BE DAUGHTER??

BE DAUGHTER??
nona kecil menghilang



"ma...ma..maaf...tuan,tapi....saya......saya ingin mengatakan....nona kecil menghilang"ucap petryy tergagap.


'nona kecil' Kenzo terkejut kemudian dengan segara pergi dari ruang makan dengan tergesa-gesa.


Damian dan devino saling bertukar pandang.


"Damian apa menurut mu ayah bersikap seperti itu karena anak kecil itu tidak penting???"ucap devino.


"kau bodoh,ayah tak akan seperti orang khawatir jika itu tidak penting"uca Damian.


"Damian apa kau tak ingin ikut melihat nona kecil itu??"ucap davino.


"aku tak perduli"ucap Damian.


"dasar kau Damian,awas saja jika kua merebut mainan ku....wehkk"uca devino sambil menjulurkan lidahnya mengolok Damian.


"hey.....nona kecil aku akan menemukan mu,mari kita bermain"ucap devino sambil keluar dari ruang makan.


***


Kenzo berjalan cepat menuju ruang kerjanya.


"lewi jika kau tidak datang datang dalam waktu 5 menit maka kepala mu akan hilang"ucap Kenzo sambil berjalan menuju ruang kerjanya.


".........".


"tidak ada bantahan,aku akan benar-benar membunuh mu......."ucap Kenzo lalu masuk ke ruang kerjanya.


Kenzo mengerutkan keningnya melihat seorang gadis kecil yg tertidur di bawah kolong meja.


Kenzo mematikan ponselnya sepihak.


brak.....


"hosh.....hosh........ada hal penting apa tuan....hosh....hosh??"ucap lewi yg ngos-ngosan sehabis berlari cepat ke kantor Kenzo.


sedangkan Kenzo berjongkok di bawah meja kerjanya.


"sekarang tak perlu lg,aku menemukannya"ucap Kenzo.


"apa??"lewi tak percaya dengan jawaban yg Kenzo berikan,setelah membuat tubuh tuanya yg rapuh itu ingin mati rasa.


Kenzo bangkit dari berjongkoknya dengan membawa seorang gadis kecil di dalam pelukannya.


"lewi.....ngomong-ngomong apakah cara ku mengendong sudah baik??"tanya Kenzo.


"err....anu....tuan mau mencekiknya"ucap lewi tak enak.


"tambahkan penjagaan di depan kamar anak ini,dan mulai saat ini dia akan makan bersama dengan ku"ucap Kenzo.


"baik lh"ucap lewi.


-


-


bell membuka matanya,ia melihat seorang anak laki-laki tampan di depan matanya.


"wah....ada kakak malaikat di depan bell" ucap bell di dalam hatinya.


"hey....nona kecil kau sudah bangun??"ucap Devino.


bell mengedip-ngedipkan kedua mata nya bulat indahnya.


namun tiba-tiba tubuhnya terangkat ke udara.


"wah.....kau enteng banget"ucap devino sambil melemparnya ke udara kemudian menangkapnya.


"ahh....tapi dia sangat enteng"ucap devino lalu melemparnya lagi ke udara kemudian menangkapnya,memutar-mutarnya.


"uhh....bell pucing,perut bell cakit.....bell mau...muncah..." batin bell di dalam hatinya.


"yuhu......hu....haha"devino masi gencar melemparnya ke udara.


namun.....


"Hoek...."bell muntah seketika.


"cepat panggilkan dokter derwin"ucap pelayan.


****


keesokannya Damian,Devino serta Kenzo berada di ruang makan.


"lewi mengatakan jika kau membuat anak kecil itu muntah"ucap Kenzo datar.


"maaf...ayah....tapi dia sangat enteng"ucap Devino.


"tentu saja dia sangat enteng karena keluarganya menghidupinya dengan sangat baik"ucap Damian santay.


"kalian harus berhati-hatilah,karna dia berbeda dengan kalian yg memiliki fisik yg kuat,sedangkan dia akan mengalami patah tulang hanya dengan tiupan angin saja"ucap Kenzo.


"baik ayah"ucap Devino.


"mulai hari ini sarapan akan dimulai jam 09:00"ucap Kenzo.


-


-


-


bell membuka matanya,terakhir yg ia ingat yaitu ia muntah karena devino yg melemparnya ke udara.


"selamat pagi nona kecil,mari saya bantu membersihkan diri"ucap pertyy.


bell melihat pertyy bingung seolah-olah bertanya 'apa tak apa-apa??'


"tentu saja,nona kecil mulai sekarang akan makan bersama-sama dengan tuan-tuan muda,dan tuan besar"ucap pertyy.


'tuan muda'


"apakah...bell akan bertemu dengan kakak tacpan engan igi bercaring cemaren?" batin bell di dalam hati.


bell di dandan oleh pertyy dengan menggunakan gaun merah mengembang dan rambut hitam panjangnya di kepang dua dan diikat dengan pita yg serasi dengan warna gaun nya.


"wah.....nona sangat cantik dan imut"ucap pertyy.


cklek...


"selamat pagi nona kecil,saya akan mengantarkan anda ke ruang makan"ucap seorang pria dengan luka yg menyilang di matanya.


kemudian lewi masuk ke dalam ruangan.


"selamat pagi nona kecil,mulai sekarang nona kecil akan makan bersama dengan tuan-tuan muda dan tuan besar mulai sekarang"ucap lewi.


"ah...ya,ini adalah Edward,yg mulai saat ini akan menjadi pengawal pribadi nona kecil,jadi nona kecil tak perlu takut karna Edward sangat baik kok"ucap lewi.


"mari kita pergi nona kecil"ucap lewi.


BERSAMBING.....