Holy Vampire.

Holy Vampire.
chapter 15



...Kota air Eater...


setelah bertarung melawan iblis aku kini tengah bersantai di gazebo, menikmati angin sepoi-sepoi dan melihat Avila yang tengah sibuk makan cemilan.


aku juga sedang berpikir 'alvis kenapa fitur yang kamu berikan itu makin sedikit kan biasa nya sistem itu akan bertambah banyak fitur kalau semakin kuat pengguna nya' tanyaku dalam hati pada Alvis, karena sekarang aku sudah tidak bisa menukar koin dengan mata uang dunia ini.


[yah itu karena fungsi Alvis bukan sebagai alat tukar, fungsi Alvis sebenarnya adalah untuk menyimpan, alat, senjata, data dan ingatan dari tuan Alvis, bukan untuk hal lainnya]


seolah dia tahu apa yang aku pikirkan dia langsung berkata [nanti juga kamu tahu apa yang aku maksud] aku kesal dengan sikapnya akhir-akhir ini 'aku kan belum ngomong apa-apa'


suasana hatiku kini memburuk dan akhir-akhir ini juga tidak ada tugas S rank yang bisa aku kerjakan, "aku bosan" kataku mengeluh, "jika kamu bosan kenapa tidak ke kota Eater aja di sana ada banyak hiburan" aku menoleh dan melihat Rania berkunjung.


"oh untuk apa kamu datang tumben" kataku yang melihat kedatangan Rania, "aku datang karena ada tugas buat kamu" kata Rania sambil menyerahkan selembar kertas.


aku membaca kertas itu "kemunculan lesser demon di kota Eater?" aku bingung kenapa akhir-akhir ini banyak iblis yang ada di kota manusia 'apa akan datang sebuah perubahan di dunia atau akan terjadi perang seperti dahulu kala?' batinku sambil mengingat mimpi ku.


'alvis apa kamu tau sesuatu' tanyaku pada Alvis yang bisanya tau akan segalanya [cari sendiri] 'hah bodohnya aku menanyakan hal ini kepadamu' batinku sambil memukul pelan kepalaku.


Alvis itu sepesial dia tidak seperti system yang akan membantu ku, tapi dia seperti menggunakan ku untuk menemukan sesuatu, semakin aku menjadi kuat maka semakin tidak berguna koin system ku, seolah-olah dia benci melihatku menjadi kuat dalam waktu singkat, dia juga pernah menyebutkan kata-kata Hari itu akan segera datang yah semacam itu lah dan sebenarnya aku gak tau apa yang dia maksud dan kalau aku bertanya dia gak pernah mau jawab.


daripada ngurus hal-hal yang gak penting sebaiknya aku menghibur diri dulu "baiklah Rania aku akan pergi bersama Avila dan Safira untuk berlibur sekaligus mencari kebenaran" kataku dengan rasa semangat yang membara.


aku langsung menyuruh Safira bersiap siap untuk ikut berlibur tapi dia awalnya menolak dan aku terus paksa dia agar mau, sebelum berangkat Rania menyuruh ku untuk ke guild dulu jadi kini aku dan yang lainnya naik kendaraan untuk ke guild. 'ini kan dunia fantasi tapi kok lama kelamaan ini seperti bumi era revolusi industri' batinku saat melihat pabrik di luar jendela bus.


aku memejamkan mata sambil menyebabkan kesadaran ku untuk memeriksa seluruh penjuru kota 'sepertinya perlahan lahan dunia ini akan memasuki zaman digital, wah kalau gitu aku bisa main hp lagi, yah itu juga kalau ada yang kepikiran, kalau aku sih malas membantu mereka dalam kemajuan teknologi, aku lebih suka nuansa fantasi pedang dan sihir pada abad pertengahan eropa'


'kalau ngomongin tentang teknologi aku jadi kepikiran adikku dia kan jenius dalam bidang IT dia bahkan bisa membuat sebuah sistem game yang luar biasa' batinku sambil mengingat kejeniusannya dalam bidang itu, dia bahkan pernah mengagetkan ku saat membuat game yang selalu ada di imajinasi ku.


yah jujur saja aku gak sanggup membuat hal itu dan dia mampu membuat VR dan dia mampu membuat dunia metaverse nya sendiri yang sangat mirip dengan bumi bahkan lebih baik dari bumi dari segala aspek.


tak terasa kami telah sampai di pintu masuk guild, oh iya saat ini aku memakai pakaian mau berlibur bukan pakaian mau menjalankan misi, aku masuk ke dalam dan di sana ada si singa angkuh dan Arnold sedang mabuk " pagi-pagi sudah mabuk dasar om om" kata ku mengejek mereka berdua.


melihat Arnold yang di ejek oleh cintanya Rania tertawa "pft..." Avila menahan tawa sedangkan Arnold dia serasa mau melayang nyawanya karena di ejek oleh Chloe "kamu kejam sekali" kata Arnold yang sedang meringkuk kesakitan.


"baiklah ini Chloe misi untuk kamu" kata Rania tanpa menghiraukan tangisan Arnold, Arnold dia langsung bangkit saat tau aku akan menjalankan quest "Chloe a k u b o l e h I k u t kan" katanya dengan wajah memelas.


sebenarnya aku ogah mengajak dia tapi dia bisa menjadi bantuan yang berguna saat aku terdesak "huh baiklah" aku tanpa mempedulikan dia langsung pergi ke tempat teleportasi, Arnold dia yang masih pakai pakaian sehari-hari langsung mengikuti Chloe tanpa pikir panjang.


kami langsung naik lingkungan teleportasi dan langsung tiba di kota Eater atau biasa disebut dengan kota air panas "wuaaa udara yang segar" kata ku sambil meregangkan tubuh, Avila dia juga ikut ikutan "wuaa . ukh" Avila batuk.


aku menepuk punggungnya "hati hati ya sayang" kataku sambil mengeluarkan botol air, Arnold yang juga ingin di perhatikan oleh Chloe dia mengikuti apa yang Avila lakukan, tapi sebelum itu dia langsung ditendang oleh Chloe "gak usah ikut-ikutan" kataku sambil mencari tempat untuk menginap.


Arnold yang cinta mati sama Chloe dia cuman 'suatu hari pasti aku dapatkan hatimu itu' kata Arnold dalam hati untuk menyemangati diri sendiri.


dunia mulai bergejolak kembali setelah kedatangan Chloe ke dunia ini, tanpa dia ketahui bahwa kedatangannya akan membawa dunia ini ke era kedamaian sejati.


sebuah era yang di mimpikan oleh para demi God, tetapi para demi God tidak mampu wujudkan mimpi itu, jadi mereka menunggu kedatangan seorang pahlawan sejati yang akan membawa dunia ini ke kedamaian sejati.


"aku tidak menyangka kalau kamu akan mampu membawa perubahan besar pada dunia ini" suara terdengar di tempat gelap tak berujung.


"aku ingin melihat apa kamu akan mampu naik ke alam selanjutnya atau kamu akan terbunuh di dunia ini, aku akan terus mengawasi kamu, aku ingin melihat apa yang menarik dari kamu sampai membuat yang mulia menjadi kan kamu keturunan asli cahaya" lanjut suara itu yang terdengar misterius.


suara itu terus mengoceh tak jelas "hari itu akan segera datang" tapi itulah kata terakhir dari suara misterius itu.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


terimakasih maaf kalau ada yang kurang dan kalau ada kritik dan sarannya tulis di komentar.