I Travel, I Love

I Travel, I Love
TENANG DAN BEBAS



Mendengar kabar pernikahan, tentu saja hati Mom Jane berbunga bunga. Ternyata tanpa ia jodohkan lagi, putrinya itu bisa menemukan pasangan.


Dan yang paling membuat lebih bahagia lagi adalah ketika yang menjadi pasangan putrinya adalah Giovan Sebastian, pria yang memang sejak awal dijodohkan dengannya.


"Ahhh aku senang sekali, Dad!" ucap Mom Jane pada Dad Stanley. Ia bahkan langsung berdiri dan melompat hanya dengan sebelah kakinya.


"Hei apa yang kamu lakukan, sayang. Kakimu belum sembuh!" ujar Dad Stanley.


"Aku tidak percaya putriku akan segera menikah, bahkan dengan putra Tuan Sebastian. Aahhh, benar benar di luar dugaan. Padahal awalnya aku sudah urung untuk menjodohkannya dengan putra Tuan Sebastian, terlanjur malu. Tapi ternyata .... ahhh sepertinya dunia sedang berpihak padaku," Wajah Mom Jane terlihat begitu sumringah, hingga pada akhirnya Dad Stanley pun ikut tersenyum. Bagaimanapun, kebahagiaan istrinya adalah kebahagiaannya juga.


Sementara itu di sebuah apartemen di Kota Sydney.


"Baiklah, kita akan membuat perjanjiannya," ucap Giovan.


"Tidak perlu. Kita hanya akan bersikap layaknya single tanpa ikatan apapun kan? kita tidak memerlukan perjanjian," ucap Lynn.


"Lalu bagaimana kalau kamu mengingkarinya?" tanya Giovan.


"Ishhh seharusnya kamu menanyakan itu pada dirimu sendiri," gerutu Lynn.


"Aku tidak bisa begitu saja percaya padamu. Meskipun aku sudah mengenalmu, tapi aku tidak ingin ke depannya ada masalah. Sebaiknya kita tetap mengikat pernikahan kita dengan sebuah kontrak perjanjian."


"Terserah padamu saja," Lynn tidak terlalu peduli, yang terpenting saat ini ia terlepas dari keinginan perjodohan dari Mom Jane dan ia masih bebas melakukan apa saja selama pernikahan dengan Giovan.


Giovan pun mengambil selembar kertas yang di dalamnya sudah ada perjanjian. Ia meletakkan kertas tersebut di hadapan Lynn agar gadis itu bisa membacanya.


Yang tertera di sana hanyalah bahwa mereka tak akan mencampuri urusan masing masing. Bahkan tidak tercantum berapa lama mereka akan menikah.


"Baiklah, tapi sekali kamu melanggar perjanjian ini, maka perjanjian ini batal, begitu juga dengan pernikahan kita. Apa kamu mengerti?" kata Giovan.


Pernikahan batal? itu artinya kebebasan untukku. Namun untuk saat ini, aku harus mengikuti keinginan Mommy terlebih dahulu. - Lynn.


*****


Pernikahan keduanya digelar sederhana. Hal itu dilakukan atas permintaan kedua mempelai. Giovan tak ingin media mencium berita ini, sementara untuk kedua orang tua Lynn, mereka takut kalau dibesar besarkan dan batal, maka nama mereka akan tercoreng untuk ke empat kalinya.


Daniela sebenarnya ingin membuat besar, tapi Giovan mengancam akan membatalkan jika itu terjadi. Akhirnya Mom Daniela mengikuti keinginan Giovan, setidaknya putranya itu jadi menikah pada akhirnya. Mereka bisa dikatakan tak mengundang siapapun, kecuali keluarga Sebastian dan keluarga Thomas.


Setelah keduanya sah menjadi sepasang suami istri, mereka langsung pergi. Ya, mereka kembali ke Australia, tepatnya di Kota Sydney.


"Aku akan kembali ke apartemenku dan kamu ke apartemenmu," ucap Lynn dengan wajah sumringah. Ia kini bisa hidup bebas tanpa ocehan dari Mom Jane yang memintanya menikah menikah dan menikah.


Awalnya ia sempat terkejut ketika Mom Jane mengatakan bahwa pria yang dijodohkan dengannya sebelum ini adalah Giovan. Namun, pria itu ternyata bisa diajak bekerja sama, hatinya sangat senang.


"Tidak bisa begitu! Bagaimana kalau tiba tiba Mommyku menelepon atau keluargamu? Mereka pasti akan curiga," ujar Giovan.


"Aku tidak mau kembali ke apartemenmu dan tinggal di dalam gudang. Tenang saja, kamu bisa beralasan. Bukankah pernikahan palsu ini saja mereka tak menyadarinya," ucap Lynn sambil tersenyum.


Deggg


Giovan memejamkan matanya sesaat. Mendengar kata pernikahan palsu keluar dari bibir Lynn, seketika membuat hatinya terasa sedikit sakit.


Lynn memanggil sebuah taksi dan masuk ke dalamnya. Ia meninggalkan Giovan seorang diri di bandara. Seperti janjinya, ia tak akan mencampuri urusan pribadi Giovan.


Ia hanya ingin hidup tenang dan bebas. Untung saja kini ia sudah memegang ATM miliknya sendiri, bahkan Dad Stanley sudah mengembalikan uang 2 milyar yang ia pinjam dari Dennis.


🧡 🧡 🧡