
Zeta sudah sampai di mansion setelah melalui perjalanan yang sedikit membosankan karna jalanan dikota bisa dibilang macet parah .
“ Nona kita sudah sampai ” kata Risa ketika mobil sudah berhenti di depan pintu utama Mansion .
“ Iyha ” jawab Zeta .
Mereka Berdua Keluar dari mobil berjalan masuk ke dalam Mansion .
“ Selamat datang Nona ” ucap Koko yun.
“ Iyha pak ”
“ Nona bisa memanggilku Koko , seperti King Memanggil saya ” Koko yun berseru memberitahukan kebiasaan tuan nya jika memanggilnya .
“ Emmmm ....iyha Ko..ko ” ucap Zeta pelan karna sedikit canggung .
Zeta duduk di sofa yang Berada di ruang tamu tengah yang diduduki nya kemaren , memejamkan mata fikiran nya melayang layang entah kemana - mana .
“ *Apakah semua ini mimpi Tuhan ????? Semua ini terlalu indah jika nyata dan jika benar ini hanya mimpi aku takut ketika aku bangun semua ini akan sirna .
Dia sepertinya memang orang yang baik , sampai saat ini pun dia tidak pernah berbuat macam - macam kecuali perilaku sesuka hati nya dengan memberikan barang barang yang aku sendiri takut untuk melihat Harganya .
Betapa buruknya aku Tuhan !!! Aku bahkan bersikap seperti orang yang tidak punya rasa terima kasih dengan bersikap Acuh dan berfikiran negatif kepada orang yang telah menyelamatkan nyawaku , merawatku , membantuku bertahan , membantuku melanjutkan hidupku , memberikan aku tempat berteduh bahkan memberikan aku kehidupan baru yang bisa dikatakan sangat layak yang kenyataan nya keluargaku sendiri menolak keberadaan ku hiks ... hiks .. hiks
Maafkan aku Tuhan , maaf , maaf atas semua perilaku buruk ku .
Bisakah aku membalas budi baiknya yang telah banyak membantuku tanpa meminta apapun , dia sudah baik sekali kepadaku dia hanya menginginkan aku melanjutkan hidupku Dengan baik kedepannya . Bahkan dengan memberikan hidupku saja sepertinya aku tak akan mampu membalas segala kebaikan nya padaku .
Iyha benar aku harus mengubah sikap ku , aku tidak boleh membalas kebaikan seseorang dengan bersikap kurang baik , dia lelaki yang baik jikapun pada akhirnya dia memiliki niatan buruk aku hanya bisa Berdoa kepadamu untuk memberikan ku kekuatan dan juga jalan terbaik untuk hidupku .
Mulai sekarang aku harus menanamkan segala hal positif dalam hidupku supaya aku juga bisa melihat sisi positif darinya dan tidak berfikiran negatif* . ”
Suara hati Zeta terus menggema dalam benak nya tentang sikap baik Alan dan juga sikap buruk nya yang seperti orang yang tidak tau terima kasih dan tidak tau balas budi kepada orang yang talah menolongnya .
“ Nona Muda ”
“ hehh ... iya ” Zeta terkejut tersadar dari lamunan nya Mendengar suara Nina .
“ Ini sudah masuk waktunya Makan siang ” ujarnya
“ Emm iyha ... , aku Mau mandi dulu ” jawab Zeta dan berlalu ke kamarnya .
Setelah membersihkan diri dan menyantap makan Siangnya dia beranjak untuk tidur siang karna tidak memiliki Kegiatan apa pun .
Di kantor ALANKA CORP
Hari ini pekerjaan Alan sungguh banyak belum lagi bertemuan dengan clien di luar kantor .
“ Nick ” ucap nya kepada sang asisten yang memang sedang Berada di ruangan nya mengerjakan sebuah tender besar yang sedang mereka berdua tangani .
“ iya ...King ” jawab Nick beralih menatap atasannya .
“ Dimana Mereka sekarang ini ” tanya Alan .
Nick mengernyitkan dahinya bingung , “ maaf King , siapa yang anda maksud ??? ”
“ Orang tuanya ... ehhh maksudku ayahnya ”
Nick sudah paham kemana arah pembicaraan mereka , “ Mereka sekarang berada di pusat kota Kalimantan King , mereka Menjalankan usaha disana bergerak di bidang jasa transportasi ”
“ Apakah mereka sama sekali tidak pernah Mencari putrinya ??? ” tanya nya lagi tanpa mengalihkan fokus nya pada layar laptop nya .
“ Dari informasi yang saya Dapatkan , sama sekali mereka tidak perduli King dengan keberadaan Nona saat ini ” jawab Nick .
“ emmm ... baiklah sepertinya mereka juga tidak perlu lagi mengetahui keberadaan nya ”
Alan mengingat sesuatu , “ Nick segera urus segala dokumen - dokumen penting yang berkaitan dengan Nona , SEMUA ”
“ Baik King ”
“ Buatkan Pasport dan segala macam keperluan lainnya juga , lengkapi semua bila aku ingin membawanya pergi kunjungan di luar Semua Sudah beres jadi aku tak perlu menunggu lagi ” Perintah Alan dengan Nada tegas .
“ Maaf King , jika untuk mengurus semua itu Nona harus memiliki arsip kartu keluarga legal yang sudah terdaftar di sipil sedangkan untuk perihal identitas lama kita harus mencari tahu dulu Nona sudah pernah mengurusnya atau belum ” Jawab Nick .
Alan mendongak mengalihkan pandangan nya ke arah Nick , “ Benar juga , Ya sudah urus semua dari awal saja , jika memang fakta yang kau temukan Nama nya masih berada pada dokumen legal di keluarga Ayahnya , lakukan segala cara untuk menarik namanya dan pindahkan di bawah Nama ku , jika memang mereka sudah menghapus namanya dari daftar keluarganya itu akan lebih mudahkan untuk mu ???? Lakukan dengan benar tanpa cela secepatnya ”
“ Baik King ”
Alan spontan memberikan instruski kepada asisten nya untuk mengurus pemindahan dokumen Zeta menjadi di bawah Namanya .
“ Astaga kenapa dengan mulutku ini akhir - akhir ini dia mengucapkan segala sesuatu tanpa di filter terlebih dahulu ” setelah sadar dengan apa yang baru saja di instruksikan nya kepada Asisten nya .
Setelah kepergian asistennya , Alan duduk bersandar di kursinya mendongakkan kepala menatap langit langit ruang kantor nya , dipejamkan matanya .
“ Apa benar dengan yang aku rasakan ini yang nama nya cinta atau hanya sekedar empati , bagaimana aku harus membuktikan nya bagaimana cara nya aku harus bisa mencari jawaban atas segala pertanyaan di kepalaku ini . Tubuhku isi pikiranku dan mulutku bahkan spontan memberi kan dia keistimewaan tersendiri dan kenapa sekarang hatiku jadi gundah untuk mencari kebenaran atas semua spontanitas ini ” .