Don'T Leave Me My Girl

Don'T Leave Me My Girl
Ngasih Kado.



Happy Reading guyss 💓


Bel pulang sekolah yang sudah berbunyi membuat para siswa berhamburan keluar kelas.Ara dan Cerin yang baru berdiri dari kursinya dan hendak pergi keparkiran untuk menemui Vian yang mungkin sudah duluan tiba di parkir.


"Ra lo yakin mau ngasih kado ini ke Vian?" tanya Cerin yang takut bagaimana reaksi Vian nantinya.


"iya yakin,lo kenapa jadi cemas gitu sih Rin"ucao Ara.


"ya gue takut aja kalo vian nolak terua ngeluarin kata kata kasarnya,gue nggak mau lo terluka kesekian kalinya Ra."ucap Cerin


"santai aja,lagian gue juga nggak masalah kok kalo nanti kado ini nggak diterima yang penting gue harus tetep berjuang buat perasaan gue" tersenyum sekilas memandangi sebuah kado yang berada ditangannya.


Saat mereka baru sampai diparkiran, Vian yang hendak naik keatas motornya dan menoleh keorang yang memanggil namanya.


Ara mempercepat langkahnya menuju tempat Vian berdiri saat ini.


"Vian.aku boleh mintak waktu bentar gak?"tanya Ara.


"gue nggak punya waktu buat lo"tegas Vian.


"Yan please,gue cuman minta waktu 5 menit nggak lebih kok" minta Ara.


"cepat,sebelum gue berubah pikiran"balasnya.


"Vian,aku cuma mau ngucapin selamat ulang tahun sama kamu dan aku mau nanya apa kamu benar benar nggak ada sedikit pun perasaan sama aku?"tanya Ara.


Ekspresi wajah Vian yang sudah tidak bersahabat membuat Cerin merasa kasihan terhadap Ara.


"harus berapa kali gue bilang kalo gue nggak ada perasaan sedikit pun sama dan itu nggak akan pernah terjadi."ujar Vian.


"Ma-maaf kalo aku buat kamu kesel,aku nggak akan nanya kayak gitu lagi.Aku juga mau ngasih ini sebagai kado ulang tahun kamu"balas Ara dengan nada yang sangat rendah.


"Gue nggak butuh kado dari lo"Vian melangkahkan kakinya namun Ara menggapai tangan Vian.


"Yan please,aku tau kamu benci sama aku tapi tolong terima kado ini.Please Vian" lirihnya.


"Argh"Vian menggapai sebuah paper bag yang berisi kado dari Ara tersebut dan melajukan motornya menjauh dari parkiran.


"Gue udah nyiapin itu buat kado ultahnya,dan gue beli dengan uang kerja gue.Gak masalah kalo dia bentak gue karena gue cuman mau ngasih kado itu"ucap Ara.


"Ra,lo udah kena pelet apa sih sampe sampe nggak bisa lepas gitu dari Vian,gue nggak sanggup liat lo sedih gara gara perasaan lo nggak dibalas sama Vian.Ayo lah Ra masih banyak cowok lain yang bisa jadiin lo ratu dalam hidupnya bukan kayak Vian gini"Cerin yang tak kuasa menahan air matanya.


"Rin gue nggak papa,gue akan tetap berjuang buat perasaan ini dan jika gue udah lelah nanti juga bakal nyerah kok" berusaha tersenyum.


"Udah lah mending kita pulang aja sekarang,Ra lo pulang bareng gue ya."ajak Vero.


"ga usah Ver,gue gak mau ngerepotin lo terus"balas Ara.


"Pokoknya gak ada penolakan titik"ucap Vero memaksa.


"iya iya"balas Ara.


Vero menggandeng tangan Ara menuju motornya dan duduk didepan disusul dengan Ara.Sementara Leon dan Cerin telah pulang duluan.


"Ra maaf ya atas sikap Vian tadi."ucap Bero ditengah perjalanan.


"lo nggak salah kok Ver,gue juga nggak papa"balas Ara.


"Ra kalo lo nggak kuat jangan maksain hati lo buat ngejar Vian terus"ujar vero lagi.


"Iya Ver"balas Ara.


"Gue nggak mau lo dibentak sama Vero kayak tadi,gue nggak kuat liat lo harus berharap sama Vian Ra.Lo berhak mendapatkan kebahagian bukan kayak gini Ra" batin Vero


......................


Hai readers,tolong LIKE, KOMEN, VOTE nya yah🙏


Dan tolong follow ig Author juga yah🙏😁


IG : denyputriyoanda34