
"Istirahat lah nak,kau belum istirhat semenjak mengurus ayah"Ucap Hans ayah Alanta
"Tidak ayah,aku akan menjaga ayah disini"Ucap Alanta terseyum
"Ayah baik baik saja sayang,beristirahaah"Ucap Hans lembut
"Ayah tidurlah,agar ayah segera pulih"ucap Alanta
"Nak,bagaimana perkembangan ibumu,apa dia kembali"Ucap Hans
"Jangan memikirkan nya ayah,bahkan diapun tidak memikirkan keadaan kita,meninggalkan kita disaat kita tidak memiliki apa pun,sudahlah lupakan ibu"Ucap Alanta lirih menatap ke sembarang arah
"Baiklah nak,ayah ingin beristirhat,kau juga tidurlah"Ucap Hans terseyum
"Iya ayah"Ucap Alanta
"Ahhh aku tidak fokus bekerja,kenapa wajahnya selalu ada dipikiranku,sebaiknya aku menelpon Louis untuk mecari tau tentang gadis itu"Batin Diers
"Louis,datang keruanganku sekarang"Ucap Diers pada Luois asisten pribadi Diers
"Baik tuan,aku akan segera menemuimu"ucap Louis
Diers tidak menjawab ia langsung mematikan telepon tersebut.
"Ada yg bisa saya bantu tuan"Ucap Louis membungkukan tubuh nya
"Cari tau tentang Alanta mauli secepatanya,beri kabar aku setelah kau menemukan apa pun tentangnya
"Baik tuan,saya akan segera memberikan kabar pada tuan,jika boleh saya tau siapa nama orang tuanya?agar saya bisa lebih cepat mencari tau tentang nya"Ucap Louis
"Ayahnya bernama Hans,dan ibunya?aku tidak tau semenjak aku bertemu dengan nya,aku tidak melihat keberadaan ibu nya"Ucap Diers
"Baiklah tuan,saya akan segera mengabarkan kabar baiknya,jika tidak ada lagi yg tuan sampaikan saya pamit undur diri"Ucap Louis
"Pergilah"Ucap Luois
"Kenapa aku begitu ingin tau tentang gadis itu"Batin Diers kesal
Disisi lain Hazel datang ke kantor milik kakak nya untuk menemuinya,dia tidak perlu menanyakan dimana ruangan kakak nya karena sebelum nya dia sering datang ke kantor kakak nya,Karyawan karyawan dikantor Diers pun sangat sopan terhadap Hazel.
"Hazel bisakah kau jika ingin masuk keruangan ku ketuk pintu dulu"Ucap Diers kesal
"Ahh maafkan aku kakak,aku lupa baiklah aku ulangi lagi"Hazel menundukan kepalanya sambil membalikan badannya untuk keluar lagi
"Kauu inii,Tidak perlu Hazel kau mau mengatakan apa"Ucap Diers
"Temani aku ketempat Alanta kakak"ucap Hazel pelan
"Ada perlu apa kau ingin menemuinya Hazel ayahnya sedang sakit"Ucap Diers
"Aku hanya ingin bertemu dengan nya kakak,ingin bertemu juga dengan paman Hans,mereka pasti senang kita berkunjung"Ucap Hazel bicara dengan cepat
"Paman Hans sedang sakit Hazel dia pasti sedang beristirahat,kau hanya mengganggu"Ucap Diers kesal pada adiknya
"Sebentar saja kakak,aku janji ayolaaah" ucap Hazel memohon
"Kenapa aku juga sangat ingin melihat gadis itu,aneh sekali"Batin Diers
"Kakak,kenapa kau malah melamun,ayoo kita menemui Alanta"Ucap Hazel menyadarkan lamuman Diers
"Tunggulah diluar,kakak membereskan berkas berkas dulu"Ucap Diers
"Siapp kak"Ucap Hazel senang melangkah kan kakinya keluar
"Tuan kau mau kemana,bagaimana dengan meeting hari ini akan segera dimulai"Ucap Reifa sekertaris Diers
"Cancel,ada urusan yg lebih penting yg harus aku selesaikan"Ucap Diers dingin
"Tidak bisa tuan,client kita akan segera sampai"Ucap Reifa
"Cancel atau kau ingin aku memecatmu"Ucap Diers penuh penekanan
"Menyebalkan sekali,apa yg membuatnya meninggalkan pekerjaan yg jauh lebih penting ini"Batin Reifa kesal
"Tidak tuan maafkan aku,aku akan segera mencancel meeting hari ini"Ucap Reifa terburu buru
Diers tak menggubris perkataan Reifa ia meninggalkan Reifa yg tengah mematung melihat bos nya.