
...perjalanan ke kerajaan beastman...
"Light shields" aku membuat perisai cahaya untuk melindungi kami berdua dari serangan luar.
duar
ledekan menghancurkan semua di sekitar ku,untung saja aku cepat cepat membuat perisai.
kalau aku doang sih cuman sedikit terluka tapi saat ini aku bersama Olivia.
"cih belum mati gunakan serangan yang lebih kuat" kata seorang berbaju ala ninja.
mereka merapalkan sihir yang lumayan besar dan terasa berbahaya.
Tampa basa basi aku langsung mengarahkan pedang ku kearah penyihir yang bersiap menyerang.
para penyihir itu mati tertusuk pedang cahaya tepat di perutnya jadi mereka sekarang seperti sunder bolong.
terlihat pemimpin mereka panik mencoba menyerang ku dari depan.
aku menangkis serangan itu dengan pedang di tanganku dan membuat perisai mengelilingi kami seperti bola.
dari belakang kami ada seorang yang memakai belati peledak dan meledakkan ruangan ini sampai berkeping-keping.
aku membuat rantai cahaya agar menahan mereka untuk di interogasi nanti.
tak lama kemudian Tigris dan para kesatria mendatangi kami.
"semua lindungi putri Olivia" teriak Tigris kepada kesatria hewan.
terlihat para ninja itu mencoba kabur tapi aku sigap membuat kubah untuk menghalangi yang mau kabur.
mereka menabrak kubah yang ku buat lalu aku mengikat mereka menggunakan rantai.
"Olivia apa kamu baik-baik saja" tanyaku kepada Olivia yang terduduk di belakang ku.
"i-i-iya aku gak apa-apa" jawabnya gemetaran.
"tenang saja ada aku disini aku akan melindungi kamu"
"iya kamu jangan jauh-jauh" kata Olivia yang tampak masih ketakutan.
"putri apa kamu gak apa-apa" tanya Tigris sembari mendekati Olivia.
"y-ya Tigris aku gak apa-apa" jawab Olivia menahan ketakutannya.
"tenang saja Olivia cuman sedikit ketakutan setelah beberapa saat dia akan baik-baik saja" kata Chloe pada tigris.
Tigris mengangguk kecil dan menatap orang orang yang tergeletak di tanah.
ada yang bolong kayak sunder bolong tapi sayangnya dia laki-laki.
dan ada empat dari mereka terikat rantai yang bersinar terang.
ya light art ku akan bersinar terang jika digunakan pada malam hari.
mereka di bawa Tigris untuk di interogasi sementara aku dan Olivia tidur di ruangan lain.
"dia sepertinya sangat terpukul dengan percobaan pembunuhan ini" kataku sambil mengelus rambut Olivia.
aku merasakan ada Tigris sedang mengintip dari balik pintu.
setelah Olivia tidur dan mulai tenang aku menghampiri Tigris yang menunggu di depan pintu.
"bukankah tidak sopan mengintip kamar seorang gadis" tanyaku dengan nada mengejek pada tigris.
"sudahlah aku disini untuk memberitahu apa yang aku dapat dari orang-orang yang kamu tangkap" kata Tigris gak memperdulikan ucapan ku.
"jadi apa yang kamu dapatkan"
"dia dikirim oleh kerajaan Axilis untuk membunuh putri rubah emas" dia mulai menjelaskan tentang siapa yang mengirim para ninja itu.
"putri rubah emas?" tanyaku penasaran.
"ya itu julukan putri Olivia karena dia miliki ekor, rambut dan mata emas" Tigris menjelaskan sambil melihat kedalam dan terlihat Olivia tidur.
jadi kerajaan suci Axilis yang mengirimnya kerajaan itukan yang memberikan dukungan terbesar kepada pahlawan.
dan juga kerajaan itu punya pengikut hampir di seluruh benua Laurasia jadi hampir seluruh manusia yang mendukung kerajaan itu.
'akan gawat jika berurusan dengan negara itu' gumam ku di dalam hati.
"kenapa sih kerajaan Axilis membenci para beasman" tanya ku kebingungan.
"iya sih para beasman gak mau ikut perang melawan raja iblis kan gara-gara mereka memperbudak para beasman" lanjut ku.
"ya dan aku pernah mendengar juga kalau mereka di ajarkan untuk membenci beastman oleh Dewi mereka" jawab Tigris.
"Dewi mereka bernama Sivery yang memberi mereka perlindungan suci" jawab Tigris.
sontak aku kaget mendengar nama Sivery di sebutkan oleh Tigris.
'kenapa wanita jal*ng itu menjadi Dewi umat manusia' gumam ku di dalam hati.
"sepertinya akan terlalu berbahaya kalau disini terlalu lama jadi besok kita berangkat" kata Tigris.
"ya baiklah besok berangkat" aku mulai berjalan kembali ke kamar dan terhenti saat mengingat sesuatu "Tigris berapa lama perjalanan ke kerajaan beastman" tanyaku.
"kalau lancar bisa dua sampai tiga bulan" jawabnya.
"jadi kalian dari kerajaan beastman ke sini selama itu?"
"gak juga dari kerajaan beastman kesini cuman perlu waktu 2 Minggu"
"lah kenapa kamu bisa datang kesini cepat dan pulang lama"
"ya karena lingkaran teleportasi di kerajaan beastman lebih maju jadi bisa menekan dampak teleportasi walaupun butuh energi yang amat banyak dan itu cuman satu arah"
"jadi gitu" jawab ku datar setelah itu aku langsung pergi ke kamar untuk tidur.
aku tertidur di samping Olivia sambil mengaktifkan deteksi untuk bersiap kalau ada pembunuh datang lagi.
aku tertidur pulas sampai-sampai mendengkur keras dan melupakan tentang kejadian tadi malam.
aku bermimpi sedang duduk di singgasana raja dan didampingi oleh selir selir yang cantik.
dan saat aku pergi ke kamar untuk enak-enak dan membuka bajuku aku melihat kalau tititku sudah menjadi barang wanita.
sentak aku kaget sampai teriak keras dan membangunkan Olivia yang tidur.
"Chloe kenapa kamu teriak" tanya Olivia di sampingku yang masih setengah sadar.
"gak aku cuman mimpi buruk aja" jawabku pada Olivia 'mimpi terburuk yang menjadi kenyataan' gumam ku di dalam hati.
kenapa sih aku harus mimpi saat aku memiliki wajah tampan tapi gak punya *****. itu adalah mimpi terburuk yang pernah aku alami.
"putri kita harus bersiap-siap sebentar lagi kita akan berangkat" kata seorang pelayan.
"ok baiklah" jawab Olivia lembut.
setelah pelayanan itu keluar kami bersiap-siap Olivia mengajakku pergi mandi tapi aku menolaknya karena aku masih terbayang bayang mimpi ku tadi.
setelah Olivia selesai bersiap kami pergi ke kediaman raja kerajaan Gemini.
kami pamit kepada raja dan menggunakan lingkaran teleportasi menuju kota yang berada dekat hutan yang ada di pinggiran kerajaan Gemini dan berbatasan dengan laut.
walaupun berbatasan dengan laut kami gak melihat laut karena kami berada sekitar 100 meter dari pantai.
kami pergi keluar dari kota itu dan melanjutkan perjalanan menggunakan kereta kuda.
Olivia dia berada di dalam kereta kuda dan aku berada di luar untuk berjaga-jaga kalau ada moster yang menyerang.
tapi Olivia bersikeras untuk aku berada di dalam kereta bersamanya dari pada di luar.
aku cuman bisa mengiyakan perkataan Olivia karena Tigris dia gak mau tau saat aku menatapnya.
kami lanjut mengobrol di dalam kereta sampai saat aku merasakan hal aneh terjadi pada tubuhku.
Olivia yang menatap wajahku aneh dia bertanya "Chloe apa kamu sedang datang bulan/menstruasi?" tanya Olivia.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Yo kawan sekarang aku mulai baikan semoga kedepannya bisa upload rutin lagi.