BE DAUGHTER??

BE DAUGHTER??
bell di culik



Banyak segerombolan orang berbaju hitam menyerang bell,d amin dan devino.


melihat itu kevin langsung beranjak dari kursinya untuk membantu adik-adiknya.


"bell cepat lari dari sini ke tempat yg aman"teriak Damian.


bell yg melihat itu pun segara berlari ke arah mansion,bell bertemu dengan kevin.


"kak evin....hiks...kak...mian..dan kak devino...hiks"ucap bell dengan mata berkaca-kaca.


"pergi lh masuk ke dalam mansion"ucap kevin.


"kak evin,nanti kalau kak evin bisa selamat in kak mian dan kak devino tolong ajari bell buat musnahin semua orang jahat"ucap bell sebelum berlari.


kevin sempat terkejut dengan apa yg dikatan bell.


kevin kemudian bangkit berdiri,dan memandang punggung bell.


"aku berjanji akan melindungi mu vinka..."ucap kevin lirih.


kemudian kevin berlari keluar mansion dan menolong devino dan Damian.


****


bell terus berlari di lorong mansion yg besar dan megah bak istana itu,tiba-tiba Dani menghalangi jalannya bersama dua orang berbaju hitam yg sama dengan menyerang devino dan Damian.


"sayang sekali anak kecil kau tak akan bisa kabur"ucap Dani kemudian membungkamkan bulut bell dengan sapu tangan yg sudah di lumuri dengan obat bius.


"seharusnya bell gk percaya dengan Edward yg mengatkn jika dia tidk benci bell..." sebelum gelap menyambut bell.


-


-


-


-


kevin,Damian dan devino berhasil membunuh semua orang berbaju hitam itu.


"bagaiman dengn bell??"tanya Damian.


kemudian ketiga mesum ke mansion diikuti oleh beberapa tentara elite yg masih tersisa akibat pertarungan tadi.


di lorong mansion hanya terdengar bunyi sepatu mereka yg berlari.


tiba-tiba mereka melihat levis dan Edward yg terluka parah.


"sela...mat..kan....no...na..."ucap Edward sebelum tak saarkan diri.


kevin mengeratkan rahangnya marah.


"aku akan membunuh orang yg sudah mengusik vinka ku"ucap kevin marah besar.


kemudian kevin mengumpulkan semua tentara elite yg ada di mansion,dan kemudian mencek jumlahnya.ternyata ia mendapat bahwa tentara yg di pimpin oleh Dani sudah tidak ada dan merupakan musuh mereka tadi,terlebih Dani dan beberapa orang anggotanya sudah menghilang.


"Aku benar-benar akan membunuh mu berensek"ucap kevin bagaikan iblis yg mengamuk.


*****


bell membuka matanya yg berat.


"bell ada dimana??" batin bell.


"kau sudah bangun rupanya nona kecil"ucap seorang pria yg tak lain adalah Dani.


sepertinya bell di bawa ke markas usang milik Dani.


"apa yg sebenarnya terjadi??"ucap bell.


Dani bangkit dari duduknya kemudian mencambuk bell.


bell merintih kesakitan karena cambuk itu.


"karna kau lh salah satu kelemahan seorang Kenzo,yg intinya adalah aku musuh dalam selimut"ucap Dani.


"bell....gk...akan pernah....biarkan ....papa di lukai oleh kalian"ucap bell dengan tatapan tajam.


"cih,anak kecil yg berlagak bodoh"ucap Dani kemudian melempar bell ke dinding kemudian mencambuk nya dengan keras.


brak...


pintu ruangan itu di tendang oleh seseorang.


bell melihat suliet itu pun tau jika itu adalah kevin, bell terbaring dengan luka di kepala dan di tubuhnya,bell terbaring lemah di atas genagan darahnya.


"bell....mohon.....selamatkan bell" batin bell berteriak di dalam hatinya kemudian bell tak sanggup menahan kesadarannya kemudian pingsan tak sadarkan diri.


kevin sangat marah melihat semua itu.


Bersambung.....