
Komandan Lusirele dan juga Panglima Burung Arien terlihat begitu bersemangat untuk mendapatkan kemenangan hari ini, sebab mereka akan mendapatkan sebuah hadiah yang begitu menarik bagi mereka berdua. Berawal dari Rick yang mendapatkan sebuah ide untuk membuat kedua orang paling berpengaruh di bangsa Elf itu untuk bersemangat, Rick memberitahukan pada mereka berdua kalau mereka bisa membawakan kemenangan untuk Silverland kali ini, mereka berdua akan bisa menanyakan hal apa saja tentang Archie. Itulah yang membuat mereka berdua bersemangat, karena mereka berdua sangat ingin tahu bagaimana kehidupan pribadinya Archie yang tidak mereka ketahui saat ini, mereka hanya tahu Archie yang ada di Cyrus Online, bukan yang ada di kehidupan nyata. Rick menjanjikan hal tersebut sehingga mereka berdua pun menjadi seperti api yang melalap puluhan rumah, begitu merah berkobar!
Rick tidak hanya menjanjikan hal yang bagus untuk Lusirele dan Arien saja, semua orang akan diberikan hadiah yang bagus jika mereka bisa berkontribusi besar pada misi kali ini. Jadi semua orang di dalam pasukan mulai membangunkan semangat juang mereka diam-diam karena tidak ingin diketahui yang lainnya. Mereka semua memiliki motivasi yang berbeda-beda dan keinginan yang berbeda pula, tetapi tujuan mereka tetap ingin memberikan yang terbaik pada misi penyelamatan yang tidak main-main ini.
Untuk itu banyak yang sudah memulai aksi mereka, seperti yang dilakukan oleh Sancho Whitefoot. Sancho Whitefoot yang ikut dalam misi kali ini dan menjadi pemimpin dari pasukan para Hobbit. Sancho langsung memberikan perintah pengintaian pada para anak buahnya, anak buah Sancho langsung melakukan tugas mereka dengan sangat baik dan mereka masuk ke dalam hutan tanpa kesulitan sama sekali.
Dari pengamatan yang dilakukan oleh anak buah Sancho Whitefoot, pasukan pembebasan mengetahui beberapa hal penting lagi selain orang-orang World Dominator yang memang berada di balik ini semua. Sancho memastikan memang ada Orc, Ogre dan juga Kobold yang dijadikan tawanan budak oleh para manusia yang merupakan pemain dari guild World Dominator. Namun ada beberapa informasi penting lainnya yang tidak luput dari pengawasan anak buah Sancho Whitefoot tadi.
"Menurut pengamatan anak buahku, ada beberapa orang yang sepertinya menjadi orang yang berkuasa di tempat ini. Mereka terlihat seperti orang yang sedikit lebih kuat dari yang lainnya" ujar Sancho memberikan hasil pengamatan anak buahnya pada Rick dan lainnya.
"Bagaimana ciri-cirinya Sancho? Apa kau punya gambaran kasarnya, mungkin saja itu sosok yang pernah Vonarlug lawan sebelumnya ketika mereka di Kekaisaran Naga Putih" Mendengar yang diucapkan oleh Rick ini, Vonarlug Hammersonic langsung membunyikan jari-jarinya dan juga lehernya.
Tetapi, Sancho dengan cepat membantah hal itu "Bukan, ini sepertinya orang yang berbeda. Walaupun terlihat kuat namun sepertinya mereka ini masih jauh dikatakan selevel dengan tuan Rick, tuan Vonarlug atau bahkan nona Lusirele dan juga nona Arien"
Rick langsung mengernyitkan dahi, namun seketika senyuman secerah cahaya matahari di musim panas langsung menyapa Rick. Rick melihat adanya kesempatan dari hal ini dan dirinya tidak ingin membiarkan begitu saja kesempatan yang sudah ada di depan mata ini. Rick pun langsung memberikan perintah saat itu juga, sebuah perintah yang memulai jalannya misi penyelamatan kali ini. Sancho, Vonarlug, Lusirele serta Arien pun langsung memberitahukan kepada semua bawahan mereka masing-masing.
Saat mereka semua sudah bersiap-siap, Rick kembali muncul di hadapan semua pasukan pembebasan ini. Rick memberikan beberapa pidato penyemangat sebelum melakukan misi mereka kali ini, walaupun kurang nyaman melakukannya namun tetap saja harus dilakukan olehnya karena ini sudah menjadi keharusan untuk dirinya.
"Sepertinya musuh masih belum menyadari keberadaan kita semua dan kita harus memanfaatkan hal tersebut dengan sebaik-baiknya! Kita akan serang mereka dengan serangan kejutan yang sangat kita kuasai, lalu setelah mereka terlihat kelimpungan para pasukan kedua akan masuk dan semakin memporak-porandakan pertahanan mereka. Lalu ketika kalian mulai mendapatkan arus kemenangan, kalian usahakan bujuk para Orc, Ogre dan Kobold itu untuk bertarung bersama kalian, jika mereka menolak hal itu maka kita juga akan menolak mereka karena hanya mereka yang mau berubah sajalah yang pantas menerima bantuan dari Negara Silverland!" ujar Rick yang memberikan sedikit pidato sebelum memulai bentrokan dengan Guild World Dominator.
Seluruh pasukan pembebas tidak ada yang bersuara sama sekali, karena mereka sadar kalau mereka bersorak sekarang ini maka posisi mereka semua ketahuan oleh musuh dan itu bisa menimbulkan masalah yang lebih rumit, walaupun sebenarnya mereka ingin bersorak dan bertepuk tangan setelah mendengar pidato dari sosok Rick tadi. Kalau mereka melakukan hal itu maka posisi mereka akan ketahuan oleh pihak musuh, sehingga mereka lebih memilih diam dan langsung bergerak untuk melakukan serangan kejutan.
Yang pertama melakukan serangan adalah pasukan pemanah yang dipimpin oleh Komandan Lusirele. Pasukan pemanah yang dipimpin oleh Komandan Lusirele ini adalah regu pemanah terbaik yang dimiliki kerajaan Nilfelin, dengan regu ini juga Komandan Lusirele berhasil menumpas perlawanan para Bloodelf yang hendak melakukan pemberontakan di Allmshara kala itu. Tidak ada yang bisa meremehkan kekuatan regu pemanah ini, mereka berjalan ringan bagai angin dan bekerja dalam sepi seperti seorang pembunuh yang memang sudah begitu ahli dalam membunuh.
Bahkan saat mereka semua menemukan tempat terbaik untuk melancarkan serangan dadakan pun masih belum ada yang menyadari hal ini sama sekali, lalu dalam kesunyian regu pemanah langsung menembakkan anak panah mereka yang bergerak bagai angin yang menghantam dedaunan dengan begitu hebat. Serangan mereka ini sukses mengejutkan orang-orang dari World Dominator, sampai-sampai membuat mereka mulai panik ketika terus-menerus dihujani dengan berbagai macam jenis anak panah.
"Serangan-serangan!"
"Nyalakan lonceng tanda bahaya!
"Ayo cepat buat barisan dan bersiap melakukan serangan balasan!"
Suasana dari pihak World Dominator begitu kacau, masih banyak yang berlari kocar-kacir karena beberapa panah yang dilemparkan oleh regu pemanah tadi ada yang memiliki racun dan efek racunnya begitu mematikan bagi pemain yang memiliki level dibawah 50.
Orc, Ogre dan Kobold yang dijadikan budak tawanan sedikit keheranan dengan situasi ini, beberapa diantara mereka ada yang langsung mencoba berlindung karena takut terkena anak panah yang nyasar ataupun malah dijadikan sebagai tameng hidup oleh para pasukan World Dominator. Semakin kacaulah situasi di sini, sebab dari para monster pun tidak ada yang mau mati konyol dan mereka mulai melakukan perlawanan setelah melihat kesempatan yang datang ini.
"Apa yang kalian coba lakukan? Cepat lindungi kami dasar monster tidak berguna!" ujar salah satu kapten yang ada disini pada seekor Kobold yang tepat di hadapannya.
Kobold itu menatap dengan tajam sosok kapten tersebut, lalu dengan perasaan kebencian yang sudah menumpuk begitu lama akhirnya Kobold itu tadi langsung menyerang sosok kapten itu dengan menggunakan cakarnya yang tajam. Ditusukkannya cakar itu ke perut si kapten dan membuat kapten tadi jatuh dan seketika berubah menjadi partikel-partikel kecil yang melayang di langit gelap kala itu, melihat hal ini para pengikut kapten tadi langsung membunuh Kobold yang telah membunuh kapten mereka tadi dengan sangat keji sampai-sampai membuat para Kobold lain mulai panik namun ingin membalas perbuatan para manusia itu.
Para manusia pengikut kapten mereka tadi mulai menargetkan kemarahan mereka pada Kobold yang lain dan mereka ingin membantai Kobold-kobold yang mereka anggap tidak berguna itu, namun sebelum mereka melakukannya pasukan pembebasan yang lain datang dengan tiba-tiba dan langsung memberikan serangan kejutan pada mereka semua.
Sancho yang menjadi pemimpin dari regu ini berhenti sejenak dan mulai menatap kearah para Kobold yang ada didepannya saat ini. Lalu Sancho memberikan sedikit pidato untuk mereka. "Para Kobold sekalian! Dan juga untuk Orc dan Ogre yang merasa tertindas karena ulah mereka-mereka yang tidak bertanggung jawab ini, jika kalian ingin mengubah nasib kalian dan lepas dari rantai perbudakan ini, maka angkatlah senjata kalian dan bertarung bersama dengan kami!"
Para monster menjadi kebingungan, mereka ingin melakukan perlawanan tetapi mereka masih belum bisa percaya dengan situasi ini. Mereka takut kalau mereka akan menjadi budak seperti ini lagi dengan hanya mendengar satu janji manis saja. Tetapi mereka semua lebih bingung lagi ketika menyadari semua pasukan pembebasan itu berasal dari ras yang berbeda-beda.
"Apa yang terjadi? Kenapa manusia bisa hidup berdampingan dengan elf, hobbit dan bahkan dragulin?" ujar salah satu Kobold yang melihat keanehan tersebut.
"Coba kau lihat, itu elf normal dan dark elf kan? Bukannya mereka selalu berperang satu sama lain?" Orc yang melihat itu juga ikut kebingungan, apalagi dengan daya pikir mereka yang tidak sepintar Kobold malah membuat mereka semakin bingung.
Yang pertama kali mengangkat senjata mereka adalah para Ogre, mereka langsung mengerti dengan satu kali pandangan saja kalau kebebasan sekarang ini ada di hadapan mereka saat ini. Melihat Ogre yang mengangkat senjata dan melawan para penindas mereka saat ini, Orc dan Kobold pun lalu mengikuti apa yang dilakukan oleh kaum Ogre.
Sancho Whitefoot tersenyum melihat kejadian ini, lalu mereka pun bersama-sama memberantas para orang-orang yang sudah menindas mereka saat ini. Pasukan World Dominator tidak bisa bertahan lebih lama lagi, gabungan pasukan ini sudah membuat mereka kewalahan dan tidak bisa mempertahankan Hutan Gorbel sebagai base mereka. Sudah banyak diantara mereka yang telah gugur, walaupun mereka semua masih bisa log-in kembali, tetapi semua pemain dari World Dominator tidak bisa langsung masuk begitu saja kedalam Cyrus Online ketika mereka melihat kematian.
"Kita semua harus mundur! Mundur!"
"Tetapi kapten, kita akan kena marah habis-habisan oleh ketua kalau kita kalah kali ini"
"Memangnya aku peduli? Kalau aku mati disini banyak item ku yang akan jatuh begitu saja, itu semua tidak seharga dengan perjuangan kita saat ini" Kapten mereka pun langsung mundur begitu saja meninggalkan para pemain lain dari World Dominator yang masih mencoba untuk bertahan dari serangan pasukan pembebasan Silverland.
Sancho yang melihat satu kapten ingin melarikan diri begitu saja langsung berniat untuk memburunya, dengan tombaknya Sancho membidik salah satu kapten yang mencoba melarikan diri dengan menggunakan kuda itu. Namun kapten tersebut tiba-tiba saja terjatuh dari atas kudanya, Sancho memperhatikan kapten itu yang langsung berubah menjadi butiran partikel yang melayang di udara.
Lalu Sancho merasakan hawa dingin di punggungnya, dirinya berpaling dan menemukan sosok orang dengan perawakan tinggi dan memiliki rambut berwarna hijau sedang berjalan ke arah tempat pertempuran.
Sosok itu berjalan dengan begitu berat, tangannya seperti dirantai menjadi satu dengan senjata yang ia gunakan. Senjata itu besar sekali, sebuah kapak perang yang sangat besar dan berwarna merah menyala.
"Apa-apaan itu?" Sancho menyadari hal aneh pada sosok itu lalu memberitahukan kepada semuanya kalau mereka harus segera pergi dari sini atau akan terjadi suatu hal yang tidak mereka inginkan terjadi.
Baru saja Sancho menyebutkan hal itu pada pasukan pembebasan yang lain, aura sosok yang dimaksud oleh Sancho mulai bisa dirasakan oleh semua orang. Para pasukan yang tadi bertarung langsung menghentikan pertarungan mereka ketika aura itu dirasakan oleh mereka, bahkan ada beberapa diantara mereka yang tiba-tiba melepaskan senjata mereka ketika menyadari aura yang begitu kuat dari sosok bertubuh tinggi dan menyeramkan itu tiba-tiba muncul di hadapan mereka semua.
"Kemari kalian semua, antek-antek Kerajaan!" ujarnya dan seketika Hutan Gorbel pun seperti bergetar hebat karena dihantam gempa yang begitu dahsyat.
Kemunculan sosok itu juga dirasakan oleh Archie yang berada beberapa kilometer lagi dari Hutan Gorbel, terlebih lagi begitu dirinya melihat status misi yang diberikan oleh Tetua Kulon pada dirinya, Archie langsung berdecit kesal dan mulai menyumpah pada angin yang tidak tahu apa salahnya.
...[Permintaan Tetua Kulon]...
...[Selamatkan kaum Orc, Ogre, Kobold serta Goblin yang lain dari penindasan]...
...[Hadiah: Seruling Goblin]...
...[Tingkat Misi: Sangat Sulit!]...
...[Cepat selamatkan kaum Orc, Ogre dan Kobold dari kemarahan sosok Sang Algojo]...
"Sial! Aku harus lebih cepat lagi atau aku kembali gagal lagi kali ini!" ujar Archie dan dirinya semakin mempercepat kecepatannya.