Angel Keeper

Angel Keeper
Mr Andreas



Malam harinya, Rachel dan Castel sudah siap-siap untuk datang ke alamat yang dikirim lewat pesan oleh Mr Andreas.


Sebentar lagi jam 19.00 wib, dan waktu untuk bertemu kurang 30 menit lagi, sebab acara untuk makan malam adalah Jan 19.30.


Setelah semuanya selesai bersiap, Rachel dan Castel berjalan menuju ke mengambil kemudian pergi dengan segera. Sebab cara mencek atau tidak bisa ditentukan masuk atau tidaknya sehingga harus bekerjaran dengan waktu.


Castel sedang berkonsentrasi dengan setirnya, menatap ke arah jalanan malam ibu kota Jakarta. Sedangkan Rachel duduk diam dengan tenang, tidak mau mengganggu malaikatnya yang menjalankan mobil.


Jakarta sebagai kota metropolitan sering dijuluki sebagai kota yang tidak pernah tidur. Hal tersebut menunjukan bahwa aktivitas di Jakarta tidak terhenti, meskipun malam sudah semakin larut.


Pada malam hari kota Jakarta ini justru menawarkan keindahan panorama kota yang tidak kalah menarik, yang menambah sensasi berwisata malam. Wisata jenis ini menjadi pilihan bagi mereka yang tidak suka udara panas pada siang hari.


Keindahan Jakarta pada malam hari sebetulnya sudah dapat dirasakaan ketika melintas dijalan-jalan protokol di Jakarta. Lampu yang menghiasi sejumlah gedung beserta Jajaran lampu jalan, ditambah kerlip lampu kendaraan menambah daya tarik dan memberikan suasana syahdu malam di Ibukota Jakarta ini.


Lintasan sinar lampu mobil berpadu dengan lansekap kota malam hari di salah satu sudut kota Jakarta, terlihat sangat indah.


Patung Jenderal Sudirman di timpali Lintasan sinar lampu mobil berpadu dengan lansekap kota malam hari di Jl Jendral Sudirman, Jakarta, juga pandangan yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.


Lintasan sinar lampu mobil berpadu dengan lansekap kota malam hari di kawasan Pancoran Jakarta.


Keindahan Jakarta pada malam hari sebetulnya sudah dapat dirasakaan ketika melintas dijalan-jalan protokol Jakarta, Lampu yang menghiasi sejumlah gedung beserta Jajaran lampu jalan ditambah kerlip lampu kendaraan menambah daya tarik dan memberikan suasana syahdu malam di Ibukota.


Terangnya cahaya lampu Jakarta di malam hari, bukan hanya menarik untuk dipandang. Panorama kota ini juga tampak dan indah ketika diabadikan dengan kamera. Bidikan kamera yang menyorot berbagai sisi Jakarta di malam hari dengan teknik slow shutter speed.


Keindahan gedung yang ditimpa cahaya tersebut bisa dilihat jelas mulai dari kawasanBundaran Hotel Indonesia (HI), Jalan Sudirman, hingga Jl HR Rasuna Said. Kawasan- kawasan ini pun menjadi salah landmark Kota Jakarta. Belum lengkap rasanya jika datang ke jakarta tidak mengunjungi tempat ini.


Pancaran lampu kendaraan yang melintasi jalanan, meninggalkan jejak cahaya berpadu dengan lansekap gedung-gedung bertingkat Kota Jakarta. Pesona malam Jakarta selalu membuat kerinduan yang unik, yang akan membuat terkenang dan panggilan untuk datang kembali ke kota Jakarta.


Akhirnya setelah menikmati perjalanan selamat 20 menit, mobil memasuki area restoran bergaya Eropa, Klasik dan terlihat mewah, khas bangunan Eropa.


"Kita langsung masuk," ajak Castel pada Rachel, dengan menggandeng tangannya masuk ke dalam restoran. Setelah menyerahkan fungsi mobil pada petugas parkir.


Rachel semakin merasa kagum dengan interior di dalam ruangan restoran, setelah dia memasuki ruangan restoran.


"Ini sangat indah!" batin Rachel dengan berbinar-binar takjub.


Castel tersenyum mendapati gadisnya yang sedang merasakan kekaguman atas restoran bergaya Eropa ini. Dan dia menikmati pemandangan yang ada pada wajahnya Rachel.


"Apa Kamu suka my Angel?" tanya Castel masih dengan menggandeng tangan Rachel.


Wajah Rachel memerah karena malu, sebab semua tingkah lakunya ternyata diperhatikan oleh Castel. Dan dia merasa seperti seorang gadis kampung yang baru saja melihat keindahan seperti ini. Sungguh membuatnya malu.


Sekarang mereka berdua sudah sampai di meja yang di pesan atas nama Mr Andreas. Dan orang-orang restoran memperlakukan mereka berdua dengan sangat baik.


"Selamat malam juga Mr Castel. Dan ini..."


"Dia Rachel, calon istri Saya."


Mr Andreas menganggukkan kepalanya, memberikan salam perkenalan kepada Rachel. Dia juga menjabat tangan calon istri rekan kerjanya itu.


"Manis dan unik," batin Mr Andreas menilai.


Akhirnya mereka semua menikmati makanan dengan tenang, dengan sesekali berbincang bincang layaknya seorang teman baik. Sedangkan Rachel dilayani dengan baik oleh Castel, sebab dia tahu, jika Rachel belum terbiasa dengan restoran mewah seperti ini.


Restoran mewah biasanya menghidangkan makanan berkualitas tinggi dan lebih mengutamakan pelayanan pada tamu. Dibandingkan restoran pada umumnya, meskipun sama-sama sebuah restoran. Biasanya disebut dengan istilah fine dining.


Restoran fine dining dikenal dengan sajian kelas tinggi yang dibandrol dengan harga yang cukup mahal. Menu sajian pada restoran fine dining juga dikenal akan porsinya yang sedikit. Hal ini disebabkan karena bahan makanan yang digunakan untuk membuatnya berasal dari bahan-bahan berkualitas tinggi.


Makanan-makanan yang tersedia juga khas Eropa sana, dengan bumbu dan cara penyajian yang khas.


Makanan eropa bumbunya kebanyakan ada herbalnya, seperti oregano, pasley, mint dan lain-lain. Memakai per sauce san kya saus tomat, cabe, tartar. Tidak megunakan micin atau msg. Mengunakan anggur atau alkohol, mulai dari makanan atau kue juga ada. Porsi makanan yang sedikit, tapi kulitas dijamin enak, tiap makanannya disajikan dengan tampilan menarik atau di hias terlebih dahulu.


Restoran mewah juga menyediakan Jenis Makanan Berdasarkan Urutan Makanan. Yaitu


Makanan pembuka (appetizer), Makanan pembuka atau biasanya disebut dengan appetizer merupakan jenis makanan berdasarkan urutan pertama karna makanan ini dianggap sebagai pembangkit selera atau makanan pembuka, kemudian Makanan utama (main course), dan Makanan penutup (dessert).


Makanan di Eropa juga terkesan hambar, karena umumnya masakan eropa tidak menggunakan banyak rempah-rempah yang mempunyai rasa kuat. Umumnya juga makanan di sana pemakaian garam atau penyedapnya tidak sekuat di di Indonesia.


"Ayo, silahkan dinikmati."


"Jangan sungkan-sungkan ya!"


Mr Andreas mempersilahkan Castel dan Rachel untuk menikmati makanan yang tersedia, sebab malam ini dia memang ingin menjemur akan bisnisnya yang terbaru ini. Di tambah lagi Mr Andreas juga merasa penasaran dengan sosok Rachel, yang akan segera menikah dengan Castel.


"Ternyata calon istrinya Mr Castel tidak kaleng-kaleng. Meskipun terkesan lugu dan polos, tapi cantiknya itu unik. Tidak sama seperti para wanita yang aku kenal selama ini." batin Mr Andreas sambil memperhatikan Rachel, yang saat ini sedang berbicara dengan Castel.


Castel yang menyadari tatapan mata yang tidak wajar dari Mr Andreas hanya bisa tersenyum dalam hati. Dia pastikan bahwa, niatan Mr Andreas tidak akan bisa terwujud.


Dia akan menjaga dan melindungi Rachel, sebab itu semua memang sudah menjadi tugas utamanya berada di bumi.


***


Note : Sepertinya saingan datang lagi nih...