Holy Vampire.

Holy Vampire.
chapter 13



...membunuh iblis...


aku menggunakan "Destructive light" bola cahaya yang berdiameter 100 cm itu memusnahkan apa saja yang dia lewati.


iblis itu mencoba menahan Destructive light tetapi serangan ku itu sangat cepat jadi dia tidak sempat menghindar.


dia menahan itu dengan membuat dirinya diselimuti oleh kabut hitam. kedua serangan berbenturan yang menciptakan gelombang mana yang besar.


kami bahkan hampir terhempas karena gelombang itu untung saja kami menancapkan pedang ke lantai dungeon yang keras.


mp yang aku punya terkuras banyak karena serangan itu serangan itu memakan 1.000 mp per detik.


karena mp ku tinggal 800.000 jadinya kami harus membunuhnya sebelum itu habis.


"Arnold lakukan sesuatu jika tidak kita akan mati di sini" kataku sambil menatap Arnold yang sedang menahan gelombang mana.


"haaa seharusnya iblis itu sudah mati kalau terkena serangan itu" jawab Arnold.


'alvis kok iblis itu bisa menahan serangan sebesar itu'


[iblis itu tidak bisa tahan lama paling lama satu menit dan kalau ingin lebih cepat gunakanlah 100.000 mp]


aku yang tidak kepikiran akan hal itu langsung meningkatkan penggunaan mana di Destructive light dengan drastis.


terlihat Destructive light itu langsung memusnahkan segalanya dan iblis itu langsung musnah Destructive light terus menerus maju dan memperluas lubang di dinding dungeon.


aku dan Arnold merasa lega karena sudah membunuh iblis itu "huh huh hu akhirnya" kataku sambil nafas berat dan terlentang di lantai.


Arnold yang juga merasa lega karena iblis yang kuat itu mati juga ikutan terlentang di lantai bersama Chloe "kamu hebat" katanya sambil menutup mata.


di sisi lain lebih tepatnya di gerbang masuk kota Moribus terdapat seorang pria bertubuh kekar.


dia yang melihat kejadian ledakan itu langsung pergi ke guild petualang untuk mencari informasi.


dan saat dia memasuki guild terdengar suara "sang singa angkuh" dari semua petualang yang ada di dalam.


kembali ke MC


"Arnold aku gak bisa gerakan kaki ku mati rasa" kata Arnold dengan nada menyedihkan.


"sungguh menyedihkan sekali sang petualang terkuat bisa terjatuh" kataku sambil mengejeknya.


"huh kamu tahu kan siapa yang terkuat" katanya menjawab.


"cih dia mahluk yang terlalu angkuh dengan kekuatannya"


"hahaha dia memang sang singa angkuh"


saat kami sedang berbicara santai sambil mengistirahatkan tubuh tiba-tiba muncul monster "huh kenapa hing Minotaur berjumlah banyak" kataku mengeluh.


Arnold juga menanggapi hal ini "biasanya hing Minotaur itu cuman ada satu di lantai rank C" katanya sambil ke posisi siap bertarung.


kami berdua bertarung dengan Minotaur itu yang mempunyai rank B- mereka terlalu lemah untuk dua monster rank S+ seperti kami.


ini tidak bisa di sebut dengan pertarungan tetapi pembantaian "hahaha" tawa Arnold sambil mengayunkan pedangnya.


aku yang melihat itu cuman tersenyum ngeri "apa menariknya bagimu membunuh mahluk lemah"


saat kami sedang membersihkan monster tiba-tiba ada energi sihir iblis yang sangat kuat muncul.


tanpa aku sadari tubuhku terkena tebasan pedang dan terlempar ke belakang. "ugh" aku berbenturan dengan dinding dan mutah darah.


yang lebih aneh lagi adalah luka yang diberikan oleh tebasan pedang tadi tidak segera menutup.


dan saat aku sedang kesakitan tiba-tiba ada suara "hahaha luka itu tidak akan bisa menutup pedang ini adalah artefak yang dikhususkan untuk membunuh vampire bangsawan" terdengar suara yang mirip suara iblis tadi.


Arnold langsung menghampiri ku yang terluka parah. "sial iblis tadi belum mati" katanya dengan kesal.


karena regenerasi ku tidak bisa menutup luka ini jadi aku mencoba untuk menggunakan sihir penyembuh "perfect healing" untung saja sihir penyembuh bisa menyembuhkannya.


sebuah langkah kaki terdengar sedang menuju ke sini "oh hebat juga kamu" kata suara iblis itu tetapi sekarang dia menggunakan tubuh Minotaur.


aku yang kesal langsung menyerang dia dengan menggunakan kedua pedangku aku beradu pedang dengan cukup sengit kami berdua terkena tebasan.


aku langsung menggunakan seluruh sihir holy yang aku bisa kami bertarung cukup sengit sampai beberapa saat, pertarungan kami berhenti saat Arnold mengatakan "Chloe sudah siap"


Arnold memegangi pedang nya di atas kepala dengan kedua tangannya, di pedang itu terkandung sihir cahaya yang amat melimpah.


aku langsung menghindar kesamping untuk memberikan ruang menyerang kepada Arnold. "sanctus VULNUS" sebuah siluet pedang mengarah ke iblis yang menggunakan tubuh Minotaur.


walaupun si iblis tadi menggunakan pelindung yang amat kuat itu tidak akan bisa menghentikan serangan Arnold. tebasan Arnold akhirnya membuat si iblis itu lenyap.


level up


level up


level up


kami tergeletak lemas karena terlalu menggunakan banyak mana, walaupun begitu aku tetap berusaha berdiri dan menghampiri pedang yang tadi digunakan si iblis.


aku langsung menghancurkan pedang itu dengan kekuatan ku. entah kenapa aku kesal dengan pedang ini yang bisa membuat regenerasi ku tidak bekerja.


'kenapa aku sangat kesal karena ini'


[insting vampire yang sangat bangga akan regenerasi tubuhnya]


'oh jadi gitu'


aku menoleh kearah Arnold "woy ayo kembali ke guild" teriakku kepada Arnold yang sedang terkapar "gimana kamu gak lihat kalau efek samping dari skill ultimate ku itu membuatku tidak bisa bergerak"


aku mendekati Arnold dan menggunakan sihir teleportasi untuk berpindah langsung ke guild. setelah menggunakan sihir teleportasi aku langsung terkapar lemah di lantai guild.


ha haa haa aku dan Arnold bernafas berat.


semua orang kaget melihatku dan Arnold yang tiba-tiba muncul dengan pakaian yang compang-camping. seorang pria kekar menghampiri kami "kalian berdua kenapa seperti habis dikejar iblis saja" katanya dengan angkuhnya.


aku menengok ke atas dan melihat "dasar emang kami habis melawan iblis kelas SS" kataku yang berusaha untuk duduk. aku dibantu duduk oleh Rania.


Arnold juga bereaksi saat mendengar suara itu "si singa angkuh kamu kembali ya" kata Arnold yang belum bisa menggerakkan tubuhnya.


sementara kami bertiga sedang berbincang semua anggota guild keheranan dengan lawan yang membuat dua anggota guild yang sangat kuat terluka parah.


mereka berpikir kalau mahluk yang membuat itu memiliki tingkat bencana yang lebih tinggi dari naga dewasa.


pria kekar itu menyudahi omong kosong nya dan mulai bicara serius "guild master dan Chloe siapa yang membuat kalian seperti ini" katanya serius.


aku langsung mengatakan "Panthera yang membuat kami sampai seperti ini adalah bawahan raja iblis keangkuhan" kataku sambil menatap Panthera serius.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


maaf ya akhir akhir ini aku sibuk dengan sekolah ku jadinya tidak punya kesempatan nulis dan kalau ada itu mungkin hari Minggu dan Jum'at. chapter ini aja aku menulis nya sedikit sedikit.