Engagement

Engagement
Chapter 18



...C h a p t e r 18...


...H-1 Engagement Day (2)...


Di rumah keluarga Wardana, Belinda dan Ervin sedang tiduran di kasur Axel. Sedangkan pemilik kasur sedang pergi ke luar.


"Kak." panggil Ervin memejamkan matanya.


"Hmm," sahut Belinda santai.


"Kak Bel gak gugup?" tanya Ervin masih memejamkan matanya.


"Gugup kenapa?" Belinda perlahan membuka kelopak matanya yang tadi terpejam. "Emang ada sesuatu?" tanya Belinda lagi.


"Besok Kak Bel tunangan sama Quirin," kata Ervin mengingatkan.


"Oh, ya!" seru Belinda tersadar bahwa besok ia akan bertunangan dengan muridnya sendiri. "Tapi kenapa harus gugup?" tanya Belinda bingung.


"Kak ...." Ervin membuka matanya dan menatap lelah sang kakak. "Mulai besok kan kakak udah jadi tunangannya Quirin, jadi mana bisa kayak gini terus," jelas Ervin sabar.


"Ya, terus, kenapa?" tanya Belinda masih tak mengerti.


Ervin mengubah posisi tubuhnya ke samping hingga berhadapan dengan Belinda yang menopang sebelah pipinya bingung.


"Emang dia gak bakal cemburu apa?" tanya Ervin datar.


"Ya emang dia gak tau kalau Ervin tuh adek kakak?" tanya Belinda.


Ervin menggeleng polos. "Gak, dia malah ngundang aku." kata Ervin polos.


"Terus? Sampe sekarang dia belum tau?" tanya Belinda mulai kesal.


Lagi-lagi Ervin menggeleng. "Dia belum tau, tapi waktu dia ngundang aku sih, aku bilang aja 'Gua liat dulu ya kalau gak ada acara,' gitu, Kak." jelas Ervin.


Belinda melongo. Adiknya ini benar-benar...


"Terus besok, gimana?" tanya Belinda mencoba untuk meredam kekesalannya.


"Hmmm ... besok, ya? Liat aja!" kata Ervin belagak misterius.


***


Tak berapa lama kemudian...


"Bel." panggil Axel pada adiknya.


"Ya, Kak Axel?" tanya Belinda menatap Axel yang duduk di kursi belajar kembarannya.


Sekarang Axel, Belinda, serta saudara-saudaranya sedang berada di dalam kamar Axella.


Karena meskipun ia tahu adiknya itu menyukai pakaian berwarna hitam khususnya kaos, tapi... untuk acara seperti ini juga warna hitam???


"Soalnya kan aku suka warna hitam," kata Belinda cuek.


"Tapi yang jadi calonnya milih warna putih," kata Axel.


"Ya gapapa Kak Axel, kan bagus hitam putih gitu," kata Belinda masih santai.


"Bagus apaan hitam putih gitu? Mau cosplay jadi tai cicak, ya?" celetuk Axella sambil bermain dengan si kembar bungsu.


Si kembar tertawa kecil mendengar perkataan kakaknya. "Cicak!" seru si kembar kompak, lalu kembali tertawa.


"Gak gitu ih!" elak Belinda.


"Tapi gaunnya bagus, kok!" bela Ervin.


"Iya, sih, gaunnya bagus," gumam Cashel.


"Apalagi orangnya, kan? Oh jelas itu!" kata Belinda mengibaskan kunciran rambutnya.


Semua orang yang ada di kamar itu kecuali si kembar bungsu menatap Belinda dengan delikan dan tatapan jengah.


"Serah!" sahut mereka kompak.


Author Note:


Hai-hai semuaaa!!!


Aku update cerita ini lagi nih


Seperti biasa jangan lupa like, komen, vote, dan beri hadiah ya


Kalian juga boleh kasih kritik dan saran kalian agar ceritanya lebih baik


Okeeyyy???


Makasiii semuaa


Love you, all🥰


Ceritanya mau lanjut apa enggak nih?


Kalau mau lanjut ayo komen 'S E M A N G A T!'


x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x x