
...Pembalasan...
Aku ingin pergi ke kota black wall tetapi sebelum itu aku ingin bertarung dulu dengan naga yang pernah membuat ku ketakutan.
"Alvis, Diaman kebenaran yang pernah membuat ku ketakutan itu" aku yang sangat ingin membalas penghinaan yang pernah aku terima dahulu.
[Dia berada di tempat yang anda lihat dulu]
Aku pun terbang dengan cepat ke arah sana, akhirnya aku akan membalas penghinaan ini.
[Tuan hati-hati, level anda masihlah lebih rendah dari dia]
Yah aku memang selalu melawan mahluk yang lebih kuat dari ku, aku menambah kecepatan terbang ku dan setelah 1 jam aku akhirnya sampai di sana.
Aku melihat seekor naga yang tertidur lelap, dari nafasnya terus menerus menyerap sihir disekitarnya, dia bertambah kuat terus menerus.
Karena hal ini lah yang membuat naga tua lebih unggul dari naga muda, naga relatif hidup abadi saat mereka berevolusi maka masa hidup mereka akan bertambah.
Dan para naga terus menerus berevolusi walaupun cuman tidur sepanjang hidupnya dan karena hal itulah yang membuat para naga menjadi mahluk yang paling spesial diantara lainnya.
[Tuan dianjurkan untuk membeli skill pengendalian gravitasi serta tekniknya]
"ya belilah sesuka hati mu"
[- 15.000.000 mendapatkan elemen gravitasi dan semua setia skill nya]
[Pengendalian gravitasi, Manipulasi Gravitasi, Zero gravitasi, strengthen gravitasi]
Aku pun terbang mendekati naga itu dan langsung "Gravitasi 10x" Naga itu langsung terbangun karena kaget dan tubuhnya tertahan oleh tekanan yang berat.
Dia terus melawan dan akhirnya dia terbebas dan terbang "Wah seperti yang diharapkan dari naga kuno" Dia mengibaskan sayapnya dengan kencang.
Hanya dari kibasan sayap area sebesar 10x10 km rata dengan tanah, aku juga tak luput terkena dari kibasan sayap itu dan aku terpental sangat jauh kebelakang.
Aku terpental dengan kecepatan tinggi dan menabrak pepohonan, tubuhku menabrak pohon dan sampai menembus beberapa pohon.
Padahal semua pohon yang ada disini itu sekuat besi tapi untung saja aku cuman terluka sedang saja tidak sampai hancur berkeping-keping.
"Vampire mode" setelah semua luka ku sembuh aku langsung terbang kembali ketempat naga itu "Dark bullet rain" aku menghujani tubuh naga itu dengan peluru hitam yang luar biasa.
Sayapnya robek tetapi tubuhnya hampir tidak tergores, saat dia terjatuh dengan keras ketanah tiba-tiba angin menjadi sangat kencang.
Sebuah tornado besar tercipta dan suasana menjadi mencekam, aku berusaha kabur tetapi tubuhku terseret kedalam tornado itu.
"Armor of darkness" aku mencoba sekuat tenaga untuk melindungi seluruh tubuhku tapi tetap saja tubuhku tercabik-cabik dan terluka parah.
Aku terus menerus berpikir dan akhirnya memutuskan untuk memakai salah satu skill ku yang paling menakutkan "Valhala gate" sebuah gerbang ke dunia bawah tercipta.
Gerbang itu menyedot apapun yang bisa di sedot dan tornado itu pun tak luput dari sedotan itu "gravitasi 1000x" untuk mengakali biar aku tidak ikut kesedot kedalam aku menggunakan gravitasi.
Setelah menyedot tornado itu gerbang ke dunia bawah tertutup dan aku memfokuskan untuk menyembuhkan luka ku, saat aku dalam kondisi lemah naga yang sebelumnya terkubur karna jatuh pun terbang kembali dengan perkasa.
Aku memfokuskan setitik mana dan menggunakan "teleport" aku langsung tiba dibelakang si naga "Spear of darkness, rain of darkness" aku mencoba semua skill ku.
Namun tiba-tiba di punggungnya tercipta sebuah pelindung yang amat kuat 'cih sialan, seberapa kuat sih naga ini dan kenapa semua naga yang pernah aku hadapi tidak sebanding dengan nya'
Benar naga kuno itu sesuatu yang sangat lah berbeda dari para naga, jarak antara naga dewasa dan kuno itu bak langit dan bumi, sangat jauh.
Dia pun membalikkan badannya dan melihat ku dengan tatapan ingin membunuh "Gian spear of darkness, repeated" aku benar-benar membakar mata dengan sangat cepat.
Menanggapi serangan ku dia juga membalas dengan sebuah tombak angin yang sangat besar bahkan lebih besar dan lebih banyak dari milikku.
"seraphim mode" aku berganti ke wujud malaikat pembunuh dan "Shining armor" aku juga terus menerus memasang pelindung di tubuhku.
"Untuk pertama kalinya aku benar-benar bertarung dengan sihir" aku tidak punya waktu untuk diriku sendiri dan aku harus menyiapkan serangan selanjutnya.
"Gian sword rain" tanpa menunggu dia bersiap aku menggunakan sihir cahaya yang besar sekali, tetapi dia mengibaskan sayapnya dengan sangat keras.
Karena kibasan sayap menciptakan sebuah pelindung angin yang mampu menahan serangan ku, tetapi aku mengambil senjataku dan menerobos masuk.
Aku mencoba menyerang dengan serangan jarak dekat karena semua serangan jarak jauh ku di tahan bahkan di balik kan kepadaku.
Aku mengambil pedang ganda kesayangan ku dan menyerang dia dengan serangan yang bertubi-tubi, aku juga menanamkan sihir kedalamnya untuk membunuhnya dengan cepat.
Dia kesakitan dan dia membentuk sebuah awan besar yang mengandung listrik "huh awan apa itu" kataku yang melihat sebuah awan yang tiba-tiba terbentuk dan petir menyambar dari sana.
Petir yang sangat besar menyambar ke tubuh naga itu dan aku yang ada diatasnya langsung terkena Sambaran langsung, tubuhku rasanya terbakar semua.
Aku terjatuh ketanah dan naga itu masih bisa terbang dengan gagahnya, petir masih terus menerus menyambar.
"Sial, dia jauh lebih berbahaya dari yang aku bayangkan" aku terus merasa kalau dia itu menatapku dengan tatapan merendahkan.
Aku benar-benar bertekad untuk membunuhnya atau mati "abyss" tubuhku langsung diselimuti dengan kabut gelap dari kabut itu terdengar teriakan keputusasaan.
Sebuah skill yang sebenarnya tidak pernah ingin aku gunakan, aku mengangkat pedang ku dan semuanya berubah, ditubuh ku terdapat sebuah armor yang menakutkan.
Sebuah armor gelap kemerahan, rambut ku menghitam kemerahan dan kedua pedang ku mengandung aura kematian yang sangat luar biasa.
Sayap ku yang tadinya putih bersih dan indah kini berubah menjadi sayap hitam kemerahan dengan aura kematian yang sangat pekat.
Suasana di sana benar-benar mengerikan, pertarungan kami berdua menyebabkan hutan hancur, benar-benar hancur.
...----------------...
Seorang ksatria yang Melawati hutan itu merasakan aura yang mencekam dari arah tengah hutan dan dia mempercepat laju kudanya untuk pergi ke kota black wall.
Saat kecepatan tinggi kudanya tiba-tiba pingsan karena ketakutan dan dia juga merasakan aura yang mengerikan, itu seperti aura bangsawan iblis.
Dia yang panik mengambil gulungan teleportasi dan dia merobeknya, tiba-tiba sebuah sinar tercipta di sekelilingnya dan dia langsung menghilang dari tempat itu.