I Travel, I Love

I Travel, I Love
BERITA BAHAGIA [ END ]



Suara tangisan bayi sudah terdengar dan Giovan melihat sendiri bagaimana dokter mengangkat putra dan putrinya. Ya, Giovan kini memiliki sepasang anak kembar berjenis kelamin laki laki dan perempuan.


"Terima kasih, baby. I love you so much," ucap Giovan kemudian mencium kening Lynn dengan dalam.


"Di mana mereka?" tanya Lynn yang masih terlihat lemas karena ia melakukan persalinan secara normal.


"Mereka sedang dibersihkan sebentar," jawab Giovan.


Tak lama, seorang dokter dan perawat membawa kedua bayi Giovan dan Lynn. Mereka meletakkan bayi itu satu persatu ke atas tubuh Lynn untuk membiarkan bayi tersebut mencari sumber makanannya.


Setelah selesai, mereka segera memindahkan Lynn ke ruang rawat VIP atas permintaan Giovan.


"Sebaiknya anda beristirahat dulu, Nyonya. Kami akan membawa bayi bayi anda ke ruangan bayi terlebih dahulu," ucap seorang perawat.


"Baiklah, terima kasih," balas Lynn yang memang merasa sangat lelah.


Lynn pun akhirnya tertidur, sementara Giovan kini sedang menghubungi kedua orang tuanya dan juga orang tua Lynn. Mereka sebenarnya akan datang bersama sama pada minggu depan, tapi mendengar berita bahagia tersebut, membuat mereka langsung memajukan keberangkatan mereka.


*****


Vincent Arthur Sebastian


Velvet Alesha Sebastian


Itulah dua nama yang disematkan Giovan untuk putra putrinya. Lynn juga sudah menyetujui nama tersebut. Ketika ia terbangun, putra putrinya sudah berada di dalam ruang rawatnya.


Malam hari, kedua pasang orang tua sudah datang ke Kota Sydney. Dad Stankey benar benar berusaha menghapuskan ketakutannya akan kangguru sejak pesawat mendarat. Ia berjalan dengan sedikit ragu saat keluar dari bandara. Namun, Mom Jane selalu membisikkan bahwa cucu cucunya menunggu. Hal itulah yang terus menguatkan Dad Stanley.


"Sayang!" sapa kedua wanita paruh baya itu saat melihat keberadaan putra putri mereka. Mereka pun langsung menuju ke sebuah box kaca di mana cucu kembar mereka diletakkan.


Merrka berempat langsung tersenyum dan mengambil bayi itu masing masing satu.


Giovan memesan makanan dan bersantap malam bersama orang tua dan juga mertuanya di dalam ruanga rawat Lynn. Awalnya Giovan meminta mereka makan malam di luar, namun ditolak karena mereka ingin dekat dengan cucu mereka.


*****


"Mom, bagaimana keadaan Kak Michael?" tanya Lynn.


"Mom rasa ia sudah jauh lebih baik setelah pulang dari bepergian. Buktinya ia langsung mau ketika Dad memintanya memegang perusahaan ... dan ...," Mom Jane terdiam.


"dan apa Mom? jangan membuatku penasaran," Lynn kini penuh dengan rasa ingin tahu.


"dan ia kembali bersama kekasihnya, seseorang yang dulu melukainya."


"Benarkah? bukankah wanita itu sudah menikah? Apa kakak mau jadi seorang pebinor?" tanya Lynn.


"Mereka sudah bercerai dan ia kembali mendekati Michael. Kakakmu menerimanya begitu saja."


"Jangan bersedih Mom. Jika itu membuat kakak bahagia, biarkanlah. Kita baru akan bertindak ketika wanita itu kembali melukai Kak Michael."


"Tapi Mom sangat yakin kalau ia tidak mencintai Michael. Ia hanya memanfaatkan Michael saja. Mom tidak rela, sayang," tiba tiba saja Mom Jane mengusap air mata yang keluar begitu saja.


Lynn memeluk Mom Jane dan menguatkannya, "Aku yakin kakak tahu apa yang terbaik untuknya."


Mom Jane menganggukkan kepalanya dan berharap semua perkataan Lynn benar, bahwa Michael tahu apa yang terbaik untuknya. Mom Jane hanya menginginkan kebahagiaan bagi putra putrinya.


TAMAT


🧡 🧡 🧡


Buat semua pembaca, terima kasih sudah membaca novel ini. Sampai sini Cherry tamatin aja karena ga akan ada konflik yang terlalu berat lagi. Untuk extra part, ditunggu ya.


Untuk novel Cherry berikutnya, bercerita tentang kisah Michael ya. Cuma belum tahu kapan rilis karena masih ada di tangan editor, soalnya mau ikut event Pengembangan Diri. Jangan lupa klik 'ikuti' di profil Cherry supaya kalau ada novel terbaru, nanti ada notifikasinya.


Salam love segunung 🧡