
"Aku tahu bagaimana perasaanmu, saat apa yang kamu berikan tak berbalas sesuai kehendakmu. Tapi percayalah, kamu akan menemukan seseorang yang jauh lebih baik untuk dirimu. Seseorang yang akan membuatmu terus rindu setiap harinya dan pikiranmu tak bisa lepas darinya," ucap Giovan sambil menoleh dan tersenyum pada Michael.
"Tapi dia sudah tertanam di sini sejak 10 tahun yang lalu dan akan sulit sekali menghilangkannya."
Giovan tertawa, "Lalu bagaimana denganku yang harys memendam cinta itu hingga 18 tahun."
Michael menolehkan wajahnya seakan tak percaya, "Jangan membohongiku. Aku tahu kamu hanya ingin membuatku tenang."
"Aku tidak bohong. Aku menyukainya sejak kecil, karena kami selalu bersama. Aku bahkan harus melihat bagaimana romantisnya ia bersama dengan kekasihnya. Dan yang paling membuatku sakit adalah saat ia menerima lamaran kekasihnya di depan mataku. Namun, semua itu hilang saat aku takut kehilangan adikmu," ucap Giovan terkekeh.
"Aku tidak tahu apa bisa sepertimu. Tapi aku minta padamu untuk menjaga Lynn baik baik. Aku sangat menyayanginya."
"Tentu saja, jangan khawatir. Aku akan selalu menjaga, menyayangi, dan mencintainya. Oleh karena itu juga kamu jangan membuatnya khawatir dan bersedih, itu pasti akan membuatku repot karena dia akan merajuk," goda Giovan sambil menepuk bahu Michael dan keluar dari kamar. Giovan tak ingin Lynn melihatnya keluar dari kamar tidur Michael, karena itulah ia tak mau berlama lama.
Michael melihat Giovan yang keluar dari kamarnya. Ia meraih ponselnya dan melihat wajah wanita yang ia cintai terpampang dengan jelas sebagai wallpaper ponselnya.
"Bagaimana bisa aku melupakanmu. Hati ini serasa sudah begitu penuh dengan dirimu. Sakit sekali rasanya," Michael memukul dadanya berkali kali.
*****
"Ayo kita temui kedua orang tuamu," ajak Lynn.
"Apa kamu sudah selesai?"
"Hmm."
"Tak ingin menunggu Daddy?" tanya Giovan.
"Kita akan menginap di sini besok malam. Sekarang aku harus menemui mertuaku dulu, tidak sopan kalau aku tidak menemui mereka," bisik Lynn di telinga Giovan, yang membuat tubuh Giovan meremang.
"Kamu sedang menggodaku ya?" tanya Giovan yang langsung memegang tengkuknya.
Lynn melipat kedua tangannya dan memanyunkan bibirnya.
"Jangan seperti itu. Kamu membuatku ingin menciummu dan membawamu ke atas tempat tidur."
"Basss!!"
"Kenapa kamu jadi mesum begini, Bas?" tanya Lynn mencubit pipi Giovan dengan gemas.
"Bisakah kamu memanggilku dengan sebutan lain? Namaku Giovan bukan Abas."
"Siapa suruh dulu ngenalin diri namanya Abas, kan jadi kebiasaan," gerutu Lynn.
"Kalau nanti kamu panggil Bas, seluruh keluarga Sebastian akan langsung menoleh padamu," goda Giovan yang langsung tertawa saat membayangkannya.
"Jangan menakutiku," ucap Lynn.
"Aku tidak bohong. Apa kamu ingin mencobanya?"
"Ishhh kamu ini ... menyebalkan!"
"Tapi cinta kan? I love you baby," bisik Giovan, dan kini berganti Lynn lah yang merasakan sesuatu di tubuhnya.
"Ayo ke kamarku," Lynn menarik tangan Giovan menuju kamar tidurnya, membuat Giovan tersenyum tak henti henti. Lynn-nya memang lucu dan menggemaskan.
Di dalam kamar, mereka langsung membersihkan diri dan melakukan kegiatan panas mereka di dalam kamar mandi. Ini adalah hal yang baru pertama kali mereka lakukan, membuat mereka merasa lebih bergairrah.
Giovan membalik tubuh Lynn hingga kini Lynn membelakangi Giovan. Dengan berpegangan pada dinding shower, Lynn terus mendessah, membuat Giovan tersenyum. Ia terus menghentakkan miliknya pada milik istrinya, hingga keduanya mencapai pelepasan bersamaan.
Giovan menyiapkan bathtub dengan air hangat dan berendam bersama Lynn setelah kegiatan panas mereka. Di dalam bathtub, Giovan kembali meremas kedua aset kembar Lynn, hingga membuat Lynn kembali menginginkan Giovan.
"Mengapa kamu membuatku seperti menginginkanmu terus menerus?" tanya Lynn.
"Karena aku juga menginginkanmu terus, baby," Giovan memeluk tubuh Lynn dan melummat bibir istrinya. Ciuman yang semakin dalam kini telah berubah menjadi eranggan dan dessahan panjang untuk keduanya.
"I love you, baby."
"I love you too, honey," Giovan tersenyum mendengar panggilan dari Lynn. Membuatnya langsung membawa Lynn ke atas tempat tidur dan kembali mengulangi pergulatan mereka.
🧡 🧡 🧡