Don'T Leave Me My Girl

Don'T Leave Me My Girl
Ganggu dalam hidup gue.



HAPPY READING 🍒


Tepat hari ini adalah hari special bagi siswa/i kelas 12 dimana mereka mengadakan acara kelulusan.Semenjak Ara memberikan kado kepada Vian ia tidak terlihat mengejar ngejar Vian lagi dan itu tentunya membuat Vian bertanya dalam hati.Ntah Ara memang sudah menyerah dengan perasaannya sendiri.


"Hwaa Ara kita dah lulus aja,perasaan baru kemarin gue daftar di sekolah ini" ucap Cerin.


"iya gue juga nggak nyangka bakal secepat ini hari kita di SMA" balasnya.


"Hai Ra,Rin kalian dah nyampe dari tadi?" . ucap Vero yang baru datang.


"nggak kita juga baru sampai kok" balas Cerin dan dianggukan oleh Ara.


"Ra selamat ya lo lulus di SMA ini" ucap Vero.


"iya,selamat juga buat lo".


"Apa gue boleh meluk lo Ra?"tanya Vero dan Ara tersenyum sebelum menganggukkan kepalanya.


"ntah kenapa gue ngerasa kalo lo bakal pergi dari gue ra.Gue harap semua itu nggak bakal terjadi" batin Vero yang kini memeluk Ara.


Dari jarak yang tidak terlalu jauh Vian melihat Vero yang tengah memeluk Ara dan tampak senyuman bahagia di wajah mereka masing masing.Sedetik kemudian Mata dan dadanya terasa panas setiap kali Ia mendapati Vero yang tengah dekat dengan Ara.


Vian semakin heran dengan perasaannya yang tidak bisa ia kendalikan,rasanya ia tidak rela jika Ara berada didekat Vero dan terkadang ia merasa kesal karena Ara yang terus saja mendekatinya.


Tak ingin berlama lama melihat kejadian yang membuat emosinya meningkat,ia memutuskan untuk pergi dari tempat itu.


"ekhem kok gue ngerasa jadi nyamuk ya" berdehem melihat Ara dan Vero.


"Ra gue harap lo nggak akan tinggalin gue.Ingat jika lo ngerasa down jangan pernah lakukan hal yang menyiksa diri lo sendiri,karena sekarang gue abang lo jadi jangan ada kata sungkan untuk berbagi cerita lo sama gue". Sontak Ara kaget mendengar tutur dari Vero tapi tidak ingin terlalu memikirkannya Ara kembali tersenyum.


"iya" jawab Ara.


"Ra gimana kalo kita ke aula sekarang,siapa tau acara udah mulai" ajak Cerin


"iya,Ver kami duluan ya" ucap Ara.


"iya" jawabnya.


Acara perpisahan berlangsung dengan meriah, semua siswa/i tampak ceria menikmati satu per satu acara.


Ara kini tampak mencari keberadaan Vian,ia melihat keseluruh ruang tapi tidak ada terlihat.Ara mencoba untuk mencari diluar aula dan ia bicara kepada Cerin untuk pergi ke toilet sebentar.


.


"Vian,please jangan pergi dulu".Cegah Ara ketika Vian yang ingin beranjak dari tempat itu.


"Mau ngapain lo"ucap Vian ketus.


"yan,aku mau ucapin selamat atas kelulusan ini"


"Gak penting,lo cuman ngabisin waktu gue yang berharga" balas Vian


"Yan please dengerin aku dulu,aku tau selama ini aku cuman buat kamu risih"


"Sadar juga lo"


"Aku cuman mau denger sekali aja apa kamu benar benar tidak bisa mencoba nerima aku.Apa kamu emang sebenci itu sama aku Vian" ucap Ara.


"Harus berapa kali gue ngomong sama lo kalo gue nggak akan nerima lo dalam hidup gue dan itu nggak bakal pernah terjadi.Jadi mulai detik ini jangan pernah ganggu gue lagi karena kehadiran lo cuman buat masalah bagi gue."


"Vian kenapa sebenci itu kamu sama aku"


"Karena lo cuman ganggu hidup gue aja.Mending lo deketin Vero aja yang udah lama perhatian sama lo".


"Vian kalo kamu emang bener bener terganggu sama kehadiran aku.ok aku bakal menjauh dari hidup kamu."


"Gue harap omongan lo betul" Vian pergi dari tempat itu.


Ara terdiam mengingat perkataan Vian yang sangat membuat hati nya hancur sementara Vian yang kini sedang mengendari motor dengan kecepatan yang tinggi.Ntah mau kemana tujuannya saat ini.


.


.


.


Readers jangan Lupa tinggalin jejaknya yaa💓


Thank's guyss.