
...Pertarungan di kota air...
Setelah Chloe mengatakan "dasar iblis kejam" dia berbicara sebentar dengan orang itu, setelahnya mereka langsung beradu pedang dengan sangat sengit.
Aku yang ingin mempelajari gaya pertarungan petualang rank S tidak bisa mengikuti mereka yang amat cepat itu "woy daripada bengong bantu aku membunuh para iblis kroco ini" bentak Arnold kepadaku yang bengong.
Akhirnya aku menjauhi pertarungan mereka dan membantu yang lainya membersihkan para iblis dan monster yang menyerang kota ini. Aku dan keenam pahlawan lainya kesulitan untuk menghadapi satu iblis tapi Arnold dengan santainya dia menebas para iblis itu seperti tak ada masalah.
"dike ayo kita berusaha" kata Aegle yang di angguki semua orang, diantara kami semua homadoas lah yang paling kuat dia mempunyai tubuh yang kekar dan kuat, 'sungguh tubuh yang aku impikan' batinku kagum dengan.
"kenapa kamu? apa kamu terpesona dengan otot muda ku ini!" kata Homados sambil pamer otot, aku cuman tersenyum dan melanjutkan pemusnahan.
psikhe dia menggunakan sihir hitam yang kuat dan dia sangat cocok jika di kombinasikan dengan veritas. Perlahan tapi pasti kami pastikan akan menyelamatkan dunia ini bersama dari ancaman raja iblis.
...----------------...
'Dia lagi memikirkan tentang kepahlawanan lagi?' batinku saat melihat nya berdiri dengan kebanggaan yang luar biasa 'dan kenapa belati ku ini malah diam saat melihat Chloe seolah-olah tidak ada apa-apa' Sungguh aneh padahal katanya ini senjata yang diciptakan oleh Dewi agung Sivery. Gak juga kan di dunia ini cuman ada satu Dewi.
Kalau ini dunia fantasi yang aku idamkan aku berharap akan ada sebuah plot twist yang amat mengerikan, jangan deh nanti aku malah kena death flag.
Aku melihat segerombolan serigala menerjang kearah ku "star at night" muncul belati yang bersinar layaknya bintang menerpa gerombolan serigala itu.
Para serigala itu langsung mati dan kalau ada yang selamat aku akan langsung menebaskan belati ku kearahnya agar dia mati.
level up
level up
level up
Bagus sekali level ku naik dengan cepat kalau begini terus aku pasti bisa menjadi seorang MC yang mempunyai banyak harem.
...----------------...
Aku dengan gada yang besar dengan duri sepanjang 5 cm yang sangat tajam mengitari bola besar gada ku ini. Aku senang bukan hanya karna gada ini tapi juga karena tubuhku yang kembali berusia 25 tahun.
Aku yang sudah tua rentan sangat bersyukur bisa menjadi muda kembali walaupun harus di dunia lain ini "tapi gak masalah aku tetaplah aku" kataku sambil mengayunkan senjata ku dengan gembira.
"ground shaking step" tanah bergetar "thorn" tanah tajam muncul dari perut bumi yang menusuk semua monster lemah dengan sekali serang.
Adapun yang masih selamat aku langsung menerjang kearah kawanku dan menggebuk mereka satu persatu, Aku yang keasikan bertarung dari depan hingga tidak sadar kalau dari arah belakang ada ular raksasa yang ingin melahap ku.
Pisau angin yang tajam membelah ular itu menjadi potongan-potongan kecil "homados hati-hati dengan titik buta mu jangan sampai kecolongan seperti tadi" kata Aiolos mengingatkan.
Aiolos dia terbang di langit dengan bebas dan dia adalah penyihir angin yang sangat terampil dari pertama kali kami bertarung bersama.
Dan aku pasti akan mencetak kembali semua prestasi yang aku miliki di dunia dulu, seorang jenderal sekaligus pahlawan perang bagi negara.
Yah walaupun aku kini berada di sebuah kerajaan asing.
...----------------...
Terbang di angkasa adalah hal terbaik yang aku rasakan apalagi bukan dengan pesawat tapi dengan kemampuan ku sendiri, itu semua berkat skill
Nama : Aiolos
ras : Human
kelamin : laki-laki
umur : 19 tahun
level : 130
hp : 903
mp : 1.181
sp : 1.001
sepesial skill: absolute wind manipulation
skill pasif : -
skill magic : wind manipulation
elemen: wind
titel: manusia yang terpilih , manusia yang terpanggil , wind egg hero
poin : 4.309
"gila kali aku dari level 38 menjadi 130 dalam sehari, benar-benar melawan iblis ini dapat banyak XP" kataku terkejut dengan peningkatan ku yang begitu banyak.
Aku melihat dari atas langit dan membantu teman-teman ku yang membutuhkan bantuan ku, dengan sepesial skill milikku aku dapat membentuk angin bertekanan untuk memotong semua hal.
Itu benar-benar curang tau, yah aku juga senang dapat terbang seperti burung di langit, terbang di dalam awan yang tebal itu mampu mewujudkan impian kecilku.
Aku tidak terlalu peduli dengan hal lain yang aku pedulikan hanya mimpi dan keinginan ku, jika ada yang berani menghentikan aku tidak akan segan untuk membunuh mereka. Impianku jauh dan jauh lebih penting daripada kehidupan mereka.
Tapi yah aku jauh lebih suka hidup bebas seperti elang yang mampu menguasai udara, aku benci hidup di kekang seperti burung di sangkar.
Untuk sekarang aku akan ikuti aja dulu permainan mereka nanti kalau aku sudah mulai muak dengan mereka baru aku tinggal untuk berpetualang sendiri.
Dueeeer
Sebuah dentuman keras terdengar, aku yang tengah asik berterbangan di langit langsung hilang keseimbangan dan nyaris jatuh dari langit.
"apa itu" kataku pelan saat melihat sebuah kabut hitam keluar dari udara tipis, kabut itu mulai menyebar dan pelan-pelan menghilang berbaur dengan udara.
Terlihat siluet tubuh seorang wanita, siluet itu perlahan-lahan tampak seorang wanita dengan tubuh cantik nan mulus seperti permata yang di rawat dengan baik.
Wanita berambut perak itu ternyata Chloe yang habis bertarung dengan mahluk yang tampak menyeramkan tadi. Yah aku langsung memalingkan wajah ku dan pergi terbang tinggi.
Aku tidak mau merasakan aura membunuh dari Arnold lagi karena cemburu, saat yang lainnya fokus pada Chloe aku pergi untuk membasmi para monster kecil yang tersisa.
Di sana juga ada Aegle yang masih sibuk menyembuhkan mereka yang terluka lagi setelah di sembuhkan oleh Chloe "Aiolos apa kamu sedang luang? kalau iya tolong bantu mereka" kata nya meminta tolong kepada ku.
Karena aku memang tidak ada kerjaan jadinya aku membantu mereka yang membutuhkan, Wind cut para monster kecil langsung terbelah menjadi dua setelah kena tebasan angin ku.
Saat aku asik memusnahkan monster yang tersisa tanpa aku sadari kalau ada bahaya besar yang mendekat, sebuah gumpalan daging membunuh semua petualang tanpa ada suara.
Gumpalan daging itu perlahan-lahan pergi arah Aegle yang sedang kelelahan jadinya dia lengah tanpa penjagaan sedikitpun, gumpalan daging itu langsung membesar dan melahap Aegle yang lengah.
waaaa
Suara teriakan terdengar, aku menoleh karena suara itu "dari suara nya sepertinya itu Aegle, apa yang terjadi padanya" kataku panik dengan cepat pergi ke tempat Aegle.
Saat aku sampai di sana terdapat Aegle tapi dengan pakaian serba hitam dengan katana hitam yang mengerikan di tangannya.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Terimakasih telah membaca novel yang gak jelas ini.
yah upload aja lama, maaf ya.
like dan vote, itu juga kalau ada yang mau.