BE DAUGHTER??

BE DAUGHTER??
keempat iblis



bell sekarang sedang memasak untuk William.


sedangkan William sedang menyumpal karna mimisanya tak kunjung berhenti akibat bogem mentah dari bell.


"paman.....silakan dicoba"ucap bell sambil menyungguhkan makanan yg ia masak.


"hahaha.....terimakasih"ucap William tertawa terpaksa.


kemudian William memakan makanan yg dimasak bell.


"wah...ternyata kau bocah yg bisa memasak"ucap William.


"paman.....apakah kau ingin hidung mu mengeluarkan sepnci darah segar lg??"ucap bell.


"ck...bell,kau masih sangat mudah mengapa kau sangat sadis??"ucap William.


"dengan ini,aku bukan nona kecil yg lemah saat melihat keluarga ku yg melindungi ku dengan nyawa mereka"ucap bell.


"baiklah,kau sudah dewasa.namun jangan terlalu dewasa jika tidak orang-orang akan merasa diri mu sangat aneh"ucap William.


brak....prak....


pintu ruang makan milik William sekarang lepas dari enselnya.


Kenzo datang dengan ketiga putranya.


Kenzo semakin marah melihat William memakan makanan yg buat oleh bell.


"yg hanya boleh memakan masakan bell hanya kami"ucap keempatnya sambil meregangkan tangan mereka.


William menelan bulat makanan didalam mulutnya dan meminum air untuk melarutkanya.


"hehehe....anu itu"ucap William tergagap.


"kau memaksa vinka ku untuk memasak bukan paman William??"ucap kevin.


"kau membuat bell memasak menggunakan tangannya yg kecil dan rapuh itu??"tanya Damian


"kau mencicipi makanan yg seharusnya hanya kami yg boleh memakannya,apa kau bosan hidup??"ucap devino.


"apa kau ingin ku cincang seperti stik daging yg dimasak bell??"ucap Kenzo


William bagaikan melihat keempatnya,seperti melihat iblis pencabut nyawa.


bell menghembuskan napas jengah melihat kelakuan keempat orang yg ia sayangi.


bell turun dari kursinya dan berjalan memeluk kaki Kenzo.


"papa.....bell memasak untuk paman William tanpa paksaan dari paman William,ini murni keinginan bell"ucap bell.


Kenzo merendah kan tubuhnya sejajarkan tubuh dengan tinggi bell.


"apa kau yakin??kau tak perlu melindunginya!"ucap Kenzo.


bell melirik levis yg berdiri paling belakang,kemudian mengode levis dengan dua kedipan mata bulat indah miliknya.


levis menghembus napas lelah.


lalu mengisyaratkan agar bell mencium pipi Kenzo.


cup..


"papa,bell tidak berbohong.jika papa keberatan bell bisa buatkan lebih banyak makanan terbaru buatan bell"ucap bell.


Kenzo tersenyum,seakan-akan hawa iblis yg melingkupi kenzo telah lenyap.


"aku juga bell.aku juga bell,aku jga vinka"ucap devino,Damian dan kevin bersamaan.


"hm,bell janji"ucap bell.


seketika semua hawa iblis seakan-akan menghilang dari keempatnya.


"nona,kau benar-benar penawar untuk keempat moster itu" ucap levis didalam hatinya.


mengingat dimana ia sangat tersiksa akibat kemarahan Kenzo tadi.


flashback on.


setelah bell keluar dari ruang makan Kenzo bangkit dari kursinya dan menyeret levis ke kantornya.


"kerjakan dokumen itu dalam satu jam"ucap Kenzo sambil menunjukkan setumpuk dokumen yg setebal 2 jengkal itu.


"tpi tuan...itu tidak mu..n.."belum selesai levis mengeluarkan keluhannya.


"jika kau tak mengerjakannya aku akan membakar mu hidup-hidup"ucap Kenzo.


lalu levis berkerja seperti kuda yg berlari dalam kecepatan yg tinggi.


"tuhan akan membalas mu William"umpat levis di dalam hatinya.


flashback off.


"kami datang kesini untuk menjemput mu"ucap Kenzo lalu mengendong bell.


"baiklah papa"ucap bell.


"paman akh pergi ingat janji mu"ucap bell lalu pergi dengan Kenzo yg menggendongnya.


"trimakasih ide mu levis" bellmengdipkan matanya kepada levis saat ia dan Kenzo melewati levis.


sedangkan William kembali memakan makanan bell dengan lahap seperti orang yg tak pernah makan selama seratus tahun.


"benar-benar keluarga yg mengerikan,lebih parah dan sangat parah dati keluarga para iblis" batin William sambil terus menerus memasukan makanan kedalam mulutnya.


"dasar manusi rakus"ucap levis.


phuah....


makanan didalam mulut William tersembur.


"kau..kau benar-benar tak merasa bagaimana rasa takut sampai lupa bernapas dan lambung yg mengerucut"ucap William.


levis mengelengkan kepalanya lalu pergi.


BETSAMBUNG.....