
Menatap alat buatannya, endymion merasakan akan ada sesuatu yang terjadi nanti entah apa itu. 'semoga saja tidak terjadi hal-hal yang mengerikan nanti nya', batin nya berharap. Saat ini dia sedang berkutat pada penelitiannya untuk bisa membuka tabir tentang "dunia paralel".
Alat buatannya ini berbentuk seperti kubus berukuran cukup besar dengan bentuk persegi 6, masing-masing sisi mampu menyimpan energi dengan intensitas cukup besar yang dia dapat setelah mengalirkan energi yang dia punya. Ya tentu saja! Itu karena dia adalah satu dari sekian banyak manusia "istimewa" yang mempunyai kemampuan khusus, sederhana nya kemampuan yang mampu membuat orang tersebut menjadi "manusia super".
Menurut sumber yang dia baca, di luas nya Kosmos ini ada banyak ras-ras yang punya kecerdasan sebanding bahkan melebihi ras manusia. Sebuah fakta yang sangat mengejutkan bagi nya, ditambah lagi manusia juga punya "jenis" nya dalam kekuatan yang menakjubkan, dia adalah satu nya.
Dari kejauhan, orang-orang dengan berbagai kesibukan bisa kulihat dari gedung yang sekarang menjadi tempat ku bekerja sebagai seorang ilmuwan. Aku, Benjamin Eustache & rekan sekaligus teman dekat ku Endymion dikenal sebagai salah satu ilmuwan jenius oleh banyak orang.
Walau tinggal di pusat ilmu pengetahuan & teknologi, bukan berarti tidak ada permasalahan yang "serius". Salah satu nya adalah soal diskriminasi oleh para manusia dengan kekuatan istimewa. Jujur saja, hal ini masih belum bisa dihilangkan.
Stereotip bahwa para superhuman(jenis manusia berkekuatan istimewa) masih melekat kuat disini. Para superhuman, sering dianggap sebagai makhluk yang berbahaya yang harus diwaspadai & dijauhi.
Rasisme kepada para superhuman selalu ada & bertebaran diseluruh penjuru Avernia tak terkecuali diriku yang juga termasuk satu dari sekian banyak meta-human yang sering terkena rasisme dimanapun aku berada.
Hal yang sama juga dialami oleh teman dekatku, endymion yang mengalami hal serupa. Bahkan ketika kami hendak menjadi ilmuwan di District C(wilayah tempat berkumpul nya para ilmuwan) pun hendak ditolak pada awal nya.
Tetapi, pihak organisasi yang menaungi para ilmuwan di District C berubah pikiran setelah aku menunjukkan kehebatan dalam ujian tes masuk. Yang secara tidak sengaja, membuat ku bertemu endymion yang juga mengikuti hal serupa. Kami pun menjadi akrab sejak saat itu, ditambah dia juga mengalami hal serupa yang dialami diriku.
Ahh! Mengingat itu membuatku terdiam beberapa saat, penelitian yang ku ambil adalah tentang Pataphysic. Sesuatu yang boleh dikatakan, sangat langka & tidak banyak orang yang mengetahui nya. Karena aku meneliti tentang sesuatu yang hanya diketahui segelintir orang, jadi aku ditempatkan di daerah khusus yang berbeda dari rata-rata ilmuwan.
Kebetulan, aku dan endymion berada ditempat yang sama jadi kami bisa bertemu kapan saja.
Ruangan tempat kami melakukan penelitian hanya dibatasi oleh jalan penghubung kecil, tempat nya agak jauh dari tempat ilmuwan-ilmuwan lainnya. Namun, kami masih bisa kesana untuk melihat-lihat atau sekedar bertemu ilmuwan lainnya.
Salah satu keistimewaan dari District C adalah para ilmuwan yang bekerja disini mempunyai bayaran yang tinggi.
Yahh enak memang, dengan berbagai fasilitas ekslusif tentu membuat mu sangat dimanja bukan?
Menghentikan aktivitas nya, Benjamin keluar dari ruangan penelitiannya dan berjalan ketempat Endymion yang berada tepat disamping tempat nya meneliti.
Oh kau sudah disini" tegur endymion ketika keluar dari ruangan tempat penelitiannya, mendapati benjamin sudah ada didepan tempatnya. Mereka berencana untuk ke pusat District dimana menjadi tempat berkumpul nya ilmuwan-ilmuwan lainnya di seluruh Avernia. District C yang menjadi tempat pusat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi adalah wilayah metropolis bergaya 'classic-futuristic' dengan luas 3. 616. 515 km², dihuni sekitar 19. 707. 375 juta penduduk dengan lebih dari 50% Penghuni nya berasal dari wilayah Avernia lainnya.
Mereka berdua pun meninggalkan tempat mereka, untuk segera menuju ke Pusat District. Mereka mengendarai sebuah kendaraan berbentuk pesawat namun sangat kecil, kendaraan ini Bernama AVI, sebuah kendaraan umum berpenumpang yang mampu memuat 6-8 orang didalamnya.
Membutuhkan waktu sekitar 18 menit untuk bisa sampai ke pusat district. Untungnya, AVI mampu melaju dengan kecepatan maksimal hingga 750km/h.
Dan disinilah mereka, pusat District C yang tampak sangat ramai oleh para ilmuwan & orang-orang cerdas lainnya. Segera, mereka menuju kedalam bangunan yang sangat besar & luas. Tinggi bangunan tersebut mencapai 30km menjulang ke langit yang jika dilihat dari luar angkasa, bangunan tersebut seperti menusuk hingga menembus atmosfer Avernia.
Terdapat sekitar 900 lantai dengan luas masing-masing lantai bisa mencapai 2x luas lapangan sepak bola.
Dengan arsitektur klasik dipadukan dengan campuran unsur futuristik menambah kesan mewah & elegan disaat yang sama, ditambahkan berbagai layar seperti layar Tv bertebaran di hampir sudut ruangan.
Berbagai pasang mata langsung tertuju pada kami berdua, itu mungkin jelas bahwa kami berdua salah satu yang disebut-sebut "yang terhebat" di District C. Selain karena keahlian & kehebatan, kami juga dipandang sebagai satu dari sekian banyak ilmuwan yang berusia cukup muda.
Kami berdua bahkan baru memasuki umur 20-an saat ini, walau memang aku maupun benjamin baru beberapa bulan menetap & bekerja disini
"hello!"
Sebuah sapaan tiba-tiba menyapa kami dari arah berlawanan ketika kami berjalan.
Yang menyapa kami ternyata adalah seorang pria berperawakan tinggi dengan pakaian berwarna serba hitam ala bangsawan kuno ditambah desain modern di beberapa bagian membuat penampilan pria itu terlihat modis.
"Alfred rudolf neumann, seorang ahli mistisisme dan sekaligus spiritualis paling eksentrik di seluruh avernia" celetuk Benjamin kepada pria yang sekarang telah ada di hadapan kami berdua sambil terkekeh pelan.
"Wah wah kebetulan sekali kita bertemu disini" neumann, begitu biasa dia dipanggil menyapa kami
"ada perlu apa sebenarnya?" tanyaku pada neumaan, karena biasa nya orang ini jarang ada di dalam gedung AHC. Biasanya, dia pergi menyelidiki fenomena kosmik & keanehan supranatural lainnya di seluruh penjuru Avernia
Tersenyum misterius, entah kenapa aku merasakan firasat jika dia akan "menunjukkan" sesuatu yang begitu mengejutkan
"kalian akan tahu jika ikut dengan ku, ayo!" tutup neumann mengakhiri percakapan kami, lalu mengajak kami berdua ke tempat yang merupakan "markas" pribadi nya.
Teluk Kesunyian, sebuah tempat ujung utara District C yang merupakan "tempat tinggal" bagi neumann ini bisa dibilang tempat yang begitu indah dengan pemandangan tebing pantai membuat siapa saja merasa takjub ketika melihatnya, kini kali pertama nya kami berdua berada disini sekaligus kali pertama berada di tempat tinggal pria misterius ini.
Bunyi ombak yang terdengar diseluruh penjuru teluk, ditambah tiupan angin yang pelan membuat suasana disini tampak sangat tenang & damai. Mungkin, inilah alasan kenapa neumann memutuskan bertempat tinggal disini
"jangan hanya berdiri saja disitu, ayo kita masuk" suara berat nan keras milik neumann memecah ketenangan aku & benjamin yang masih sibuk menikmati suasana yang ada disini
"huuh tidak bisakah kau membiarkan kami menikmati ini sebentar saja?!" keluh benjamin dengan wajah sedikit kesal kepada neumaan karena mengganggu kegiatannya. Wajar saja, Di pusat District C tidak ada hal seperti ini & didominasi oleh bangunan-bangunan futuristik disetiap bagian-bagian nya
"hehehehe menikmati nya nanti saja, ada hal menarik yang ingin ku katakan"
Entah kenapa, ketika dia mengatakan itu membuat dugaan ku jadi benar bahwa dia akan mengatakan sesuatu yang mengejutkan
"hal yang menarik? Apa maksudmu?"
Benjamin disebelah ku bertanya dengan kebingungan mengenai maksud dari neumann