
...buku...
"aku naik rank S?" tanyaku keheranan.
"ya tapi untuk naik ke rank S kamu harus melewati ujian dulu" jawab val.
"apa di atas rank S masih ada rank SS?" tanyaku pada val.
"ya tapi cuman pahlawan yang sampai disitu" val.
"jadi ujiannya kapan?" aku.
"satu Minggu dari sekarang untuk sekarang kamu pulihkan aja dulu kondisi tubuh kamu"
"ya baiklah kalau gitu aku jalan jalan aja di kota"
"oh iya Chloe kemarin Irina jenguk kamu saat kamu tidur lebih baik kamu samperin dia dulu" kata Fara.
"ya baiklah niatku emang gitu"
aku pun pergi keluar dari ruangan ini di temenin sama Fara.
ternyata bangunan aku berada sekarang ini adalah guild.
dan saat aku turun dari lantai 2 aku melihat para petualang sedang beraktivitas seperti biasanya.
"itukan pahlawan kota ini" teriak salah satu petualang.
"ya terimakasih telah membunuh king orc kemarin" teriak para petualang yang ada.
aku langsung di serbu para petualang mereka sangat berisik.
ada yang meminta untuk gabung party ada yang melamar menjadi kekasih.
walupun aku sekarang perempuan aku tetap mempertahankan kesadaran ku sebagai lelaki.
jadi aku merasa jijik jika ada lelaki yang melamar ku.
"maaf Chloe baru sembuh jadi bisa tidak jangan ganggu dia sementara"
mereka akhirnya bubar dan aku keluar dari guild oh iya sebelum aku keluar aku sudah ganti baju.
baju yang sekarang aku pakai adalah baju berwarna biru dan bermotif bunga-bunga yang aku beli bersama Irina.
saat aku keluar guild aku melihat penjual sate jadi aku mampir beli.
"permisi berapa harga satuannya"
"oh harganya 2 bronze"
"ya aku beli 20 tusuk"
"ok"
setelah itu aku pergi ke penginapan untuk menemui Irina.
"Irina apa kamu ada" ucapku sambil masuk ke penginapan.
"Chloe apa kamu sudah sembuh"
"ya aku kan kuat jadi gak akan terluka begitu aja"
"syukurlah kalau begitu tapi maaf aku gak bisa menemani kamu hari ini aku ada banyak kerjaan"
"ya baiklah ini aku tadi beli banyak" ucapku sambil memberikan sate yang aku beli tadi.
"terimakasih"
"sama sama kalau begitu aku pergi dulu" aku sambil keluar dai penginapan.
aku pergi kejalan jalan utama tapi tidak ada yang menarik perhatianku.
"yah membosankan"
"Alvis apa kamu ada saran"
[kalau tuan Bosan tuan bisa berburu atau pergi ke perpustakaan]
"ya kalau gitu aku pergi ke perpustakaan aja"
aku pergi mencari perpustakaan kota berkeliling tapi gak ketemu jadi aku pergi ke guild untuk tanya.
"Fara apa ada perpustakaan di kota ini?"
"perpustakaan? yah untuk kota kecil ya gak ada tapi di mansion tuan kota ada banyak buku kalau kamu mau aku akan mintakan izin"
"ya tolong ya aku bosan hari ini"
'walupun Alvis tau banyak hal tapi kurang rasanya kalau aku tidak membaca buku bagai manapun aku adalah seorang kutu buku'
"ini surat. pergi aja ke rumah bagus di tengah kota"
"ya makasih Fara"
"sama sama"
aku pun pergi ke rumah bagus di tengah kota dan aku melihat rumah itu di jaga oleh prajurit.
saat aku mau masuk.
"apa yang kamu lakukan disini" teriak seorang prajurit.
"ya maaf aku mau mengunjungi tuan kota"
"mana suratnya"
'oh jadi surat itu gunanya untuk ini. batinku" ini suratnya"
"baiklah ayo ikuti aku bertemu tuan kota"
dia pun mengajakku kedalam rumah besar saat masuk pun besar walupun gak sebesar rumahku dulu tapi lumayanlah.
"maaf ada tamu yang ingin bertemu dengan anda" ucap prajurit yang mengantarku.
"masuklah" ucap pria dari dalam ruangan.
"oh itu kamu ya pahlawan" ucap seorang dengan baju yang mewah sedang duduk.
"tolong jangan panggil aku pahlawan"
"terimakasih ya telah menyelamatkan kota saya"
"ya sama sama"
"duh saat aku mendengar akan adanya king orc aku pikir sudah tamat kota"
"tapi kenapa gak ada bantuan dari kerajaan?"
"ya karena ibu kota itu jauh dari sini"
"pasti sulit ya menjadi tuan kota di kota pinggiran"
"ya walupun sulit tapi aku tetap senang karena itulah disini gak ada perbudakan"
"perbudakan?"
"oh kamu gak tau ya"
aku mengangguk untuk menjawabnya.
"biasanya di kota kota besar ada banyak budak di per jual beli kan bukan cuman manusia tapi juga beasman
elf dan dwarf di jadikan budak"
"kejamnya"
"begitulah dunia ini"
"kamu pasti tuan kota yang baik" aku bilang begitu bukan Tampa alasan karena sejak datang di kota ini aku jarang melihat penduduk yang kelaparan.
"apa kamu pikir aku baik"
"ya kalau kamu jahat pastinya kamu sudah pergi dari kota ini saat di serangan moster"
"itulah tanggung jawab" katanya sambil tersenyum.
"maaf tapi apa boleh aku membaca buku disini" kataku langsung ke intinya.
"ya baiklah kalau kamu ingin membaca"
"pelayan" lanjutnya.
"ya ada apa tuan" datang seorang wanita dengan pakaian maid.
"antar nona ini ke perpustakaan"
"ya tuan"
"silahkan ikut saya nona"
"ba-baiklah" aku merasa gak nyaman jika dipanggil nona.
aku pun berjalan di belakang si maid menuju ke suatu ruangan.
dan di ruangan itu terdapat lumayan banyak buku karena ada 3rak buku.
bagiku itu sangat sedikit karena dulu di rumahku aku punya banyak buku.
banyak sekali malahan dan buku buku itu dari berbagai negara.
bukan cuman novel dan komik tapi ada banyak buku buku seperti buku yang membahas tentang teori relativitas Einstein.
ya aku sebenarnya maniak buku jadi melihat buku disini aku semangat karena bisa melihat buku dari dunia lain.
"silahkan di pakai ruangan ini nona"
"ya makasih karena mengantarku"
"itu adalah pekerjaan saya permisi"
dia kaku banget' batinku.
aku melihat buku buku dan aku melihat satu buku yang berjudul dunia.
karena aku tertarik jadi aku membacanya.
isi buku itu adalah tentang dunia Ini yang di huni oleh 5 ras dan banyak moster moster.
dunia ini terdiri dari dua benua satu benua Gondwana dan Laurasia.
"nama dan bentuk benua benua ini seperti bumi di masa lalu, apa dunia ini bumi di masa lalu?"
benua Laurasia itu di huni oleh semua ras selain ras iblis.
dan benua Gondwana itu cuman dihuni oleh ras iblis dan benua itu juga di sebut benua hitam.
dan untuk Laurasia yang berbatasan dengan Gondwana itu ada banyak kerajaan manusia.
sedangkan ras lainya itu tinggal jauh dari berbatasan seperti ras elf dia tinggal jauh di dalam hutan yang berada di ujung benua Laurasia.
jadi dunia ini ada banyak ras apa ras elf itu cantik dan bohay.
.
.
.
.
.
.
(terimakasih telah membaca)
like
komen