
...perjalanan ke kerajaan beastman : tiga naga angin...
tiba-tiba ada angin kencang dan pada saat itu juga aku merasakan adanya naga.
"light wall" teriak Chloe dengan lantang.
seketika angin kencang itu berhenti berhembus dan seperti lenyap seketika.
tapi di balik dinding cahaya yang aku ciptakan angin tersebut masihlah berhembus kencang.
aku membuat dinding dengan bentuk segitiga yang mana lancipnya mengarah kearah angin itu bertiup.
aku melihat seekor naga bersantap dengan besar 20 meteran terbang kearah sini.
aku segera turun dari kereta dan mencoba bertarung dengan naga itu.
Olivia sempat menghentikan aku yang berniat bertarung melawan naga itu.
tapi aku menyakinkan bahwa aku sangat kuat jadi aku menyuruhnya untuk duduk manis dan menonton.
aku langsung membuka celah kecil untuk keluar dari dinding ini setelah keluar aku dengan cepat menutup kembali celah yang ku buat.
baru data aku keluar anginnya kencang sampai hampir membuat diriku yang kecil ini terbang.
aku menancapkan pedang ku ketanah untuk menahan tubuhku agar gak terbawa oleh angin.
naga itu mulai turun mendekatiku dan seperti biasa Tampa basa-basi aku menyerang dengan brutal.
ya mana ada orang dalam pertarungan hidup dan mati membiarkan lawan mereka menyerang duluan, itu bodoh namanya.
naga itu membuat dinding dari angin yang sangat kencang hingga membuat tombak cahaya yang ku buat berbalik ke arahku.
tapi aku yang sangat terampil ini membuat rantai besar untuk melilit tubuh naga itu.
setelah pelindung yang dibuat naga itu hilang aku langsung merantai naga itu dan menyeretnya ke tanah.
naga itu Tampa bisa melawan terseret ketanah dan aku langsung menancapkan pedang ku yang gelap.
sekarang aku bisa menyerap kehidupan dari mahluk yang terkena serangan dari pedangku.
semakin dalam dan lama pedangku terkena musuh maka semakin cepat pula energi nya terserap.
naga itu langsung mengering seperti, darahnya disedot keluar dengan paksa dan membuatnya kering.
energi naga itu dia telah menjadi bagian XP ku untuk membuatku menjadi sangat kuat.
jadi seharusnya dia berterimakasih karena menjadi bagian kekuatanku.
setelah berhasil membunuhnya tentu saja aku merasa bangga pada diriku sendiri.
aku dengan wajah penuh dengan kebanggaan tiba-tiba merasakan akan datangnya bahaya.
terlihat dua pasang naga berukuran empat puluh meter sedang siap-siap menyerang ku dengan nafas naga.
aku yang tau sudah terlambat langsung membuat pelindung yang sangat amat tebal untuk melindungi ku dan Olivia tak lupa juga para prajurit.
"huh huh huh" aku yang nafas terengah-engah.
gimana tidak pelindung itu langsung menghabiskan setengah mp yang aku miliki.
'alvis gimana ini' tanyaku.
[tuan pikirkan cara terbaik saja Alvis sedang kehabisan baterai]
'kehabisan baterai? kamu bercanda pada saat seperti ini?' tanyaku pada Alvis tapi tak ada jawaban.
"yah bodoh amat lah lebih baik bertarung habis-habisan dari pada kabur-kaburan" teriak Chloe dengan lantang.
aku langsung menyerang kedua naga itu dengan "Spear of darkness" dalam jumlah beberapa puluh.
serangan itu langsung melaju dengan cepat kearah kedua naga itu tapi sesuai dengan dugaan ku kedua naga itu membuat pelindung dari angin.
Tampa basa-basi aku langsung membuat serangan lagi yang lebih kuat dan lebih besar dari serangan tadi.
"Giant spear of darkness" dalam jumlah ribuan dan saat perisai kedua naga itu menghilang aku langsung meluncurkan serangan keduaku.
serangan keduaku ini di isi dengan mana yang sangat amat banyak sampai-sampai mamaku kini cuman tinggal seribu.
aku bernafas Tengah-tengah aku sudah mau pingsan karena mengeluarkan banyak mana dalam satu waktu.
tubuhku yang sekarang belum mampu menahan semua kekuatan yang aku miliki jadi aku akan cepat lelah kalau menggunakan banyak kekuatan.
ya itu karena aku menjadi kuat dalam waktu yang sangat singkat jadi itulah resikonya tubuh kesulitan menyesuaikan diri dengan perubahan yang aku alami.
"duar" terdengar ledakan sang sangat amat keras dari arah naga itu.
tempat ini yang tadinya tanah penuh akan kehidupan sekarang menjadi gersang.
debu berterbangan di mana-mana tapi di tempat naga naga itu malah lebih banyak debutnya.
setelah beberapa saat ada angin yang menerbangkan debu-debu itu.
melihat kesempatan itu aku langsung menggunakan "The evil eye of annihilation"
seketika ruang tempat naga naga itu menjadi kosong dan naga naga itu langsung terjatuh.
aku langsung terkena serangan balik dari evil eye tapi sekarang lebih parah dari yang pernah aku gunakan pada naga air.
aku langsung pingsan di tempat tubuhku tampak baik-baik saja Tampa luka cuman kotor aja, tapi darah deras keluar dari mataku.
pelindung yang tadi aku buat untuk melindungi Olivia dan yang lainnya langsung menghilang saat aku terjatuh pingsan.
...----------------...
POV Olivia
aku melihat naga dan aku sangat ketakutan akan hal itu tapi Chloe dia malah keluar dan melawan naga itu.
Chloe berhasil membunuh naga itu Tampa bersusah payah jadi aku ikut tenang karena nya.
tiba-tiba ada serangan dari depan dan serangan itu sangatlah besar dan kuat.
tapi sekali lagi Chloe melindungi ku dia memperkuat pelindung yang tadi dia buat.
singkatnya dengan usaha dia berhasil mengalahkan kedua naga itu.
walaupun begini aku sudah pernah diserang oleh moster beberapa kali jadi kalau itu mister biasa aku bisa tenang tapi kali ini itu naga.
aku melihat Chloe terjatuh ketanah dan aku segera keluar dari kereta kuda.
"CHLOE" teriakku dengan keras.
aku langsung mengambil tubuh Chloe dan menaruhnya di pangkuan ku.
aku melihat dia terluka pada bagian matanya aku dengan cepat menyuruh penyembuh yang di bawa untuk mengobati Chloe.
"hei cepat sembuhkan Chloe" teriak ku kencang pada wanita berbaju putih.
dia langsung berlari kearah ku dan mengeluarkan sihir penyembuhan.
tapi luka yang dialami oleh Chloe terlalu parah jadi cuman ada sedikit kemungkinan untuknya mendapatkan kembali pengelihatannya.
walaupun begitu aku tetap menyuruhnya untuk menyembuhkan lukanya.
setelah lukanya di kasih sihir penyembuh sekarang lukanya di perban dengan kain putih yang halus.
"sungguh sosok yang hebat bisa membunuh tiga naga seorang diri" kata Tigris kagum pada Chloe.
"Tigris apa kamu bisa melawan naga?" tanyaku pada tigris.
"jika itu naga yang cuman berukuran 5 sampai 10 meter aku mungkin berani bertarung itupun kalau naga nya seorang diri kalau naga itu lebih dari satu aku gak akan berani Tampa membawa tim penahluk"
"emang apa bedanya ukuran naga yang besar dan naga yang kecil?" tanyaku yang masih penasaran pada tigris.
"tuan putri semakin besar ukuran naga nya maka semakin kuat pula kekuatannya dan naga yang dilawan tadi itu berukuran 40 meteran sudah pasti dia sangat kuat paling paling sekitar level 600"
"wah jadi Chloe sangat hebat dong" kataku dengan bangga pada Chloe.
setelahnya kami melanjutkan perjalanan karena takutnya akan ada banyak mister kuat berdatangan kerena pertarungan Chloe tadi.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
terimakasih telah membaca kalo ada kritik dan sarannya jangan ragu tulis di komentar