He's My Past

He's My Past
#10



Vino meninggalkan Klayra dan Alvia. Dia menunggu di ruang tamu karena dia tidak tega melihat Klayra yang seperti itu.


Cukup lama Alvia didalam. Hingga 1 jam kemudian dia baru keluar.


"Tante aku pamit ya... Klay pasti baik-baik aja kok... Tante ga usah terlalu khawatir..."


"Makasih ya Al..." Mama Klayra memeluk Alvia erat.


Vino kembali mengantarkan Alvia pulang.


"Gimana keadaan Klay?"


"Yaa.. seperti yang lo liat... Tapi gw yakin Klay bakal baik-baik aja. Klay itu cewe yang kuat."


Alvia menatap Vino yang sedang menyetir.


"Vin... Gw ga tau seberapa serius lo sama Klayra..."


"Gw serius sayang sama dia Al..." Vino mencoba meyakinkan, "Jujur baru kali ini gw ngerasa kayak gini. Mungkin lo ga bakal percaya sama kata-kata gw, tapi kali ini gw bener-bener serius..."


Sesekali Vino menoleh kearah Alvia sambil menyetir.


"Ini bukan ranah gw buat jelasin ke lo tentang hal yang bikin Klayra kayak sekarang... Gw cuma berharap apapun yang nanti bakal lo tau... Lo harus tetep percaya sama Klayra... Dan bisa nerima dia..."


Vino memberhentikan mobilnya.


"Gw ga tau seburuk apa... Tapi lo bisa percaya sama gw..." Janji Vino.


*****


"Vino udah boleh ketemu sama Klay, Tan?" Tanya Vino begitu sampai rumah Klayra.


"Klay lagi di kolam renang, kamu coba aja... Tapi Tante mohon jangan buat Klay sedih lagi..."


"Iya Tan... Vino janji..."


Vino berjalan kebelakang ke arah kolam renang. Dia menata kembali wajahnya agar tampak ceria begitu dilihatnya Klay sedang duduk di bangku pinggir kolam renang.


"Hai cantik..." Vino mengeluarkan senyum termanisnya.


Klayra menoleh acuh tak acuh.


"Ahh... Padahal aku kesini karna katanya disini ada bidadari yang punya senyum indah banget... Ehh tapi kok ternyata ga ada ya?"


Klayra diam tidak menyahut.


Hadduhh... Vino... kemana pesona playboy lo yang bisa bikin cewe klepek-klepek? Lo butuh skill itu sekarang....


"Klay..." Panggil Vino dengan sangat lembut, "Maaf..."


Klayra menoleh.


"Maafin aku klo aku bikin kamu sedih... Aku sama sekali ga ada maksud nyakitin kamu..."


"Jadi kamu ga marah lagi kan sama aku?"


"Iya..."


"Aahhh.... Syukur deh..."


"Tapi tolong mulai hari ini jangan ganggu aku lagi..."


Vino kaget dengan kata-kata Klayra barusan.


"Maksud kamu?" Vino tiba-tiba jadi oon.


"Kita ga usah saling sapa lagi... Kayak dulu... Waktu kamu belum kenal aku..."


"Tapi Klay... Kenapa? Kamu masih marah sama aku?"


"Ga... Ini bukan salah kamu..."


Vino frustasi. Ga ngerti kenapa ga boleh kenal lagi?


"Klay..."


"Aku mohon..." Tatap Klayra dengan wajah memelas, "Aku bukan orang baik seperti yang kamu pikir..."


“Klay… apapun masa lalu kamu… Aku ga peduli… Yang aku tahu adalah Klay yang aku kenal sekarang…”


Vino mencoba meyakinkan Klayra.


“Jangan suruh aku buat pura-pura ga kenal kamu…” Vino menarik nafas dalam, “Aku ga akan pernah tinggalin kamu Klay….”


Tuhan… Bisakah aku percaya? Kali ini… Izinkan aku bahagia….


Klayra terisak pelan. Diraihnya Klayra kedalam pelukan Vino. Pelukan hangat yang selalu membuat nyaman.


Bolehkah kali ini aku percaya?


*****


Hallo… maaf ya telat update, dan episode kali ini juga lebih pendek dikarenakan author mendadak sibuk, ehehehe….


Jangan bosen yaa baca ceritanya…


See you next episode…


Jangan lupa klik Love yaaaaaaaaa……. #kisskiss