
Saat ini, kami bertiga sedang berjalan menuju sebuah rumah bertingkat 2 berwarna campuran putih-biru yang berada disalah satu sudut tebing yang ada diteluk ini. Hamparan rumput hijau yang begitu luas menambah nuansa keindahan pantai bertebing yang ada diteluk kesunyian, dan rumah milik neumann menjadi pelengkap hal tersebut
"mengenai Arsyad Nabiel Efendi".
Neumann mengucapkan itu ketika dia membuka pintu rumahnya, membuat aku & benjamin terdiam seperti patung untuk beberapa saat sebelum neumann menyuruh kami untuk masuk ke dalam.
Rumah milik neumann bisa dibilang cukup sederhana dengan 3 kamar tidur, ruang tamu, ruang tengah yang jadi tempat menonton Tv, dan 4 kamar mandi serta sebuah tempat penyimpanan di bagian atas kamar. Tetapi, ternyata tidak cuma itu saja karena neumann punya 1 ruang rahasia lagi yang ada di bagian bawah rumah nya.
Ruang rahasia itu sudah ada saat ia membeli rumah ini setahun yang lalu dan menggunakannya ruang ini sebagai "markas rahasia" nya.
"aku tak tahu kau punya ruang bawah tanah dirumahmu" kata benjamin seraya melihat ruang bawah tanah neumann yang penuh dengan berbagai macam barang seperti buku, peralatan elektronik, hingga senjata tempur pun ia simpan disini!
Neumann sibuk mencari barang yang tersimpan di sebuah brankas berukuran sedang.
Unik nya, brankas tersebut menggunakan kekuatan segel untuk membuka nya. Segel itu berbentuk bintang persegi lima(pentagram) bercampur dengan heptagram yang apabila si pengguna membuka nya maka simbol pentagram akan berputar searah jarum jam, sedangkan heptagram akan berputar kearah sebaliknya.
Didalam brankas tersebut, neumann mengeluarkan sebuah buku?
Tunggu, buku itu tampak aneh.
Buku itu tampak berwarna biru transparan, dan yang mencengengkan lagi buku itu bukan terbuat dari kertas tapi energi! Sebagai superhuman, aku paham betul energi itu begitu pula dengan benjamin.
Terdapat berbagai pola, gambar, dan ukiran-ukiran aneh yang tak bisa ku pahami.
"baiklah akan ku jelaskan dan endymion ku harap kau tidak tertidur ketika aku menjelaskan" suara neumann membuyarkan pikiran ku yang masih mengamati buku aneh tersebut.
"huuh kau masih sempat nya mengejek ku" jawab ku dengan nada tak suka karena neumann mengejek diriku
The Genius Sleeper, adalah julukan yang melekat pada diriku. Itu dikarenakan aku suka sekali tertidur dimanapun dan kapanpun
Karena kebiasaan itu, maka tercetus lah julukan tersebut & menjadi terkenal dikalangan ilmuwan lainnya di district C.
"jadi, apa ada hubungannya arsyad dengan buku itu?" tanya benjamin langsung ke intinya.
Neuman mengangguk, kemudian dengan sekali gerakan tangannya buku itu langsung bersinar menyilaukan & terbuka dengan ajaib nya. Ketika terbuka, terdapat berbagai simbol-simbol aneh dengan berbagai bentuk yang tidak dapat ku pahami tapi entah kenapa itu merujuk pada simbol astronomi. Semua simbol tersebut berputar kesana kemari dengan pancaran cahaya masing-masing bersinar disetiap simbol.
"sebelum meninggal, arsyad memberikan ku buku ini dan menyuruh ku untuk memecahkan setiap makna yang ada didalam simbol buku tersebut" jelas neumann menjelaskannya kepada kami
"darimana dia mendapat buku seperti ini?" tanya benjamin dengan penasaran.
"dia membuatnya" jawab neumann yang membuat kami berdua terkejut. Membuatnya? Apakah mungkin membuat buku dengan energi serumit ini? Jujur saja itu mustahil!
"kenapa arsyad bisa membuat buku ini, karena dia punya kemampuan yang sama seperti ku kemampuan untuk menembus dimensi lain" jawab neumann yang membuat aku & benjamin terdiam. Ternyata arsyad punya kemampuan seperti itu.
"ohh apakah ini alasan kenapa dia memilih untuk tinggal di satellite avernia?" tebak benjamin mulai menemukan sebuah titik terang. Perlu diketahui bahwa avernia mempunyai satellite berbentuk pirinngan melayang yang berfungsi sebagai pendamping avernia ketika mengelilingi sebuah bintang bernama "Avios". Avios punya fungsi sangat vital bagi kelangsungan makhluk hidup yang ada di avernia. mulai dari fotosintesis tumbuhan, hingga sebagai penyedia energi alternatif.
Neumann menganggukkan kepala nya dengan mantap sambil tersenyum "tepat sekali, dengan begitu ia dapat dengan mudah untuk melihat kejadian multidimensional berskala luas".
"disini dikatakan bahwa terdapat makhluk-makhluk cerdas selain manusia" neumann melanjutkan penjelasannya mengenai isi dari buku yang ditinggalkan Arsyad Nabiel Efendi.
"Makhluk cerdas selain manusia? Apa maksud mu itu Elves & Animathropeia?" tanya benjamin dengan bingung, karena memang ras yang diketahui mempunyai kecerdasan yang setara atau bahkan melebihi ras manusia adalah ras Elves & Animathropeia. Elves atau biasa disebut Elf adalah makhluk mirip manusia dengan beberapa perbedaan seperti telinga yang lebih panjang nan runcing, bersahabat dengan alam yang mampu membuat mereka mempunyai energi kehidupan yang sangat melimpah.
Namun sayangnya, mereka didiskriminasi di avernia dan harus bertempat tinggal di 2 satellite avernia karena dianggap berbahaya oleh para manusia. Hanya sedikit elf yang tinggal di avernia, itu pun mereka sering terkena tindakan rasisme hingga berbagai pelecehan yang tidak sepantas nya.
Para elf di satellite avernia tinggal dengan damai, mereka merawat alam disana dengan baik. Awal nya DAIE dan NAVAN(2 satellite avernia) adalah tempat yang sangat tandus, ketika para elf "dibuang" dari avernia ke 2 satellite barulah semua itu berubah. Daie & Navan jadi tempat yang sangat indah dan hijau dengan berbagai macam tumbuhan dan pepohonan tumbuh diseluruh sudut nya.
Dan mengenai animathropeia, ras yang satu ini cukup sulit untuk diketahui karena wujud mereka seperti manusia berbentuk "hewan" namun kecerdasan mereka sangat tinggi menyaingi manusia dibidang teknologi dan spiritualis yang tak dapat dipandang remeh.
"bukan, yang dimaksud disini adalah makhluk bernama Genie" sanggah neumann memberi tahu nama makhluk yang belum pernah ku dengar sebelum nya.
Melihat buku nya kembali, neumann menyodorkan sebuah simbol berbentuk sosok makhluk dengan rupa yang tampak aneh tetapi disaat yang sama postur nya punya kesamaan dengan Human, Elves, dan Animathropoeia.
"ini adalah rupa dari genie yang dilihat oleh Arsyad" tukas neumann
"apa mungkin genie ini berhubungan dengan benda-benda langit yang ada di universum ini" tanya ku pada diri sendiri. Mendengar perkataan ku, neumann menjawab.
"itu mungkin saja, bukan hanya dalam jangkauan universum ini tapi sampai ke ranah yang lebih tinggi" neuman memberi penjelasan sembari memainkan simbol-simbol yang melayang di buku tersebut.
"jika diterjemahkan secara singkat, arsyad melihat makhluk-makhluk yang mempunya tempat dan peradaban yang lebih tinggi dari tempat kita sekarang. Mereka memperlakukan bintang-bintang & galaksi-galalsi tak lebih dari sekedar tempat bermain mereka" simbol-simbol berbentuk makhluk yang sedang "memegang" bintang & galaksi berbentuk seperti bola atom ketika neumann menjelaskan perihal tersebut.
Pandangan ku terarah ke pada sebuah simbol berbentuk seperti bola namun bola itu mempunyai isi berupa bola-bola yang lebih kecil berbentuk spiral dengan jumlah yang sangatlah banyak. Neumann yang melihat ku menatap secara intens simbol itu berkata.
"simbol yang kau lihat ini adalah simbol universum & jumlah nya lebih dari ini" setelah mengucapkakan itu, tiba-tiba cahaya dari buku itu membesar dan mengeluarkan banyak lagi simbol berbentuk universum. Tapi Jumlah nya sangat banyak, sampai-sampai memenuhi seluruh ruangan bawah tanah yang kami bertiga tempati.
Aku memandang itu semua dengan tatapan takjub. Rasa nya, seperti berada di lautan kosmos yang sangat luas. Simbol makhluk bernama genie juga banyak bermunculan bersamaan dengan banyaknya simbol universum tadi. Aku bertanya-tanya apakah para genie telah membuat peradaban yang setingkat dengan lautan air universum ini? Entah kenapa aku jadi mengantuk ketika memikirkak hal tersebut.
"bukan saatnya untuk tidur endymion!" ucap neumann memperingatkan ku yang hendak ingin tidur karena tiba-tiba merasa mengantuk.
"aku tahu dan lagipula aku masih penasaran kenapa bisa arsyad terbunuh, padahal dia telah menemukan hal menakjub seperti ini" sampai sekarang aku masih penasaran kenapa arsyad bisa terbunuh. Mayat orang tersebut di temukan di Daie dengan keadaan yang masih utuh ketika dia sedang melakukan observasi yang persis seperti neumann.
Ada yang menganggap dia sengaja dibunuh oleh pihak pemerintahan avernia karena tidak suka dengan diri nya & berkonspirasi untuk membunuhnya. Apalagi dia adalah manusia setengah elf, bisa saja hal itu terjadi sebab orang-orang di avernia juga melakukan tindak rasisme kepada hybrid manusia-elf seperti arsyad nabiel efendi sebelum dia meninggal secara misterius di satellite Daie.
"apakah buku ini juga bisa menerjemahkan mimpi ku waktu itu?" tanya ku berharap.