
Hari-hari setelahnya Vino mengikuti kemanapun Klayra pergi. Sudah kayak kembar siam. Ditempelin kemanapun. Soal mereka pacaran sudah jadi rahasia umum. Tentu banyak cewe-cewe yang patah hati, sebagian besar dari mereka berharap hubungannya dengan Klayra hanya sebentar seperti Vino dengan mantan-mantan lainnya.
***
Hari ini Vino ngajak Klayra ke Pantai lagi setelah sekian lama.
Keduanya sekarang sedang duduk di restaurant di tepi pantai. Menikmati angin sore sambil minum jus kesukaan Klayra.
Sudah 3 bulan Klayra dan Vino berpacaran. Dan selama itu pula Vino mencoba mencari tahu tentang trauma masa lalu Klayra. Vino memang tidak pernah bertanya, tapi dia benar-benar dibuat penasaran.
"Cantik..." Gumam Vino.
"Hah?"
"Kamu cantik..."
"Hmmm gombal... Pasti ada maunya," Tebak Klayra. Klo Vino lagi manis gini udah jelas ada sesuatu.
"Ihh suka suudzon sama pacar sendiri,"
"Terus??"
"Hari ini ga usah pulang ya..."
"Hah??" Kebiasaan jelek Klayra kalau kaget suka banget hah hah terus.
"Nginep sayang... Sekali-sekali ga apa-apa kan?"
Klayra menatap Vino curiga. Pake nginep segala? Berdua? Klayra membayangkannya aja udah takut duluan.
Vino tersenyum geli melihat ekspresi Klayra, "Kamu mikir apa sih sayang? Jangan mikir yang gak-gak yaa..." Goda Vino.
"Ihh siapa juga yang mikir gitu..." Klayra berusaha ngeles.
Vino mencubit gemas hidung Klayra, "Kita pisah kamar kok..."
"Owhh..."
"Kok owh nya kayak kecewa gitu?" Goda Vino lagi.
"Siapa yang kecewa?"
"Kamu..."
"Ga!"
"Yakin?" Vino senang banget goda Klayra terus kayak gini. Apalagi lihat ekspresi cemberut dari Klayra. Tambah bikin gemes aja. Kalau kayak gini caranya sih bisa-bisa Vino makin jatuh cinta sama Klayra.
"Aku udah izin sama Mama kamu kok, jadi kamu ga perlu khawatir..."
Hhh... Vino memang selalu selangkah lebih maju. Memang setiap apapun dia pasti selalu izin Mama. Dan Mama pastinya selalu ngizinin. Apalagi belakangan ini sepertinya Vino membantu Mama untuk urusan Perusahaan. Disatu sisi Klayra merasa lega karena Vino begitu baik terhadap keluarganya, tapi disisi lain Klayra takut ini akan jadi hutang budi suatu saat nanti.
"Hey... Kok ngelamun sih?" Vino melambaikan tangannya didepan wajah Klayra.
"Ga... Siapa yang ngelamun..."
"Masih mikirin aku? Eheheh..."
"PD banget!"
"Justru karena aku PD makanya aku bisa dapetin kamu,"
"Oh ya? Ga semudah itu sayang..." Klayra bangkit dari duduknya dan berlari meninggalkan Vino.
"Klay tunggu!" Vino meninggalkan beberapa lembar uang lima puluh ribuan kemudin berlari mengejar Klayra.
Klayra tidak berlari begitu cepat, jadi Vino bisa menyusul.
"Aku mau liat sunset..." Ucap Klayra begitu Vino sudah disampingnya.
"Siap tuan putri..."
"Disana yaa..." Tunjuk Klayra kearah bebatuan besar disisi pantai. Vino hanya menggangguk mengiyakan.
Klayra pelan-pelan naik ke bebatuan itu. Vino menggenggam tangannya membantu Klayra yang kesulitan naik. Vino memilih batu yang rata untuk Klayra duduk. Dan dia memilih duduk dibelakang Klayra. Mengulurkan tangannya untuk memeluk perut rata pacarnya itu.
Deg! Wajah Klayra memerah, setiap dekat dengan Vino jantung Klayra selalu berdetak lebih kencang. Padahal dia harusnya sudah terbiasa dengan perlakuan-perlakuan romantis Vino. Tapi entah kenapa sampai sekarang pun sangat sulit beradaptasi. Apalagi seperti sekarang ini.
Vino semakin erat memeluk pinggang Klayra dari belakang. Dia menaruh kepalanya di ceruk leher Klayra, membuat Klayra bisa merasakan nafasnya.Darahnya terasa berdesir.
Klayra memegang punggung tangan Vino yang berada diperutnya. Mengusap lembut tangan itu.
"Dingin?" Tanya Vino lembut tepat ditelinganya.
Klayra hanya menggeleng.
Langit sore sudah mulai menguning tanda matahari siap pergi untuk digantikan bulan.
***
Drrt drrt
Ada kejadian 2 tahun lalu di hotel X yang berhubungan dengan Klayra dan anak dari Gunawan Wicaksono yang sudah meninggal.
Gunawan wicaksono salah satu kontraktor di perusahaan Papa? Ada hubungan apa dengan Klayra?
Cari tahu lebih lanjut
Massege send...
***
Hallooo... Apa kabar pembaca setia He's My Past?
Makasih yang masih ngikutin Kisah Klayra dan Vino #kisskiss
Untuk selanjutnya up akan menjadi dua hari sekali yaa dikarenakan kesibukan author, ehehehe.... Semoga bisa dimaklumi dan bersedia bersabar.
Klo ada kritikan dan masukan silahkan tinggalkan comment ya...
Dan jangan lupa LIKE supaya author makin semangat...
See you next episode