He's My Past

He's My Past
#22



Malam 2 tahun lalu.



Klayra mengikuti Brian yang mengajaknya pergi ke acara ulang tahun Daniel. Ulang tahun ke 17 yang diadakan di sebuah club di Jakarta. Daniel lebih tua 1 tahun dari Brian dan Klayra.



Awalnya Klayra tidak mau ikut, tapi Brian memintanya untuk menemaninya datang.



Daniel menyewa VIP room di bar tersebut. Tipikal Daniel adalah anak orang kaya yang suka menghamburkan uang keluarganya. Teman-temannya pun tidak jauh berbeda. Itu sebabnya Klayra tidak suka jika Brian bergaul dengan mereka.



Dari yang Klayra dengar Daniel sudah pernah masuk rehabilitasi karena ganja. Beberapa kali bertemu, Klayra hampir tidak pernah berbicara dengannya. Seringkali Daniel melihatnya dengan tatapan yang membuat Klayra takut.



VIP room itu sudah penuh dengan beberapa teman Daniel.



"Hai Bro..." Daniel menyapa Brian terlebih dahulu. Menyambut tos seraya menggenggamnya. "Hai Klay..."



Klayra hanya balas tersenyum basa basi.



"Minum apa Bro? Tinggal pilih aja" Tanya Daniel sedikit berteriak karena berisik dengan suara musik.



Dimeja sudah tersedia berbagai jenis minuman beralkohol. Wine, bir, tequila dan sebagainya.



Brian mengambil wine di meja. Klayra langsung menarik lengan Brian.



"Ga apa-apa Klay... Dikit aja..." Ucap Daniel yang melihat gelagat Klayra akan melarang Brian untuk minum.



Klayra tetap memberi kode dengan gelengan kepala kepada Brian. Tapi Brian tetap menggambil minumnya.



"Ga apa-apa, sedikit aja kok..." Ucap Brian mencoba menenangkan Klayra.



"La, ambilin soft drink buat Klayra..." Perintah Daniel kepada Lala, cewe yang sedang bergelayutan manja dilengan Daniel.



"Oke..." Lala keluar dari ruangan mengambilkan soft drink botol untuk Klayra.



Jujur Klayra tidak nyaman disini. Daniel dan teman-temannya bebas minum dan merokok. Bahkan ada yang asyik ciuman didepan mereka.



"Bri... Pulang yuk..." Bisik Klayra ditelinga Brian.



Brian menoleh kearah Klayra, "Sebentar aja... Ini kan lagi ngumpul sama temen-temen aku..."



Klayra hanya diam karena Brian sepertinya sudah tidak mempan dibujuk.




"Thanks..." Klayra mengambil minumannya.



Klayra cukup haus karena suasana diruangan terasa panas. Padahal tentu saja ada AC.



Diminumnya soft drink yang diberikan Lala tadi. Lumayan menghilangkan untuk menghilangkan haus.



Brian dan yang lainnya asyik minum sambil ngobrol. Obrolan laki-laki dari mulai balapan sampai perempuan. Brian sudah terlalu banyak minum tapi seolah tidak mau berhenti. Bahkan Klayra yang berkali-kali mengajaknya pulang tidak dihiraukan. Kepala Klayra tiba-tiba memang terasa amat pusing. Matanya berkali-kali serasa ingin dipejamkan. Tapi dia berusaha tahan terus.



"Si Brian udah mabok tuh!" Kata Daniel.



"Cemen ah..." Ucap yang lain.



"Klay... Gw udah sewain hotel buat Brian, lo kesana dianter supir gw aja..."



"Kayaknya balik aja deh..." Jawab Klayra.



"Udah mau pagi... Mending istirahat dulu di hotel." Tawar Daniel lagi. "Lagian ga mungkin kan bawa si Brian ke rumahnya lagi mabok gini, bisa-bisa ngamuk orang tuanya."



Ada benarnya juga omongan Daniel.



"Ya udah..."



Klayra bangun dari duduknya. Dia sudah hendak merangkul Daniel sebelum tiba-tiba saja semuanya terasa gelap.




*****



Akhirnya flashback...


Tarik nafas pelan-pelan... hembuskan...


sabar yaa untuk next partnya 🤭




Please dukung terus author dengan cara klik Like, Love (favorit) dan dukung penulis.



see u next part