Cyrus Online II: The Great Guild War

Cyrus Online II: The Great Guild War
Chapter 27: Permintaan Tetua Kulon



Setelah mengurus goblin dari Gorlum, kini Archie harus menjelaskan hal ini kepada penduduk Kota Memories Valley. Archie mengira ia akan mengalami kesulitan karena sejarah kelam antara monster dan manusia, namun ternyata perkiraannya meleset begitu jauh. Penduduk kota, khususnya yang manusia tidak mempermasalahkan sama sekali keputusan itu, bahkan mereka senang Kota bisa semakin ramai.


Begitu pula kaum Elf, Hobbit bahkan Dwarf. Bagi mereka yang sudah hidup tertindas, mereka bisa merasakan penderitaan yang dilalui kaum Goblin dari Gorlum, sehingga mereka juga tidak mempermasalahkannya. Bahkan mereka malah senang Archie dan yang lainnya menerima kaum Goblin, mereka semua bisa tenang karena sudah memiliki pemimpin yang benar-benar memperhatikan kaum tertindas.


Archie sendiri tersentuh bisa melihat rasa solidaritas yang ada di dalam diri penduduk Memories Valley, ia tidak menyangka bisa melihat pemandangan seperti ini, pemandangan utopia yang didambakan banyak orang. Walaupun Archie tahu, utopia itu tidak mungkin bisa diraih begitu saja, bahkan di Memories Valley sendiri masih ada orang-orang yang berbuat jahat dengan kaumnya sendiri ataupun dengan orang lain. Tetapi sudah ada hukum yang mengatur itu semua dan hukum itu diusahakan untuk seadil-adilnya walaupun tidak bisa seadil hukuman dewi keadilan yang banyak disembah penduduk Memories Valley.


Setelah mendapatkan restu dari penduduk kota, Archie pun memperkenalkan kaum Goblin itu kepada mereka semua. Mereka pun bersalaman dan saling berkenalan satu sama lain, berharap hubungan ini bisa terjalin hingga waktu yang lama sekali dan berharap tidak bisa diputus begitu saja oleh apapun. Setelah itu Archie membawa mereka ke tempat yang dijanjikan oleh Diane kepada kaum pengungsi itu, yaitu di hutan Kenangan yang berada di dekat Danau Kenangan, tempat tinggal Archie.


"Nah, disini adalah tempat tinggal kalian. Kalian bisa memakai hasil alam semau kalian. Kalian bisa berladang, bertani ataupun bekerja dengan orang lain di kota. Jalani lah hidup sebebas kalian dan jangan lupa kewajiban kalian pada Silverland" ucap Archie yang berlagak seperti seorang tuan tanah.


Kaum Goblin langsung mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Archie, tidak lupa juga mereka menitipkan rasa terima kasih mereka untuk Ratu Diane yang sudah mau menerima mereka walaupun dengan keadaan mereka yang seperti ini. Mendapatkan banyak rasa terima kasih dan dipuja oleh kaum goblin membuat Archie sedikit besar kepala, Lynch langsung saja memukul kepala Archie yang membuatnya kesal karena sikapnya itu.


"Tuan Archie!" Tetua dari kaum goblin mendekati Archie dengan sikap yang ramah, ada beberapa hal yang ia ingin bicarakan dengan Archie namun ia sadar tidak bisa membicarakan itu sembarangan.


Archie memahami itu, ia pun mengajak Tetua untuk berbincang di kediamannya. Akhirnya Archie dan Tetua berjalan beriringan menuju rumah Archie yang terletak di dekat Danau Kenangan, dibuntuti oleh Lynch yang kali ini berperan sebagai bodyguard Archie walaupun Archie sudah menyuruhnya untuk pergi sebelumnya.


Sesampainya di sana, Archie langsung menawarkan teh pada Tetua Gorlum. Itu bukanlah nama sebenarnya, nama si Tetua itu adalah Kulon seorang Tetua yang bijaksana, yang dianggap pemimpin oleh kaumnya.


"Silakan dinikmati tehnya, Tetua Kulon!" Archie mempersilakan Tetua untuk meminum teh olahannya, tentunya Tetua Kulon langsung meminumnya tanpa takut ada racun atau Archie merencanakan sesuatu kepada dirinya yang sudah tua itu.


"Jadi ada apakah Tetua sampai ingin berbicara berdua denganku?" Archie bertanya sambil meneguk teh manis di cangkirnya, Archie menambahkan sedikit gula lagi karena teh miliknya tidak terasa manis sama sekali.


"Aku akan langsung berterus terang saja" Wajah Tetua Kulon langsung berubah serius. "Apa tujuanmu sebenarnya Tuan Archie mau menerima kami semua? Aku rasa Tuan Archie bisa saja membantai kami semua tanpa kesusahan sama sekali"


"Tiada alasan khusus" Archie langsung menjawab pertanyaan itu. "Aku hanya berpikir kalian bisa memberikan keuntungan untuk kami semua, apalagi kalian adalah monster yang memiliki kehendak sendiri sama seperti kaum Dragulin itu, lalu aku bertanya-tanya tentang potensi kalian di masa depan nanti, ini suatu kesempatan yang besar kan?"


Jawaban dari Archie sedikit membuat Tetua Kulon tersenyum, ia sudah bisa menduga hal itu keluar dari mulut Archie. Benar perkiraannya selama ini, orang yang ada di depannya saat ini adalah orang yang begitu misterius, Tetua Kulon menyamakan Archie seperti aliran sungai. Tenang namun bisa menghanyutkan orang yang tidak waspada, pemikiran Archie begitu dalam jika Tetua Kulon terus menyelam kedalam pemikiran itu bisa saja dia tenggelam karena ulahnya sendiri.


Tetua Kulon lalu membandingkan Archie dengan orang yang menyerang Gorlum, mereka berdua memiliki sedikit kemiripan namun buah dari hasil pemikiran mereka berbeda, bagai bulan dan matahari. Menurut pengamatannya, Archie adalah sosok orang yang selalu memikirkan hasil kedepannya dari suatu tindakan, karena itu banyak orang yang mengikuti langkahnya. Sedangkan sosok Gaahl adalah murni kebengisan itu sendiri.


"Anda benar-benar orang yang membuat saya kagum Tuan Archie" Tetua Kulon memberikan hormat khas kaum goblin pada Archie, Archie sedikit merasa risih karena tidak biasa dihormati seperti itu dan akhirnya ia menegur Kulon agar tidak melakukan itu lagi dan ia harus berhenti menganggap Archie sebagai tuannya. "Kalau begitu izinkan hamba mengabdi pada Anda dan Ratu. Saya yakin dengan pemikiran hamba, hamba bisa membantu Silverland lebih baik lagi"


"Ooh boleh juga, aku memang mengharapkan hal itu Tetua Kulon!" Archie kembali menuangkan teh kedalam gelas Tetua Kulon yang sudah kosong, Tetua Kulon langsung meneguk habis teh itu sebagai rasa terima kasihnya.


Sebelum membicarakan apa yang ingin dibicarakan olehnya, Tetua Kulon mengambil sesuatu dari dalam tas dari kulit hewan yang ia bawa di punggungnya. Tetua Kulon mengeluarkan sebuah peta usang dari dalam tas kulit hewan, peta itu menunjukkan sebuah kawasan daerah di sekitaran Hutan Gorbel yang merupakan kawasan hutan di dekat Kekaisaran Re-Estize.


"Tempat apa ini Tetua?" Archie langsung bertanya.


"Tuan Archie, hamba ingin memohon pertolongan tuan. Ini adalah peta dari tempat tinggal kaum Orc, Ogre, Kobold dan juga kawanan Goblin yang lain. Mereka sama seperti kami, mereka memiliki kebebasan mereka sendiri, walaupun diantara mereka juga ada yang tidak seperti kami tetapi mereka masih bisa dikendalikan oleh pemimpin mereka. Permohonan hamba adalah selamatkan mereka semua sebelum mereka dikalahkan oleh orang-orang yang sama dengan menyerang kami, mereka semua akan menjadi senjata Silverland jika Tuan menyelamatkan mereka semua"


Itulah permintaan dari Tetua Kulon, sang Tetua Goblin dari Gorlum. Permintaan yang cukup sulit namun juga memiliki hadiah yang menggiurkan untuk kemajuan Silverland, jika benar apa yang dikatakan oleh Tetua Kulon maka kekuatan Silverland sudah meningkat lebih jauh lagi dengan adanya Orc, Ogre serta Kobold yang memang kuat dalam pertarungan.


Tetua Kulon juga mengeluarkan sebuah alat yang menyerupai peluit, kata Tetua Kulon itu adalah sebuah item yang bisa membuat orang yang meniupnya bisa mengendalikan beberapa goblin untuk menjadi pasukannya. Itu adalah reward atau hadiah yang diberikan Tetua Kulon untuk Archie jika ia bisa menyelesaikan misi ini.


Setelah itu layar Archie dipenuhi dengan pemberitahuan, yaitu misi yang baru saja Archie terima dari Tetua Kulon.


...[Permintaan Tetua Kulon]...


...[Selamatkan kaum Orc, Ogre, Kobold serta Goblin yang lain dari penindasan]...


...[Hadiah: Seruling Goblin]...


...[Tingkat Misi: Menyesuaikan kondisi lapangan]...


Sebuah misi yang tentunya bukan hal yang mudah, namun tidak salahnya untuk Archie coba. Dia tidak perlu turun tangan seorang diri untuk menyelesaikan misi ini, ada teman-teman yang siap membantunya dari belakang.


"Baiklah aku akan berusaha menyelesaikan permintaanmu Tetua Kulon" ucap Archie dengan senyuman khasnya setelah menekan tombol Yes di kolom pemberitahuan yang memenuhi penglihatannya.


"Aku mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya" Tetua Kulon kembali memberikan hormat khas para goblin kepada Archie dan mendoakan Archie agar bisa menyelesaikan permintaan darinya.


Archie masih menunjukkan senyuman yang sudah menjadi ciri khasnya, ia bertekad untuk menyelesaikan misi itu dan mendapatkan semua hadiah yang diberikan oleh sistem. Tentunya item itu juga menjadi incarannya, karena item itu setara dengan Arcana yang merupakan item paling dicari di Cyrus Online.


Dengan begitu, Archie langsung menghubungi teman-temannya untuk membicarakan hal ini, ia harus memikirkan strategi yang tepat dengan teman-teman dari Zero Fear untuk menyelesaikan misi ini, atau ia harus menelan pil pahit setelah gagal dalam misi ini.