Angel Keeper

Angel Keeper
Kesepakatan



Rencana Castel untuk bisa bekerja sama dengan Andreas, yang biasanya bekerja sama untuk mengadakan sarana dan prasarana olahraga sekarang mulai dilakukan.


Castel akan menyediakan alat-alat olahraga yang dibutuhkan gym atau tempat-tempat olah raga lainnya milik Andreas.


Alat-alat olahraga memang sangat dibutuhkan mereka, dan saat ini pengajuan tersebut sudah dilakukan pihak Andreas.


Pihak perusahaan Andreas mengatakan pihaknya tidak mau salah menunjuk penyedia alat olahraga karena dibutuhkan pengecekan dan memastikan penyedia barang yang terpercaya. Selain itu penyedia alat harus memiliki kemampuan distributor dari berbagai wilayah, di tambah lagi harus bisa memeriksa kelemahan dari alat-alat tersebut.


Mereka mempercayai Castel, karena selain pernah menjadi kiper terbaik dunia, tentunya Castel juga memahami peralatan cabang-cabang olahraga yang lain terutama di bidang gym.


Karena itu juga, Castel harus melakukan hal ini LKPP, yang juga bisa di artikan sebagai cara untuk memasukkan pengadaan alat olahraga dalam E-Katalog. Pasalnya, hanya melalui E Katalog semua vendor pengadaan alat olahraga dapat diawasi, di seleksi, dan dijalani secara transparan.


Pihak Andreas meminta didatangkan sekian jenis alat, setelah itu Castel dipanggil sebagai penyedianya. Nanti akan ditanyakan kemampuan dari pihak Castel, apakah mampu menyediakan nya atau tidak.


Prasarana Olahraga Yaitu sesuatu yang bersifat menunjang pelaksanaan olahraga, dalam hal ini berupa lapangan olahraga, penyedianya adalah pihak Andreas.


Sarana Olahraga Yaitu sesuatu yang bersifat atau dapat dipakai sebagai alat dalam melakukan olahraga, dalam hal ini dapat berupa bola, raket, alat pukul, simpai, gads dan lain sebagainya. Dan ini akan dilakukan oleh Castel.


Persyaratan sarana dan prasarana pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan adalah: (1) aman, merupakan syarat paling utama yaitu sarana dan prasarana pendidikan jasmani harus terhindar dari unsur bahaya, (2) mudah dan murah, sarana dan prasarana pendidikan jasmani mudah didapat, dan disiapkan.


Sarana yang dimaksud meliputi alat-alat laboratorium, peralatan kantor (komputer, LCD, layar, mesin ketik, printer, telpon, faksimile, AC, lampu, meja, kursi, almari, dan rak), perlengkapan ruang kuliah (kursi, meja, papan tulis, LCD, layar, AC, lampu), perlengkapan ruang dosen (meja, kursi, rak buku. Jadi bukan hanya sekedar alat utama olahraga saja.


Semua usaha yang menjadi kerjasama antara Castel dengan Andreas, meliputi semua Fasilitas olahraga, jadi semua prasarana olahraga yang meliputi seluruh lapangan dan bangunan olahraga beserta perlengkapannya untuk melaksanakan dan menyelenggarakan program kegiatan olahraga. Berdasarkan batasan di atas, istilah fasilitas olahraga sudah mencakup pengertian prasarana dan sarana perlengkapan.


Sarana adalah peralatan yang bergerak dan umumnya dipakai secara langsung, misalnya ada kertas, pulpen, buku, komputer, dan lain-lain. Sedangkan prasarana adalah penunjang dan umumnya merupakan fasilitas yang tidak bergerak, misalnya gedung dan ruangan.


Sarana bisa dipastikan sebagai bagian utama sehingga suatu kegiatan dilaksanakan atau diselenggarakan dengan menggunakan benda yang menjadi sarana. Jika tidak ada benda sarana tersebut maka belum tentu suatu kegiatan bisa terselenggara. Sementara prasarana lebih berfungsi sebagai pendukung kegiatan saja.


Bergerak dalam bidang penyedia alat-alat fitness untuk penggunaan pribadi mau pun untuk penggunaan komersial, juga akan diusahakan keduanya untuk jangka waktu yang panjang kedepannya nanti.


Tidak seperti toko online lainnya yang hanya beroperasi dari rumah atau handphone penjual atau hanya perantara yang tidak memiliki barang sendiri, kerjasama mereka mempunyai kantor dan showroom yang akan ditentukan oleh pihak Andreas sebagai pemilik lahan bangunan.


Semua ini berawal dari ketidakpuasan Andreas pada pihak penyedia sebelumnya yang tidak memenuhi persyaratan yang diajukan oleh pihaknya.


Kebanyakan gym di Indonesia hanya memiliki peralatan fitness yang sangat umum dan tidak memiliki support latihan selain Bodybuilding. Seperti contohnya Strength and Conditioning, Powerlifting, Olympic Lifting, dan CrossFit.


Selain itu, akses untuk membeli peralatan tersebut masih sangat minim di Indonesia, sehingga Castel memberikan informasi, jika peralatan yang akan dia berikan adalah barang impor dengan kualitas yang bisa dijamin cepet dia akan mencarinya sendiri ke luar negeri.


Sebenarnya pihak yang telah dibatalkan kerjasamanya oleh Andreas, merupakan ‘pemain’ serius dalam bisnis penyediaan peralatan olahraga dan alat-alat fitness. Tapi kekecewaan yaitu mengalahkan kerjasama yang telah disepakati.


"Terima kasih Mr Castel."


"Saya berharap kita akan tetap menjalani kerjasama ini dengan baik." Castel menjabat tangan Andreas yang terulur ke arahnya.


"Terima kasih atas kepercayaan Mr Andreas pada Saya." Castel juga mengucapkan terima kasih.


Setelah muat dirasa selesai, mereka berdua keluar dari ruangan meeting. Mr Andreas bersama dengan orang-orangnya, bermaksud untuk mengajak Castel, menikmati makan siang terlebih dahulu.


"Maaf. Bukannya Saya tidak mau ikut makan siang bersama. Tapi Saya sudah ada janji bersama dengan calon istri Saya."


Mendengar alasan Castel, Mr Andreas cukup terkejut. Dia berpikir jika Castel sudah berkeluarga atau setidaknya jika belum berkeluarga, disebabkan adanya penganut pergaulan bebas, yang tidak memikirkan sebuah ikatan pernikahan.


"Calon istrinya ada di Indonesia juga? di Jakarta sini?" tanya Mr Andreas belum percaya 100%.


Anggukan kepala Castel yang cepat, membuat Mr Andreas ikut menganggukkan kepalanya juga. Kemudian berkata memberikan sebuah usulan. "Bagaimana jika makan bersama kita ditunda untuk nanti malam. Mr Castel bisa mengajak salon istrinya, karena Saya juga ingin berkenalan dengannya."


"Apakah dia juga gadis Indonesia?" tanya Mr Andreas lagi, dengan menebak-nebak.


"Ya. Dia Rachel, gadis Indonesia."


Castel menyebut nama Rachel dengan yakin dan bangga. Dia terlihat benar-benar mencintai calon istrinya itu, dengan tidak malu mengatakan pada partner bisnisnya.


"Wow... pasti dia adalah seorang gadis yang cantik dan tentunya sangat beruntung, karena dia bisa mendapatkan cinta seorang Mr Castel," puji Mr Andreas.


"Tidak juga. Justru Saya yang beruntung mendapatkan dia." Castel tersenyum bahagia, mengingat kembali apa yang terjadi dengan semua perjuangan mereka berdua hingga pada saat sekarang ini.


"Lalu apakah Mr Castel setuju dengan usulan Saya tadi? kita makan bersama nanti malam. Untuk tempatnya, Mr Castel bisa memberikan rekomendasi."


"Tidak-tidak. Saya belum terbiasa di kota Jakarta, jadi tidak tahu banyak tentang tempat makan yang enak dan lezat, apalagi untuk makan malam Mr Andreas."


Castel menolak untuk menentukan tempat makan yang akan digunakan, sebagai tempat makan malam mereka bersama.


"Baiklah kalau begitu. Nanti Saya akan memberikan kabar tentang tempatnya melalui pesan, kalian alamatnya."


Castel mengangguk setuju, kemudian pamit. "Kalau begitu Saya pamit terlebih dahulu. Saya menunggu kabar dari Anda Mr Andreas."


Mr Andreas menjabat tangan Castel, sebagai tanda perpisahan mereka siang ini.