendapat ku saja yaa , aku juga tidak tau apakah tebakan ku benar atau salah ......” Nick menggantung ucapan nya dengan menatap kepala pelayan yun .
“ Apa ”
“ Sepertinya Nona akan ikut bersama kita ” Jawab Nick dengan Mantap .
“ Kau sudah menyidiki latar belakang nya ” Bukan nya menjawab pertanyaan Nick , kepala pelayan yun malah menanyakan hal lain.
“ Belum ” Jawab Nick enteng .
“ Kenapa ” Kepala pelayan yun mendengus kesal mendengar jawaban Nick , ditanya serius malah jawab nya enteng - enteng saja .
Nick terkekeh melihat expresi kesal orang di depan nya “ Pak , walaupun saya memiliki banyak koneksi untuk mendapatkan segala informasi ,tapi saya bukan cenayang yang bisa meramal siapa orang itu ”
“ Kenapa bisa begitu ??? ” Tanyanya
“ Mencari informasi itu kita harus Tau nama nya ,, ahhh paling Tidak Wajah nya deehhh itu bisa , kalau hanya siluet tubuh nya mana bisa saya pak hahahah hhhmmmfffpp ” Nick membekap mulutnya supaya bisa berhenti tertawa .
“ Kenapa sekarang kau malah Tertawa , apanya yang lucu bahkan aku tidak sedang melawak ” Kepala pelayan yun menggeram kesal Menatap Nick .
“ Ma Ma'af pak ”
“ Saya belum tau Nama nya dan juga wajah nya , Saya bahkan sudah di ancam oleh King kalau saya tidak bisa menjaga mata saya , beliau akan mengangkat tangan nya untuk saya ” Nick bergidik ngeri membayangkan saja , baik Nick dan Kepala pelayan yun tau , kalau Alan sudah menggunakan tangan nya sendiri untuk membereskan yang dia rasa mengganggu sudah bisa di pastikan hidup orang itu tidak akan bisa kembali ke sediakala.
“ Sudahlah , bagaimana persiapan besok apakah sudah beres ??”
“ Sudah semua ”
Percakapan mereka terhenti sampai di situ dan mereka melanjutkan kegiatan Mereka masing - masing .
***
Kepala pelayan yun dan Nick sudah mondar mandir menunggu tuan mereka , karena sudah masuk waktu Makan Malam saat tuannya belum menampakkan dirinya .
“ Bagaimana pak ”
“ Tadi pelayan Sudah mengetuk pintu tidak ada jawaban 2 kali Mereka kesana ”
“ Apakah dikunci pintu nya ?? ” Tanya Nick
“ Tidak tau , ya sudah lah coba kita naik ke atas ” . Mereka ber dua Berjalan menuju kamar tuan nya . Sesampai nya disana Kepala pelayan yun mencoba membuka pintu .
ceklekkk
“ Bapak yakin mau masuk ”
“ Sudah lah ayo ” . Mereka masuk ke Dalam kamar clingak clinguk sepi tidak ada Tanda - tanda kehidupan sampai mereka ke balkon dan ....
Mereka diam membeku diambang pintu , melihat pemandangan 2 manusia berlawanan jenis Sedang tidur sambil duduk dengan si gadis berada di pangkuan sang lelaki . Mereka hanya saling pandang untuk menyakinkan diri mereka sendiri bahwa yang dilihatnya sang tuan nya King Alanka .
Alan menyadari kedatangan Mereka , masih dengan menutup mata dan mendekap Zee , Alan menyadarkan mereka yang ada di ambang pintu sedang membisu .
“ Ada apa ” Suara Alan lirih Supaya tidak membangunkan Zeta .
Kepala pelayan yun dan Nick terkejut mendengar suara Alan .
“ Hahh... ma ma'af King ” Jawab kepala pelayan yun dengan tergagap Karna merasa telah mengganggu waktu istirahat tuan nya .
“ Kooo... kecil kan Suara mu ” Suara Rendah Alan terdengar mengerikan .
Zeta menggeliat karna merasa terganggu suara berisik disekitarnya , Alan membuka mata nya karna merasakan pergerakan Zeta , Alan mendengus kesal melihat Kepala pelayan yun dan Nick karna mengganggu mereka .
“ Tidurlah ” Suara lembut Alan bagai nyanyian merdu pengantar tidur di barengi dengan usapan lembut di Kepalanya .
Setelah 10 menit berlalu Zeta sudah tidur nyenyak lagi di dekapan Alan tanpa terusik kebisingan di sekitarnya .
“ Ada apa ”
“ King sudah lewat jam makan malam ”
“ Memang sekarang jam berapa ?? ” Tanya Alan kepada Mereka .
“ Pukul 09.00 malam King ” Jawab Nick
“ Astaga ,,, ternyata lama juga ” Gumam Alan sewaktu dia memejamkan mata tadi Sepertinya masih pukul 06.00 sore sekarang sudah malam saja .
Ditatap nya dua makhluk yang berbeda usia itu , dan mendengus kesal .
“ Perhatikan mata kalian itu , kalau tidak tahun ini kalian tidak akan mendapat kan tour keliling dunia kalian” . Ancam Alan dengan nada tegas . Bukan tanpa alasan karna sedari tapi mereka menatap Zeta tanpa berkedip .
“ Ahh ... i iy iyha King ma'af kan kami ” . secepatnya mereka mengalihkan pandangan mereka dari Zeta .
Zeta mengercap ngercap kan mata nya mencari kesadaran nya , dilihatnya ada orang lain disitu , Itu membuatnya tidak nyaman apalagi posisinya sekarang masih di pangkuan Alan , menghadap depan membelakangi Alan .
“ Zee , ini sudah lewat makan malam sekarang kita makan yaa ”
“ ... ” Zeta menggelengkan kepala nya .
“ Mau makan dibawah ” Tanya nya lagi , tidak ada jawaban lagi .
Dipegang nya kedua tangan Zeta ,“ Ingin makan sesuatu ” .
“ Aku ingin ke pantai ” Suara Zeta terdengar merdu di setiap telinga mereka yang berada disitu .
“ *Suara nya merdu sekali ” kata hati Nick .
“Pantas saja King , betah tidak keluar kamar , he he he ternyata ini lah kuncinya ” kepala pelayan yun terkekeh melihat kelakuan tuan nya* .
“ Heyyy ini sudah malam , kondisi mu belum sehat betul ”
“ Ko , bawakan makan malam nya kesini ” Perintah Alan kepada Koko Yun .
“ Nick , bagaimana persiapan besok ??”
“ Semua sudah beres King ”
“ Persiapkan semua nya dengan benar jangan sampai ada celah ”
“ Baik King ” ucap mereka bersama an.
Setelah acara makan malam , mereka melanjutkan istirahat mereka di dalam kamar , bedanya kali ini Alan tidur di sofa karna Zee pasti tidak mau tidur satu Ranjang .
**TBC
🌺🌺🌺
# Salam sayenkkk
vhiey vee**