
Sudah beberapa hari telah berlalu di dunia Cyrus Online, dan kehidupan di Auberbéliard kembali berlanjut walaupun sebelumnya mereka sempat dilanda nasib yang bisa dikatakan cukup naas untuk sang pemilik tanah.
Semua hal di Auberbéliard sudah diserahkan sepenuhnya kepada Rozas dan beberapa petinggi lainnya untuk membantu pekerjaan Rozas untuk membangun Auberbéliard ke arah yang lebih baik. Beberapa kaum Hobbit ada yang memilih pergi ke Memories Valley untuk membuka pintu kehidupan yang baru, mereka pergi dengan harapan yang tinggi dan dengan mimpi yang setinggi langit. Tentu saja mereka tahu kalau hal itu harus mereka dapatkan dengan usaha kerja keras mereka sendiri, berharap untuk mendapatkan keajaiban hanyalah omong kosong belaka.
Saat Archie masuk ke dalam game, pagi hari sudah menyambut Memories Valley yang merupakan ibukota dari Silverland.
Archie terbangun di sebuah rumah sederhana di dekat Danau Kenangan yang ia sengaja bangun, untuk membuat rumah sederhana seperti itu Archie menghabiskan lebih dari 100 keping emas untuk bahan-bahan dan biaya pembuatannya.
Sejenak ia pandangi pemandangan indah pagi hari di Danau Kenangan, sebelum akhirnya ia turun ke kota dan pergi ke Istana Negara Silverland.
Sepanjang perjalanan, Archie selalu berpapasan dengan warga-warga yang sedang melakukan aktivitas mereka masing-masing. Wajah-wajah baru juga beberapa kali Archie lihat, dan ia merasa mulai senang dengan tempat itu.
Archie singgah ke pasar, ia membeli beberapa makanan yang di buat oleh seorang Elf. Makanan itu terlihat cukup mengunggah selera saat dipandang, walaupun ada unsur sayur di masakan itu Archie tetap membelinya dan memakannya dengan lahap karena ia sangat menyukai tekstur dan rasa dari makanan itu tadi.
Saat Archie tengah asik menikmati betapa sedapnya makanan yang saat ini ia santap, suara notifikasi terdengar di telinganya. Sebuah pesan singkat dari Diane yang menyuruhnya untuk segera menemuinya di Istana, dari isi pesan itu Archie seakan bisa merasakan ada hal yang tidak beres sedang terjadi.
...***...
Sesampainya Archie di sana, ia mendapati sesosok koboi yang tengah berbincang serius dengan beberapa petinggi Negara Silverland.
Sosok koboi itu adalah Kidd, seorang koboi yang berasal dari kota Del Comte di wilayah Kekaisaran Suci Naga Merah.
"Lama tidak bertemu denganmu Kidd, bagaimana keadaan kota Del Comte?" Archie menyapa Kidd dengan ramah.
"Seperti itulah" jawab Kidd singkat. "Tetapi berkat kalian, produksi bir dan minuman keras yang lain di kota Del Comte semakin meningkat setiap harinya"
"Jika benar begitu maka akan banyak uang yang berlimpah di sini dan juga di sana hahaha"
Archie dan Kidd tiba-tiba tertawa bersama, membuat Diane hanya bisa menepuk dahinya karena tidak habis pikir dengan jalan pikir kedua laki-laki itu.
"Jadi ada berita apa yang sedang terjadi di luar sana sampai kau jauh-jauh dari Del Comte datang kemari?" ucap Archie dengan wajah yang serius.
Semua orang yang mendengarnya ikut serius, dan semuanya menjadi serius dalam waktu yang singkat. Diane pun mempersilahkan Kidd untuk duduk terlebih dahulu, sebelum mulai memberikan laporan-laporannya.
Hanya ada beberapa orang saja di ruangan rapat. Diane, Archie, Seth, Persian, Ashiya dan Kidd saja. Sisanya masih belum log-in ataupun masih ada pekerjaan yang tidak membuat mereka tidak bisa datang.
"Aku dapat kabar dari Raul yang sedang berada di Paradise City. Ia melihat ada sebuah pergerakan aneh namun sering terjadi di kota itu. Menurut Legado Del Fantasma pergerakan bawah tanah secara kecil-kecilan itu, bisa jadi bibit revolusi di kota itu.
"Belum lagi saat mereka selidiki lebih lanjut, orang-orang yang tertangkap sedang membuat kacau itu rata-rata adalah orang dari Downtown yang merasa tidak puas dengan apa yang terjadi di Uptown" Kidd memberikan laporannya.
Ekspresi semua orang langsung berubah, termasuk juga Archie. Archie memang menduga akan ada hal seperti ini nantinya, namun ia tidak menduga akan terjadi dalam waktu sedekat ini.
Dan juga, kejadian-kejadian kecil yang terjadi di Uptown Paradise City bukanlah kejadian kecil yang dilakukan oleh kelompok kecil. Semua kejadian ini, terlihat seperti kejahatan yang terstruktur dan sistematis yang dilakukan oleh seseorang yang punya pengaruh besar.
"Menurut pengamatan Escobar dan yang lainnya, semua kejadian itu didalangi oleh satu orang. Dia merupakan NPC yang punya pengaruh besar di kota bawah, orang-orang di kota bawah menyebutnya sebagai Number Zero"
"NPC?"
Semuanya langsung memikirkan hal yang sama, karena memang hal ini cukup mengejutkan mereka semua. Kemampuan NPC yang seperti ini, sudah sangat melampaui ekspektasi mereka semua.
Sejauh mana para NPC itu akan berkembang? pertanyaan itulah yang melayang-layang di dalam kepala mereka saat ini, bahkan Archie sekalipun.
Memikirkan hal itu membuat Archie tidak berhenti tersenyum, ia mulai larut dalam pikiran-pikiran gilanya tentang potensi para NPC itu.
"Aku akan memikirkan hal itu nanti, sekarang ada berita apa lagi Kidd?"
"Oh ya, aku juga mendengar beberapa hal dari pedagang yang singgah di Del Comte. Katanya, ada beberapa keanehan sedang terjadi di Spezia" ujar Kidd.
"Spezia kah?" jawab Archie sambil membuka peta virtual dunia Cyrus Online.
"Jadi, bagaimana kita harus bersikap di situasi seperti ini menurutmu sebagai pemimpin suatu bangsa?"
Pertanyaan yang ditujukan Archie pada Diane membuat Diane sedikit merenung, ia mencoba memikirkan langkah yang paling tepat dan paling bijak untuk menanggapi situasi yang sedang terjadi sekarang ini.
Jika mereka tidak berhati-hati dalam bertindak, bisa saja mereka akan bernasib kurang baik di kemudian hari.
Setelah menimbang-nimbang berbagai keputusan, akhirnya Diane mulai mantap dengan keputusannya. Melihat sikap seperti itu, membuat Archie sedikit puas dan tersenyum ke arahnya.
"Oke, aku akan menentukan sikap kita untuk menanggapi situasi seperti ini.
Pertama-tama, skuad Death Triangle akan pergi ke Paradise City dan memantau situasi di sana. Jika ada kemungkinan kita bisa bekerjasama dengan para pejuang bawah tanah itu, ambil segala resikonya"
"Terus bagaimana yang di Spezia?"
Archie bertanya pada Diane sambil sedikit tersenyum, karena ia sudah tahu jawabannya namun ia sengaja untuk bertanya sekali lagi pada Diane.
Sebelum menjawab pertanyaan Archie, Diane menghela nafas terlebih dahulu karena sudah dibuat kesal oleh Archie.
"Kau sudah tahu jawabannya mengapa masih bertanya pada ku? Aku tidak bisa menghentikan jiwa petualang mu itu, jadi pergilah kau ke Spezia dan bawakan hadiah spesial untukku" ujar Diane.
Archie pun langsung berdiri dan tersenyum ke arah Diane.
"Aku pastikan, kau akan mendapatkan hadiah yang paling istimewa di saat aku kembali nanti" ucap Archie dengan sangat percaya diri.