BE DAUGHTER??

BE DAUGHTER??
mendaftar sekolah baru



di pagi yg indah itu,dimansion yg cukup mewah itu.


Damian dan devino berdebat dimana bell harus masuk sekolah.


"biar bell masuk bersama ku saja di SMA yg sama"ucap devino.


"devino,bell itu masih kecil bagaimana kita bisa memasukan ke SMA??"ucap Damian.


"tidak,jika bell berpisah dengn kita,aku tak bisa melindunginya langsung"ucap devino.


"aku akan menjadi pengajar di tempat bell bersekolah"ucap Damian.


"tidak adil"ucap devino.


"cukup!!"teriak bell.


"yg kak Damian katakan itu benar,disini bukan negara Z yg kita tempati,disini negara yg memiliki peraturannya sendiri,jadi biarkan bell masuk sekolah menegah pertama saja"ucap bell.


"baik lh"devino tak bisa berkata-kata lg.


"tpi aku akan ikut dengan bell untuk mendaftar di sekolah barunya"ucap devino.


"tak perlu kak,aku akan meminta kepala pelayan menemani ku.untuk sementara waktu ini aku tak ingin memberitahukan bahwa kak Damian dan kak devino kakak ku"ucap bell.


bell terkejut ketika keduanya langsung berlutut lemas.


"apa eny sudah tak ingin mengakui aku sebagai kakak mu??"tanya Damian.


"bell jika aku ada salah,aku mohon kau memaafkan aku,tpi jangan kau tak menggap aku kakak"ucap devino.


kemudian devino menagkup wajah nya pada meja dan membuat meja kaca itu terbelah menjadi dua.


"mengerikan"cicit bell.


"bu...bukan..seperti itu kak.....mungkin banyak sekali murid-murid yg tidak memiliki perilaku yg baik,makanya untuk sementara waktu bell ingin mengujinya"ucap bell menjelaskannya.


"tpi...bagaimana jika mereka mencelakai mu??"tanya devino dan Damian bersamaan.


"bell bisa mengatasinya,dan bukan kh kak Damian akan menjadi di tempat ku bersekolah,mungkin kak Damian bisa membantu ku tanpa di ketahui"ucap bell melihat kearah Damian.


"baiklah"akhirnya mereka menyetujui permintaan bell.


akhirnya perdebatan yg cukup panjang pun berakhir dengan menguras cukup banyak waktu.


kini bell bersama dengan kepala pelayan sedang Mendaftar di SMP EAXLENDER.


"paman,bukan kh sekolah ini terlalu mewah?"ucap bell.


"baik lh paman,tak apa-apa.nanti biar paman menjadi wali saya,dan jangan katakan jika aku adalah nona dimansion itu,takutnya itu sangat merepotkan"ucap bell datar.


"baik...nona"ucap kepala pelayan


akhirnya pendaftaran sudah selesai dan bell sudah bisa langsung sekolah pada hari itu juga.


"crisstabell devinka jeslinka.D,silakan ikuti pak gani untuk mengantarkan kau ke kelas mu,nanti disana kau juga akan berjumpa dengan wali kelas baru mu"ucap kepsek.


"trimakasih pak"ucap bell tanpa senyum di wajahnya.


ketika kepala pelayan dan bell keluar mengikuti pak gani,kepsek akhirnya dapat bernapas lega.


"aneh,mengapa aku sangat takut dengan tatapan tajam anak itu,dimatanya tak ada kebahagian"gumam kepsek


sekarang bell berada di depan kelas 8A.


"ini adalah kelas mu,menurut data nilai mu mungkin kau bisa bersaing dikelas terbaik ini"ucap pak gani.


"trimakasih pak"balas bell singkat.


"mari kita masuk untuk memperkenalkan diri"ucap pak gani.


bell menggukkan kepalanya.


"semuanya dengarkan,kita kedatangan murid baru,silakan perkenalkan diri mu bell"ucap pak gani.


bell masuk kedalam kelas dan berdiri didepan.


"perkenalkan nama ku crisstabell devinka jeslinka.D"ucap bell.


"anu....apa kepanjangan dari 'D',kami ingin mengetahuinya"ucap anak yg berkacamata bulat mengangkat tangan nya.


"maaf,saya tak tau.orang tua ku memberikan nama ku seperti itu"ucap bell berbohong.


"apa kau anak bea siswa??"ucap murid lain dengan seragam yg cukup kentat.


bell hanya memandang siswi wanita itu dengan alis yg menukik.


"cih....sudah kuduga,bagaimana bisa anak gembel bisa masuk kelas mewah ini"ucap siswi itu.


bell menatap datar semua orang yg terkikik tertawa.


"sudah lh,bell silakan kau duduk di bangku paling belakang"ucap pak gani menunjukan tempat yg kosong di dekat seorang pria yg bersikap acuh dengan sekitarnya.


BERSAMBUNG......