
"apakah jika aku bukan anak nya kau tak ingin menyelamatkan ku??"tanya bell.
william terdiam mendengan perkataan bell.
bell menghembuskan napasnya sedih.
"tak perlu di jawab paman,aku mengerti"ucap bell.
"trimakasih"ucap william.
"namun nona...."ucap william
"paman berhenti lh memanggil ku nona,panggil lh aku bell.kau juga kelurga ku"ucap bell sambil mengambil tangan william dan mengengamnya dengan tangan mungil nya.
"baiklh,bell....ada satu yg ingin ku katakan kepada mu,jadi lh ini rahasia untuk diri mu sendiri"ucap william.
"hm,baik lh paman"ucap bell
"sebenarnya aku menanamkan......blablabla"william menceritakan rahasia itu kepada bell.
setelah william selesai mengatakannya,bell mengangguk patuh.
"trimakasih paman,sekarang aku tak perlu khawatir lg dengan apa yg terjadi pada ku.mungkin ini semua akan berguna bagi bell untuk melindungi ayah,kakak-kakak ku dan semua orang yg ada di sekitar ku"ucap bell kemudian tersenyum tipis.
"jadi lh seperti apa yg kau inginkan,tapi ingat kendali amarah mu,jangan biarkan yg buruk terjadi.paman akan berusaha membuat obat untuk mu"ucap William sambil beranjak dari duduknya.
"aku pergi,sampai jumpa"ucap william.
Namun tiba-tiba bel turun dari kasur dan berlari memeluk kaki William.
"apa yg terjadi??"tanya William
"paman ajarkan aku segala hal yg pernah kau pelajari,jadikan aku murid mu"ucap bell.
"baiklh,aku akan mencoba membujuk ayah mu"ucap william sambil mengelus kepala bell.
"tak perlu paman,biar aku yg mengurus ayah"ucap bell.
"baiklh,tapi ingat lh untuk tetap menjadi diri yg imut"ucap William sambil mencubit pipi bell.
"baik paman"ucap bell.
****
hari berganti hari bulan berganti bulan tahun berganti tahun,sekarang bell tumbuh menjadi gadis berumur 10 thn.
"bell aku sangat terkejut kau bisa masak,namun lain kali jangan memasak lg nanti tangan mu akan kesakitan"ucap Damian.
"benar"ucap devino.
"dan membiarkan dapur hancur oleh kalian??"ucap bell.
ketiganya langsung bungkam.
"bagaimana dengan ku??"ucap Kenzo.
"hm,aku paling suka masakan papa"ucap bell.
Kenzo sangat berbunga-bunga mendengar itu.
sedangkan levis hanya memutar matanya jengah mengingat apa yg terjadi beberapa hari yg lalu ketika Kenzo belajar memasak
*flashback on.
"aduh...tuan..cara memotong sayur bukan seperti itu,tuan bahkan memotong bersama alasnya"ucap levis.
"apakah taka ada alas yg lebih kuat dan tebal dari ini??"ucap Kenzo.
"demi tuhan ini adalah telanan yg lebih kuat yg di gunakan para koki untuk memotong daging super besar"ucap levis.
"jika tuan tidak lebih hati-hati,makan tuan tidak akan bisa memasak untuk nona"ucap levis.
akhirnya satu hari di gunakan di dalam dapur yg mirip kapal pecah itu pun Kenzo berhasil membuat dua hidangan dengan rasa yg sempurna,
sedangkan levis merasa kembung karena selama mengajari Kenzo memasak ia terus meminum air mineral melegakan tongorokannya yg kering karena mengkritik cara masak Kenzo.
flashback off*.
kevin,Damian dan devino memandang Kenzo dengan tatapan iri dan dendam.
tiba-tiba pertyy datang dan masuk ke ruang makan.
"maaf menganggu waktu tuan besar,tuan muda dan nona,tapi saya ingin memberi surat kiriman untuk nona"ucap pertyy.
"tak apa,kemari lh pertyy berikan kepada ku"ucap bell.
bell membuka surat tersebut dan mengerutkan dahinya.
kemudian dengan cepat meremasnya.
"ada apa bell??"tanya keempat orang yg berada di meja makan tersebut.
BERSAMBUNG.....