Holy Vampire.

Holy Vampire.
chapter 7



...guild dan serangan para orc...


kami pun pergi ke guild dan sesampainya di sana tempat itu lumanyan ramai dari pada di penginapan.


ada yang sibuk makan ada yang berdiri di papan misi.


"selamat datang apa ada yang bisa saya bantu" kata seorang wanita dengan rambut kuning sekitaran umur 17 tahunan.


"aku mau jadi petualang" saat aku bilang begitu ada banyak tatapan yang melihat kearah ku.


"kamu mau jadi petualang?" kata wanita tadi yang berdiri di belakang meja.


"iya apa ada masalah?"


"gak ada sih kalau begitu silahkan taruh tangan mu di bola ini untuk menilai status yang kamu miliki"


' apa kalau begitu ras ku akan terungkap'


[tuan tenang saja semua sudah Alvis urus]


aku langsung menaruh tanganku di bola yang seperti ada di gerbang kemarin.


Nama :Chloe


ras : manusia


kelamin : perempuan


level : 268 (490/800.590)


hp :25.890 ( 25.890 / 25.890 )


mp :55.750 ( 55.750. / 55.750 )


sp : 33.750 ( 33.750 / 33.750 )


sepesial skill:


- light art


- ?????


skill pasif : -


skill : light step , teleport , Double sword art


skill magic : -


elemen: light


titel: - wolf slayer , monster slayer ,dragon slayer


saat melihat status ku si gadis itu langsung kaget.


"maaf apa ada yang salah dengan status ku?"


'kok rasanya ada banyak yang hilang dari status ku'


[itu karena di edit Alvis mengeditnya agar gak menimbulkan masalah]


'kamu yang terbaik Alvis'


[ternyata tuan bisa bilang begitu pada Alvis]


"gak ada yang salah karena level kamu yang tinggi kamu akan di beri rank B langsung tapi seharusnya status setinggi ini rank s karena anda baru bergabung jadi cuman bisa sampai rank B jadi untuk bisa naik rank kamu harus berkontribusi terhadap guild"


"baiklah kalau begitu"


"dan juga ini kartu guild mu izinkan aku mengatakannya selamat datang di guild petualang kota Black wall dan aku resepsionis guild dan namaku Fara"


"ok makasih lalu begitu aku pergi dulu besok ambil misinya"


saat aku keluar guild ada seseorang yang tiba tiba berlari kayak habis di kejar hantu.


"dimana guild master" teriak pria tadi.


"guild master saat ini sedang perjalanan pulang kesini dari ibukota kerajaan" kata Fara


"woy Hargens ada apa sih kamu teriak teriak kayak ada king orc yang menyerang kota aja" kata pria yang sedang mabuk.


"ha ha ha ha ha ha " tawa semua orang di ruangan.


"memang akan ada king orc dan banyak moster lainnya menyerang kota" teriak Hargens.


seketika situasi berubah menjadi hening karena itu.


"kalau ada king orc cuman guild master yang bisa melawannya" teriak orang orang.


"anu permisi emang sekuat apa king orc itu" tanyaku pada Fara.


"ah iya Chloe king orc itu sekitaran level 400 dengan stat sekitar 80.000 an"


"kenapa moster sekuat itu menyerang kota?"


"yah aku gak tau"


[itu adalah perbuatan tuan]


'kok aku?'


[apa tuan ingat dengan orc yang tuan bantai]


'ingat'


[king orc tau bau tubuh tuan ada di kota ini jadi dia mengerahkan pasukannya untuk membunuh tuan]


'jadi penyebab semua ini aku'


"kenapa cuman guild master yang bisa melawannya?"


"yah cuman guild master aja yang levelnya sampai 300 lebih dan wakil guild levelnya 280 an jadi cuman bisa berharap pada guild master"


"tapi aku bisa melawan king orc itu" kataku dengan santai.


"k-kamu yakin?"


"tentu saja kamu kan udah lihat status ku coba lihat baik baik lagi"


"ya baiklah" 'dia emang kuat tapi apa yang sepesial dari ini tunggu' gumamnya "dragon slayer" kata Fara dengan kencang.


"wah hebat chole ternyata kamu sangat kuat" kata Irina.


"hebat tapi emang naga level berapa yang kamu bunuh" tanya Fara.


"level 300 dengan stat lebih dari 100.000 jujur saja kulit naga itu sangat keras dan saat itu aku bisa saja mati kalau gak berhati-hati" ucapku sambil kelihatan mengingat pertarungan melawan naga.


"naga level 300 itu sudah mampu membunuh king orc level 400 dengan mudah" gumam semua orang.


"kalau begitu apa kamu bisa ngalahin king orc" tanya Fara.


[tuan minta aja semua mayat king orc agar bisa di lahap gluttony]


'tankyu Alvis'


"bisa tapi apa boleh semua mayat king orc buat aku"


"ya tapi kepalanya harus di kasih ke guild untuk Bukti"


"ok kaku gitu aku ambil dulu pedangku yang ada di penginapan"


"ayo kembali Irina" ucapku sambil menarik tangan Irina.


"aku bisa jalan sendiri gak usah ditarik tarik"


kamipun berlari ke penginapan sebentar saja sudah sampai.


aku langsung pergi ke kamarku untuk mengambil pedangku dan bersiap berangkat untuk bertarung.


"Chloe apa kamu bertarung Tampa pakai armor" tanya Irina khawatir.


"tenang saja aku pasti baik baik saja" jawabku yang tau kekhawatiran Irina.


"kalau gitu aku berangkat dulu"


"ya saat kamu kembali aku akan buatkan masakan yang enak buat kamu" kata Irina.


"ya makasih"


aku langsung lari ke gerbang dan di sana sudah ada banyak petualang dan prajurit yang berkumpul.


"Chloe kamu sudah datang" kata Fara.


"ya dimana orc orc bau itu"


"di perkirakan mereka akan terlihat sekitar 10 menit lagi dan kamu apa kamu gak pakai armor?"


"gak usah armor malah mengganggu pertarungan"


"oh gitu"


[tuan lebih baik hati hati karena tuan gak bisa menggunakan blood art dan abyss]


'ya aku hati hati aku gak akan mati sebelum menempeleng kepala Sivery'


10 menit berlalu


para kawanan orc pun mulai kelihatan.


dan aku langsung mengucapkan"rain sword of light" ucapku sambil mengeluarkan ribuan pedang cahaya di langit.


"jatuh" pedang pedang itu pun terjatuh dan membunuh banyak orc yang ada.


dan dari situ ada beberapa orc yang selamat berbeda dengan orc yang lainya.


"itu jendral orc" teriak petualang yang ada.


...----------------...


POV Fara.


'semoga yang di katakan Chloe benar dia bisa melawan king orc' gumam nya sambil melihat Chloe menjauh.


"semua sekarang ada misi darurat yaitu mempertahankan kota dari serangan orc" teriakku.


"ya baiklah lagian ini kota kita kita gak akan biarin si orc bajingan itu merebutnya dari kita" kata petualang yang ada.


"Anna tolong hubungi markas kesatria untuk meminta bantuan"


"baiklah"


beberapa saat kemudian mereka sudah berkumpul di gerbang kota.


"Chloe kamu sudah datang" untungnya di cepat datang.


"ya dimana orc orc bau itu"


"di perkirakan mereka akan terlihat sekitar 10 menit lagi dan kamu apa kamu gak pakai armor?" 'dia bersemangat sekali ya.'


"gak usah armor malah mengganggu pertarungan"


"oh gitu"


setelah bersiap selama sepuluh menit para orc kelihatan.


"rain sword of light"


"jatuh"


aku yang melihat pemandangan itu langsung kagum bahkan guild master aja gak bisa seperti itu.


dan saat aku melihat jendral orc yang masih selamat aku langsung ketakutan.


tapi dia gak punya ketakutan sama sekali di matanya yang tampak di matanya cuman harapan akan datangnya kemenangan.


.


.


.


.


.


.


(mohon kritik dan sarannya terimakasih karena sudah membaca)