Holy Vampire.

Holy Vampire.
chapter 1 volume 1 √



...hari terakhir di bumi...


namaku adalah zoey olive, aku adalah anak pertama keluarga olive. keluargaku memiliki aset yang banyak, dan mempunyai pengaruh yang kuat. aku sebagai putra pertama tentunya, aku memiliki semua yang aku inginkan, kecuali.


kehidupan yang sangat ku inginkan adalah pergi ke dunia lain, dan melakukan petualangan yang penuh aksi. yah walaupun aku tahu itu gak mungkin, tapi aku selalu berharap bisa berpetualang di dunia baru.


seorang pria berpakaian serba hitam masuk ke kamar ku "tuan muda silahkan pergi keruang makan, ayah anda sedang menunggu" kata dia sambil menyuruh ku untuk bangun


aku mendengar itu langsung bangkit dari tempat tidurku "iya baiklah" kataku sambil berjalan ke ruang makan.


sesampainya di ruang makan aku langsung duduk dan di sana ada ibu, ayah dan adik laki-laki ku.


sifatnya 11:12 sama aku jadi hampir mirip denganku, dari sifat dan hingga kepintaran.


seorang pria yang berusia 50 tahun memulai pembicaraan "zoey gimana nilai ulangan mu?" tanya pria yang tak lain adalah ayahku.


aku mendengar itu cuman menjawab dengan dingin "seperti biasa nilai ku sempurna" aku lalu melanjutkan makanku.


dia terlihat senang dengan nilai yang aku dapatkan "bagus pertahankan itu dan kamu akan mewarisi perusahaan keluarga" kata ayah.


seorang wanita juga tampak senang dengan apa yang aku dapatkan "dan kamu Arsa jangan kalah sama kakakmu" kata wanita yang tidak lain adalah ibuku, yang sedang menyemangati adikku agar tidak ketinggalan dariku.


seorang anak laki-laki yang umurnya dua tahun lebih muda dari ku "baiklah aku gak akan kalah dengan kakak" kata adikku.


kami sebenarnya dekat, kami juga mirip dari segala aspek, tetapi dia selalu berada di bayang bayang ku, dia gak pernah unggul satu hal pun dari ku. walaupun begitu dia selalu meminta diajari ketika tidak mengetahui sesuatu.


saat ini aku sudah selesai makan dan sedang berada di dalam mobil untuk berangkat ke sekolah.


saat aku keluar dari mobil terdengar suara teriakan "wah itu zoey senpai" kata anak anak perempuan di gerbang masuk.


mereka tampaknya sangat bersemangat di pagi buta ini "dia selalu tampak tampan" kata mereka dengan pelan. mereka selalu terlihat seperti itu saat melihatku dimana pun itu.


mereka selalu kagum dengan rambut dan mataku yang berwarna biru, yang tampak sangat indah dan menawan, apa lagi dengan tubuhku yang berotot tampak sangat sexy.


aku sebenarnya senang dengan itu dan ingin menyapa mereka tapi apa boleh buat nasib berkata lain, jadi aku selalu memasang wajah dingin.


seorang pria berlari kearah zoey "Yo kawan kamu populer seperti biasanya" kata seorang pria sambil menepuk pundak ku.


aku sudah tau siapa itu "pagi pagi sudah berisik" jawabku dengan wajah datar.


dia yang mendengar itu cuman bilang "kalau gak berisik itu bukanlah aku" kata pria itu.


mahluk yang selalu masuk disaat-saat terakhir, masuk pagi buta? itu membuatku terkejut "ada apa tumben sekali kamu masuk pagi, apa akan ada kejadian yang mengguncang dunia makanya kamu masuk pagi Andi" tanyaku dengan ekspresi wajah yang tidak berubah.


dia yang mendengar itu cuman tertawa "aku gak masuk pagi karna itu, aku masuk pagi karena hari ini akan pulang cepat" kata Andi dengan bangga.


aku kaget saat mendengar akan pulang pagi, karena aku gak ingat akan ada kegiatan khusus "kenapa bisa pulang pagi?" tanyaku penasaran kepada Andi karena belakangan ini aku sibuk membaca novel.


dia mengusap hidungnya dengan jari dan dengan bangga berkata "ya kan besok Senin kan ujian, jadi hari ini kita pulang cepat" jawabnya dengan wajah yang gembira.


aku sempat kaget, karena hampir melupakan tentang ujian yang akan hadir "emang kamu udah belajar?" tanyaku dengan wajah datar sambil berjalan ke ruang kelas.


dia dengan santai nya "hehehe itu bisa dilakukan nanti malam sehabis sekolah nanti kita pergi ke warnet aja" jawabnya


'akan gawat kalau nilai yang aku dapatkan turun, walaupun dalam matematika dan sains aku sangat hebat tetapi tidak dengan yang lainnya' batinku "terserah tapi aku mau langsung belajar sehabis pulang nanti" kataku sambil berjalan ke kelas.


dia mendapati kalau aku tidak bisa diajak ke warnet "Yee kamu gak seru ah" katanya kecewa.


Tampa terasa kami sudah berada di depan ruang kelas, aku masuk dan di sana masih sepi cuman ada beberapa orang saja, jadi aku langsung duduk di bangku ku dan membuka buku.


'belajar itu di rumah, sekarang aku baca novel dulu yang pakai bahasa Jepang agar gak ada yang paham' batinku.


pintu terbuka tampak seorang gadis yang cantik berlari kearah zoey "zoey sayang kamu selalu rajin" kata seorang wanita sambil memelukku.


Andi yang habis ditolak mentah-mentah oleh junior nya menjadi cemburu "kalian berdua gak di sekolah gak di mana aja sibuk bucin aja" kata Andi yang iri.


aku mendengar dia berbicara seperti itu langsung mengejeknya "dari pada kamu yang masih jomblo" kataku dengan nada mengejek.


cora yang mendengar aku berkata seperti itu langsung memelukku dengan erat "kyaa kamu kejam sekali sayang dia kan kemarin habis di tolak anak kelas satu" kata Cora sambil pamer kemesraan. "oh ya sayang nanti kita pergi belanja ya" lanjutnya.


aku mendengar itu ' kamu gila ya kerjaannya cuma belanja, belanja memulu ' kataku didalam hati dengan nada sinis "ini kan hampir ujian jadi belanjanya besok besok aja setelah ujian kelar" jawabku dengan senyum dan dengan nada lembut.


'cih ganggu aja kalau kita gak di jodohkan sama orang tua kita aku gak akan mau bersama kamu, dasar perusak mimpi lelaki, padahal aku ingin punya harem tetapi gara-gara kamu aku berbicara sedikit aja dengan wanita lain aja kamu sudah cemberut dan melaporkannya ke ayahku, jadinya aku di hukum' kataku mengutuknya di dalam hati.


Tanpa terasa bel terdengar semua anak duduk di tempatnya masing-masing, guru pun masuk ke dalam kelas. cora dia duduk di sampingku kalau Andi dia duduk di pojokan karma dia gak suka belajar.


Andi dia adalah anak kepala sekolah ini, tapi dia sendiri gak suka sama sekolah.


dan untuk cora dia adalah anak perdana menteri, jadi untuk membuat hubungan yang baik keluarga kami membuat kami bertunangan.


bel pulang berbunyi "ok anak anak karena besok Senin kita sudah mulai ujian, jadi kalian akan di pulangkan lebih awal dan gunakanlah waktunya untuk persiapan ujian, jangan cuman di gunakan untuk bermain" kata guru yang tadi mengajar.


aku langsung keluar dan pergi keluar sekolah, karena aku pulang lebih awal jadi belum ada yang menjemput ku. karena bosan menunggu aku kepikiran untuk jalan jalan dulu, saat aku sedang jalan jalan aku melihat seorang gadis kecil sedang menyebrang jalan.


ada truk yang biasanya membawa si MC ke dunia lain dicerita cerita yang klise, sedang mengarah kencang ke gadis itu. aku yang melihat itu langsung berlari nan mendorong gadis itu biar dia bisa selamat.


tapi naas akulah yang di tabrak truk itu aku terlempar beberapa meter ke depan dan tubuhku di penuhi cairan kental berwarna merah.


pengelihatan ku mulai buran, tanpak seorang wanita sedang menangis "zoey" teriak cora sambil menangis.


seorang pria juga menangis disamping cora "zoey bertahanlah ambulan akan datang" kata Andi.


saat mereka keluar mereka melihat zoey berjalan kearah warnet, jadi mereka memutuskan untuk mengikuti nya. dan saat mengikuti zoey kami melihat zoey ditabrak oleh truk.


"woy jangan tinggalkan aku sendiri, kamu belum memenuhi janjimu untuk menikahi aku" tangis cora semakin keras.


tubuh zoey terus melemas dan akhirnya kesadarannya menghilang.


ditempat kejadian ada suara tangisan yang sangat keras karna cora, dia gak mau berhenti nangis walupun udah di bujuk agar gak nangis lagi oleh ayahnya.


tubuh zoey yang kini sudah di bersihkan, dan di bawa ke rumah duka untuk siap untuk di istirahatkan.


'ahh aku udah mati dimana ini?' tanya ku melihat kegelapan tak berujung.


aku mencoba untuk mengingat apa yang sebelumnya terjadi 'aku mati karna menyelamatkan seorang gadis kecil, jika ini di cerita cerita ekstrim dan klise, aku akan di dilahirkan kembali di dunia lain, dan diberi kekuatan op untuk membunuh raja iblis' kata ku sambil mengingat cerita isekai yang sering aku baca.


mengingat itu, aku yang tadinya sedih menjadi sangat bersemangat 'yah kalau aku di dilahirkan kembali, aku ingin membuat harem yang banyak, karna saat hidup aku cuman punya satu wanita'


'aku ingin, memangsa semua wanita yang aku temui' batin zoey dengan nada semangat, dengan wajah yang rakus akan semua hal yang ada.


tiba tiba ruangan disekitar yang tadinya hitam tak berujung kini sudah berubah menjadi ruangan berwarna putih tak berujung. dan dengan cepat ruangan ini berubah menjadi Padang rumput yang luas, serta angin sepoi-sepoi yang menyegarkan.


'kenapa tempat ini tiba tiba jadi seperti ini?' batinku, yang melihat sekeliling ku tiba-tiba berubah.


"hallo jiwa yang tersesat" mendengar itu aku pun menoleh kebelakang, dan terlihat seorang wanita yang tampak sangat menawan sambil duduk di tempat duduk, dengan meja yang menyertainya dan juga payung yang menghalau cahaya matahari.


(revisi)