Don'T Leave Me My Girl

Don'T Leave Me My Girl
Gosip



Suasana kelas Vero saat ini sedang heboh karena berita tadi pagi.Vero yang baru memasuki ruang kelas disambut dengan beberapa pertanyaan dari teman sekelasnya,bagaimana tidak ketiga most wanted yang sangat diincar kaum siswi di SMA itu sama sekali tidak pernah terlihat dengan perempuan,ketiga nya sama sama memiliki sifat dingin,tegas dan sedikit ditakuti karena raut wajah mereka yang tidak pernah tersenyum kepada siapapun.


"Ver lo pagi pagi udah bikin heboh tau,lo kok bisa sama Ara sih"tanya Leon yang meminta penjelasan.


"terserah gue mau berangkat sama siapa,ada yang larang emang?"jawaban Vero yang lagi lagi membuat kekesalan Leon naik kembali.


"heh ban'ke gue nanya serius, lo udah bikin berita besar nih panas kuping gue denger emak emak gosipin lo."balas Leon.


"gue ketemu sama Ara pas dia lagi nunggu bis ya gue nawarin tumpangan lah"ujar Vero.


"hm keknya ada yang sekalian PDKT nih"uajr leon yang tau akan maksud Vero.


"gue gak tau mau seneng atau sedih,lo tau kan kalo Ara berharap banyak sama Vian"


"maksud lo apa"Vian yang baru memasuki kelas mendengar percakapan leon dan vero.


"siapa maksud lo Ver"tanya Vian.


"Kiara suka sama lo"jawaban singkat Vero yang berhasil membuat Vian terkejut.


"heh gue nggak peduli mau dia suka sama gue"jawan Vian.


"yan lo kenapa sih nggak bisa ramah dikit aja sama Ara,lo mungkin bisa maki maki orang lain tapi jangan Ara yan"perkataan yang membuat Vian heran dengan sikap Vero yang tidak seperti biasanya.


"kepan lo ngomong kayak gitu,lo tau kan gue benci sama perempuan manapun mereka gak ada yang baik"tutur Vian yang kembali mengingat masa lalunya.


"Stop yan,nggak semua perempuan sama kayak yang lo pikir terutama Ara,dia bukan orang jahat kenapa lo nggak bisa sedikit aja bersimpati sama dia"ungkap Vero.


"gue nggak bakal ngerubah sikap gue ke dia,kenapa lo sekarang malah perhatian sama cewek itu"ujar Vian.


"Ver lo beneran suka sama Ara"tanya Leon


"Iya gue suka sama Ara"jawabnya.


"terserah lo"Vian yang berlalu meninggalkan ruang kelas.


.


.


.


Suasana kantin seperti biasa,Cerin dan Ara yang tengah menunggu pesanan mereka datang.


"Ra gue lo tau kan berita yang digosipin sama siswi tadi"tanya Cerin


"iya gue tau,gini amat nasib gue Rin padahal cuman ditumpangin pergi sekolah sama Vero aja dah bikin rusuh satu sekolah mungkin karena gue bukan orang kaya kali ya."jawab Ara yang bingung dengan keadaannya saat ini,dan kini dia juga menyimpan perasaan kepada Vian.


"lo nggak usah dengerin mereka Ra,lo tu cantik pinter makanya mereka iri dan ngomongin lo,"berusaha agar Ara tidak merasa sedih.


"Iya Rin,makasih ya lo masih mau temenan sama gue"ucap Ara.


"Ya maulah kan kita dah temenan dari bayi hehe"cengir Cerin.


"ada ada aja lo temenan dari bayi kenal aja dulu belom,dahlah sekarang makan yok ntar keburu dingin nih bakso"balas Ara.


Sebenarnya Ara bukanlah tipe orang yang kuat dengan berbagai masalah tapi keadaan yang membuat Ara harus lebih tegar bagaimanapun kondisinya saat ini.