Holy Vampire.

Holy Vampire.
chapter 11 side story



...side story...


di suatu tempat yang gelap ada 4 sosok yang sedang berbincang.


"jadi 3 dari kita kalah melawan para pahlawan padahal mereka sudah menggabungkan kekuatan tapi tetap kalah sungguh menyedihkan" ucap seorang pria dengan tubuh besar dengan tanduk di dahinya.


"ya kau benar menyedihkan" ucap seorang pria kecil seperti manusia tapi punya kulit berwarna hijau dan tanduk kecil di dahinya.


"kita harus cepat membangkitkan Evil God dan membunuh para manusia rendahan" ucap seorang wanita dengan tubuh aduhai.


"ya kau benar kita harus segera membuat dunia ini menjadi milik ras iblis" ucap pria pertama.


"kalau begitu cepat cari tumbal untuk membangkitkan yang mulia" ucap si wanita.


"aku sudah tau siapa yang cocok untuk tumbal ini" ucap pria ke dua.


"bagus kalau gitu kita tinggal menunggu waktunya tiba" pria pertama.


sedangkan dengan pria ketiga dia cuman tidur tiduran saat yang lainya sedang berdiskusi.


mereka berempat adalah para raja iblis.


pria pertama adalah pried


pria kedua adalah wrath


pria ketiga adalah sloth


dan wanita adalah lust


mereka adalah sisa dari 3 raja iblis yang mati


gluttony


greed


envy


mereka nampaknya sedang berdiskusi tentang kebangkitannya Evil God.


"dia mati?" kata sloth terbangun dari tidurnya.


"siapa yang mati pemalas" ucap lust.


"greed"


"dia kan udah mati saat bertarung melawan pahlawan" kata wart.


"aku dah tau itu tapi king orc yang aku persiapkan untuk menggantikan kursi greed di bunuh" jawab greed dengan kesal karena di anggap tidak tau.


"ah hewan peliharaan mu di bunuh" kata lust.


"itu nyaris gak mungkin karena greed punya kemampuan untuk mencuri kekuatan lawannya saat bertarung" kata pried.


"iya kamu benar kalau itu bukan para raja iblis dan para pahlawan itu gak mungkin" kata wart.


"walaupun itu belum berevolusi menjadi the king of greed cuma kita yang bisa membunuh ya" kata pried lagi.


"yah dari pada pusing memikirkan itu lebih baik aku kembali tidur membosankan"


"dari pada kamu nenek tua penggoda" jawab sloth sambil menghina.


"siapa yang kamu bilang nenek tua" jawab lust marah.


"kamu emang siapa lagi" jawab sloth sambil mengejek lebih parah.


"akan ku bunuh kamu" kata lust sambil mengeluarkan cambuknya.


"lust kemampuanmu gak ngaruh padaku" jawabnya santai saat melihat senjata lust.


"dasar pemalas" ejek lust


"emang aku ini the king of sloth" jawab dengan santai.


"kamu" dia tambah kesal.


"diam lah kalian kita disini untuk membahas kebangkitan yang mulia bukan untuk bertengkar" kata pried.


"iya dasar kalian berdua bertengkar Mulu" kata wart.


...----------------...


POV Irina


saat aku mendengar Chloe terluka dan di bawa ke guild aku langsung bergegas untuk menemuinya.


"Fara gimana kondisinya" tanyaku panik.


"oh Irina tenang aja dia akan sadar besok" jawabnya sambil tersenyum.


syukurlah dia selamat' gumamku.


"terimakasih apa aku boleh menjenguk nya"


"ya karena kelihatannya kalian sangat dekat jadi silahkan"


Chloe syukurlah kamu gak mati' gumamku.


aku langsung pergi menemui Chloe aku ingin tetap di sampingnya sampai sadar tapi aku harus kerja.


aku ingin menghabiskan waktu sebentar sambil melihatnya tertidur.


dia tetap cantik walaupun tertidur aku coba cium aja"


"apa yang aku pikirkan" lebih baik aku segera kembali takutnya nanti aku berbuat aneh aneh"


"aku kembali ke penginapan dulu ya aku dia sudah siuman tolong beritahu aku"


"sebentar sekali apa udah selesai jenguk nya"


"ya aku juga ada pekerjaan di penginapan jadi aku kembali dulu"


"ya baiklah nanti aku suruh orang memberitahu kamu"


( cerita yang kemarin itu sudah terjadi ribuan tahun dari sekaran aku lupa mengasih ribuan tahun yang lalu )