Cyrus Online II: The Great Guild War

Cyrus Online II: The Great Guild War
Chapter 2: Terbentuknya Negara Baru



"Aku benar-benar gugup!" Diane berteriak sangat keras di ruangan yang sering digunakannya untuk melakukan rapat.


Kondisi ruangan saat itu masih sepi karena peserta yang diharapkan untuk berhadir dalam rapat itu masih belum banyak yang datang, hanya ada Archie saja di sana yang sedari tadi mendengar ocehan tidak jelas Diane.


"Kenapa tidak kau saja yang jadi pemimpin rapat ini Archie? Aku tidak ingin, tidak ingin!"


"Berhenti merengek seperti itu, tidak ada orang yang lebih hebat dalam urusan diplomatik seperti ini selain dirimu"


"Tapi-tapi-tapi..." sebelum berbicara lebih jauh lagi, Archie langsung menutup mulut Diane dengan memasukkan pasta yang baru saja ia buat.


Pasta itu hasil dari uji coba Archie hari ini. Sebenarnya sudah sejak lama ia kepikiran membuat itu, dan baru saja ia mendapatkan waktu yang tepat untuk mencoba hasil dari pemikirannya itu.


"Bagaimana rasanya?" Archie bertanya pada Diane yang masih mengunyah pasta tadi dalam mulutnya.


Bola mata Diane sedikit terbelalak saat merasakan Pasta itu, bukan untuk menjelekkan rasa dari pasta itu namun ia terkejut karena rasa pasta itu cukup enak untuk kategori prototipe.


"Ini enak! Walaupun tidak seenak pasta di dunia nyata, namun rasa ini sudah sangat luar biasa untuk di Cyrus Online. Kau benar-benar hebat Archie!" Diane memberikan pujian yang sangat tinggi untuk Archie yang berhasil membuat pasta itu.


Mendengar itu Archie tersenyum tipis, ia lalu memberikan satu piring penuh pasta yang baru saja ia buat itu untuk Diane. Dengan sangat lahap Diane memakan pasta itu hingga ia melupakan kehadiran sosok pengawal setianya yang tak percaya melihat tuan putrinya makan dengan lahap seperti itu.


"Putri Diane!" Caelius, ternganga melihat apa yang ada dihadapannya saat ini.


Diane tidak memperdulikan rasa terkejutnya Caelius, ia masih sibuk untuk menyantap pasta olahan Archie. Archie hanya bisa tertawa melihat kejadian itu, dan kembali pergi kebelakang untuk mengambil sesuatu yang tertinggal. Namun sebelum ia pergi kebelakang, ia masih sempat untuk mengomentari kejadian itu.


"Pastikan kau menutup kembali mulutmu yang terbuka lebar itu, Caelius!" ujarnya lalu Archie pun pergi meninggalkan mereka berdua.


1 jam telah berlalu semenjak kedatangan Caelius. Kini peserta rapat mulai berdatangan satu persatu.


Dimulai dari seluruh teman-teman party Archie yaitu Rick, Lynch, Seth, Willy, SunnyCloud, Persian dan Izzy. Lalu ada juga dua pemuda yang sangat sangat bersemangat dan selalu mengatakan kalau mereka adalah murid dari Archie, yaitu Rins dan Teong.


Lalu ada juga sesosok laki-laki yang terlihat seperti seorang penyihir biasa, namun entah kenapa dimata Archie ia bukanlah penyihir yang biasa-biasa saja.


Archie bertemu dengannya beberapa bulan pasca misi penyelamatan kaum Dwarf. Archie yang saat itu tengah berburu monster untuk menaikkan levelnya tidak sengaja melihat sosok penyihir itu di kerumuni oleh puluhan kawanan Goblin dan Kobold.


Archie pun menolongnya dan sejak saat itu Archie seringkali berburu bersama atau hanya bersantai ria saja di dalam game.


"Aku merasa terhormat sekali diundang ke tempat yang indah seperti ini Archie!" ujarnya setelah melihat betapa indahnya kastil itu, walaupun ia sudah sering melihat dari luar.


"Jangan anggap dirimu orang asing, kau adalah temanku disini jadi santai saja Mandala!" ujar Archie yang sedang menyambut para tamu rapat.


Mandala, sang penyihir itupun akhirnya hanya bisa tersenyum tipis dan menganggukkan kepalanya dengan pelan, sambil berlalu melewati Archie untuk ke tempat acara.


Archie masih berada di tempatnya berdiri, di depannya kini sudah tiba para utusan negeri Elf, Kerajaan Narannas.


Dipimpin langsung oleh sang raja, Elondil. Ditemani para menteri-menterinya yang paling terpercaya yaitu Tetua Uungor dan Curufin. Hadir pula Sang Putri Kerajaan Narannas yaitu Ashiya dan Jenderal tertinggi Kerajaan Narannas yaitu Lusirele yang tampil tak kalah menawan dari sang putri yang dijuluki Mutiara itu.


"Hai Archie, sudah lama tidak bertemu. Bagaimana keadaanmu?" Lusirele menyapa Archie dengan penuh senyuman diwajahnya.


"Selamat datang di Lembah Ingatan Komandan Lusirele, seperti biasanya keadaanku tidak baik-baik saja haha"


"Kau ini selalu saja bercanda"


Archie dan Lusirele sedikit bersenda gurau di depan pintu masuk istana. Ashiya yang melihat kejadian itu hanya bisa tersenyum kearah mereka berdua.


Sadar diperhatikan oleh Ashiya semenjak tadi, Archie pun mengalihkan pandangannya ke arah Tuan Putri kerajaan itu. "Kalau tidak salah, kau Putri Ashiya kan?" Archie mencoba mengingat-ingat sosok indah itu, karena ia hanya pernah sekali bertemu dengannya.


"Yaa itu benar sekali, namaku Ashiya wahai Archie sang pahlawan!"


Ashiya bermaksud untuk memberikan Archie pujian setinggi langit karena beberapa prestasinya untuk Kerajaan Narannas, namun Archie malah menggelengkan kepalanya dengan pelan sambil sedikit tersenyum yang membuat Ashiya keheranan dengan itu.


"Apa ada kesalahan dari ucapanku?" Ashiya bertanya keheranan.


"Tidak, Anda benar tuan putri, namaku Archie tetapi pahlawan, menurut ku itu terlalu berlebihan haha. Cukup panggil aku Archie saja tanpa perlu tambahan yang lain!" ucap Archie


"Oh begitu kah, maafkan aku. Baiklah kalau begitu kau juga panggil aku Ashiya saja"


Ashiya juga ikut senang dan tersenyum, sebelum pada akhirnya ia segera masuk ke dalam. Namun sebelum ia masuk, ia menoleh ke arah Archie dan memberikan salam perpisahan padanya. "Sampai jumpa di dalam nanti, Archie Lieve!" ujar Ashiya sambil melambaikan tangannya.


Semua orang-orang Elf yang bersama dengan rombongan Raja Elondil, langsung terkejut mendengar apa yang diucapkan oleh Putri Ashiya tadi. Bahkan Lusirele dan juga Tetua Uungor langsung histeris mendengarnya.


Berbeda reaksi dari mereka, Archie malah kebingungan akan kehebohan itu. Jika saja Archie tahu apa maksud dari kalimat terakhir yang diucapkan oleh Putri Ashiya, mungkin ia akan tersedak dan tidak mempercayai apa yang ia dengar itu.


Kehebohan mulai mereda, para tamu kembali berdatangan. Kaum Dark Elf juga mulai datang, ada yang sudah familiar seperti Suku Nightborne, namun adapula orang-orang baru yang tak pernah Archie lihat sebelumnya. Ada juga para Bloodelf yang menyatakan menyerah dan bergabung dengan koalisi Elf, wajah mereka terlihat sangar namun entah kenapa Archie merasakan hawa persahabatan dari mereka semua.


Setelah utusan Elf, utusan dari Dwarf juga mulai datang. Mereka dipimpin oleh Radamir Scareye yang perawakannya jadi lebih padat dan berisi dari sebelumnya.


Ada juga beberapa utusan dari pihak manusia yang tinggal di Lembah Ingatan, mereka juga akan ambil bagian dalam rapat kali ini.


Dan saat semua orang sudah dirasa hadir, Archie pun ingin menyusul mereka kedalam. Namun kehadiran sesosok orang lagi membuatnya membalikkan badannya, dan ternyata sosok itu adalah sosok yang terlupakan oleh Archie.


Seorang player yang memilih ras Chipmunk dan menekuni bidang Merchant hingga sukses seperti sekarang.


"Jahat sekali kau, kau hampir saja melupakanku kupo!" ujar si Chipmunk yang bernama T-Bold itu.


Dengan santainya Archie pun menjawab. "Hahaha maaf, aku kira kau sudah hilang di telan elang liar saat berdagang"


...*********...


Di dalam ruangan rapat, semua orang hebat mulai berkumpul dan memenuhi ruangan rapat itu. Ruangan rapat yang lebar dan luas itu seakan tak mampu untuk memberikan tempat untuk mereka semua.


Yang duduk di kursi kehormatan hanyalah orang-orang yang berpengaruh di perannya masing-masing, misalnya Elondil sebagai Raja Narannas, Titania sebagai pemimpin dari Nightborne ataupun Radamir Scareye yang memimpin kaum Dwarf.


Melihat semua orang-orang itu membuat Diane yang bertugas sebagai pemimpin rapat kali ini menjadi semakin gugup, namun sudah sangat terlambat untuk berbalik arah dan menyerah. Akhirnya ia hanya bisa pasrah dan bersiap menerima segala hal yang mengarah kepadanya nantinya.


Diane berdiri tegap dan mulai membuka suara. "Semuanya! Sebelumnya aku ucapkan terima kasih kepada kalian semua yang sudah mau datang jauh-jauh kesini hanya untuk mendengarkan celotehan orang yang lemah sepertiku ini


"Hari ini, aku Diane sebagai penguasa tempat ini, dengan ini menyatakan bahwa Negara Republik Silverland Serikat resmi berdiri!"


Semua orang bersorak ramai mendengar hal itu, semua orang bersuka cita dan tidak ada rasa kekesalan yang tertinggal.


Archie yang memperhatikan semuanya di dekat pintu masuk ruangan rapat itupun, ikut memberikan tepuk tangannya. Bukan untuk memberikan tepuk tangan pada Diane yang berhasil mengatasi masalahnya, atau bertepuk tangan untuk ikut bahagia atas pembentukan negara baru itu, melainkan iya bertepuk tangan karena merasa Diane adalah orang yang hebat yang bisa menahan rasa malu setelah mengucapkan kalimat tadi.


Diane kembali melanjutkan pidatonya. "Karena negara ini masih belum stabil dan masih dalam tahap pembangunan, untuk sementara ibu kota negara ini berada di sini, tepatnya di Lembah Ingatan.


"Dan juga walaupun negara ini akan menyerap Kerajaan Narannas kedalam wilayah kekuasaannya sesuai kesepakatan kita bersama, namun tetap saja Kerajaan Narannas masih bisa mengelola negaranya sendiri tanpa ada halangan dari kami"


"Jadi walaupun kami sudah bukan Kerajaan Narannas, tetapi kami masih bisa mengatur wilayah kami sendiri atas nama negara serikat?" tanya Tetua Uungor.


"Ya seperti itulah sistem kerjanya Tetua Uungor" singkat saja Diane menjawabnya tanpa ragu.


Tetua Uungor memainkan janggutnya setelah itu, dibalik janggut tebalnya itu tercetak senyuman penuh pujian atas ide cemerlang itu. Ia tahu bukan sosok Diane yang memikirkan hal tersebut, melainkan ada sesosok orang yang bermain dari balik bayangan. Ia mencari keberadaan orang itu, namun sayang sekali ia tak ada di dalam ruangan itu dan hanya berdiri di dekat pintu masuk saja sambil melihat jalannya rapat.


Acara kembali dilanjutkan, kali ini mereka membahas pendapatan mereka dari hasil penjualan potion, hasil tempa, berbagai rempah dan lain sebagainya.


Acara itu terus berlanjut hingga berjam-jam lamanya, pembagian jabatan dan peran pun juga sudah dilakukan. Dan hingga pada akhirnya semua acara sudah dilakukan dan berakhir dalam pesta yang cukup meriah.


Berbagai makanan dan minuman dihidangkan, dan rasanya pun tak kalah meriah dari pestanya. Orang yang bertanggung jawab atas semua hidangan itu adalah orang yang dicari-cari semenjak tadi, Archie.


Archie sengaja tidak ikut acara itu dan lebih memilih untuk bersantai di balkon istana sambil memperhatikan keadaan dunia Cirus yang mulai menarik setelah berakhirnya acara rapat mereka.


Sebuah notifikasi sistem membuat Archie tertawa dan tersenyum puas, sebelum akhirnya ia pun kembali menegak anggur kualitas terbaik olahan kaum Dwarf.


...[Notifikasi Sistem]...


...Negara baru telah berdiri di Benua Cirus....


...Di perbatasan Kerajaan Re-Estize dan Kekaisaran Naga Merah terbentuk Negara Serikat Silverland!...


"Nah, sekarang apa yang akan terjadi selanjutnya ya?" ucap Archie sambil menikmati anggurnya.