Don'T Leave Me My Girl

Don'T Leave Me My Girl
Eza ngeselin.



Happy Reading πŸ’“


Seminggu setelah menyelesaikan ujian sekolah Ara berniat untuk mencari kado ulang tahun Vian.Dan untungnya siswa kelas 12 diberi waktu libur 2 hari untuk merilekskan otak mereka yang baru bergulat dengan soal soal yang ditakuti bagi siswa SMA.


Ara yang sedang melanjutkan menulis novel seketika berhenti saat dering ponselnya berbunyi.Ara mengangkat telfon tersebut.


"Woi lo sibuk nggak sekarang?"ucap Cerin diseberang sana.


^^^"ASSALAMUALAIKUM dulu Cerin" teriak Ara yang kesal.^^^


"Ehehe iya waalaikumsalam."terdengar suara cekikikan dari Cerin.


^^^"Kenapa lo nelfon?"tanya Ara.^^^


"Ra gue mau ngajak lo jalan ke mall nih,bosen dirumah.Lo mau ya pokoknya nggak boleh nolak"ucap Cerin.


^^^"dih pakek maksa.Males ah pergi keluar"^^^


"Yah Ra lo kok gitu sih,gue bosen Ra dirumah nggak ada teman.Please ya Ra temenin gue nanti gue traktir deh" bujuknya.


^^^"Iya nanti gue temenin jam berapa emang?"^^^


"yeayy thank's ya Ra.Jam 10 nanti gue jemput lo."


^^^"Oke"balas Ara.^^^


"Sekalian aja ya gue cari hadiah buat Vian nanti" batinnya.


Ara melanjutkan mengetiknya menyelesaikan 2 bab kemudian bersiap siap untuk pergi nanti.


.


.


.


Kini kedua sahabat itu tengah menuju ke mall ditemani dengan perbincangan mereka.


"Ra lo mau cari apa?"tanya Cerin sambil melihat berbagai toko yang berjejeran.


"Gue mau beli hadiah buat Vian Rin"ucap Ara.


"Hah?hadiah buat apa Ra" tanya Cerin


"2 hari lagi dia ulang tahun ya gue mau ngasih hadiah"balas Ara.


"Ra kok lo mau sih,nanti kalo dia nggak mau nerima gimana?"


"Ya terserah dia tapi gue harap ini jadi awal yang baik nantinya"ucap Ara.


"oke deh gue temenin lo buat nyari hadiahnya"


3 jam berbelanja mereka memutuskan untuk pulang.Cerin mengantarkan Ara ke Cafe karena sebentar lagi sudah masuk jam kerjanya.


...


"Makasih ya Rin"sembari turun dari mobil Cerin


"Iya sama sama,kapan kapan ke mall bareng lagi ya Ra."ucap Cerin.


Ara mengganti pakaiannya dan berjalan menuju dapur untuk mengambil pesanan dan memgantarkan ke meja pengunjung.


"Ini pesanann-"ucapan Ara terpotong kala melihat seseorang didepannya.


"Vian kamu disini?tumben"ucap Ara.


"Emang kenapa,disini tidak ada larangan buat gue nggak boleh masuk" balas Vian dengan tegas.


"ya nggak gitu cuman kaget aja tiba tiba kamu ada disini.Oh ya Vero sama Leon mana kok kamu sendiri?"tanya Ara.


"Lo nggak usah banyak tanya dan jangan buat mood gue rusak"Vian kembali kesal saat Ara menanyakan Vero.


"maaf,kalo gitu silahkan dinikmati.Aku ke belakang dulu"berlalu meninggalkan meja tersebut.


Ya Vian berada dicafe itu sendiri,ia yang tadi lewat didepan cafe lalu berhenti dan mampir ketika mengingat Ara yang bekerja disana.Ntah kenapa ia merasa ingin melihat Ara.


"Ra tuh batu es kok ada disini?"Ucap Eza yang tiba tiba berada didapur.


"Eza Monyet lo ngapain disini,bikin kaget aja"Sontak Ara yang mendengar suara Eza kaget.


"Sembarangan lo muka limited edition gini dibilang monyet.Gada akhlak sedikit pun lo sama temen"Eza memanyunkan bibirnya seolah olah sedang ngambek.


"Dih tu mulut nggak usah maju napa,pen gue gunting"ucap Ara.


Eza yang mendengar itu bergidik ngeri.


"ih sadis lo kayak sikopat aja."ujar Eza.


"makanya jangan lebay bay bay"balas Ara.


"Dah lah gue kesini mau nanya ngapain si batu es kemari?" tanya Eza.


"Pen karungin lo katanya"balas Ara menahan tawanya.


"Allahurabbi Ara,gue serius.Kok lama lama lo ikutan ngeselin kayak gue sih"ujar Eza.


"Ya mau makan lah EZA ya kali mau ngepet" balas Ara.


"Gue tau KERA.Maksud gue tuh dia mau nyariin lo gitu"balas Eza.


Pletak.


"heh gesrek nama gue Kiara bukan Kera.gue sambit lo ye Za"Ara menjentikan jarinya ke kening Eza dan berniat memukulnya namun Eza lari duluan.


"huh punya temen kalo otaknya konslet gini nih bikin kesal tiap hari" batin Ara.


.


.


Hai Readers tolong follow ig Author yaa.


lG : denyputriyoanda34


Thank's ya bagi yang mampir di novel ini😁