Alanta

Alanta
MENJENGUK



"Kakak kau membantu Alanta"ucap Hazel


"Ya,Kakak tidak sengaja bertemunya dijalanan dia sedang meminta pertolongan mau tidak mau kakak mengantarkan nya ke rumah sakit"Ucap Diers menjelaskan detail


"Alanta sakit apa kak"Ucap Hazel sambil menutup mulutnya.


"Tidak,dia tidak sakit ayah nya yg sakit,kenapa kau terlihat peduli sekali padanya"Ucap Diers antusias


"Bagaimana aku tidak peduli dia teman baruku sekarang,Antarkan aku besok kerumah sakit mengjenguk ayah Alanta kak"Ucap Hazel terseyum senang


"Pergilah sendiri Hazel,kakak banyak urusan,kau sangat manja sekali"Ucap Diers mencubit pipi Hazel gemas


"Ayolaah kak temani aku"ucap Hazel mengerucutkan bibir nya.


"Baiklah"Ucap Diers mengusap puncak kepala Hazel


"Terimakasih kak"Ucap Hazel terseyum memeluk tubuh Diers yg dibalas dengan anggukan oleh Diers


Pagi yg sangat cerah suara kicauan burung terdengar merdu,terlihat Hazel sedang menyiram bunga dihalaman rumahnya sambil bersenandung


"Ohh Tuhaan aku melupakan sesuatu"Ucap Hazel menutup mulut nya sambil berlari masuk kedalam rumah menjatuhkan Gembor ke sembarang arah.


"Ada apa Hazel"Tanya Marrie ibu Hazel


"Aku melupakan sesuatu bu,Hari ini aku akan menjenguk teman baru ku,ayahnya sedang sakit"Ucap Hazel terburu buru.


"Pergilah,kenapa kau terlihat panik sayang"Ucap Marrie


"Aku lupa menghubungi kakak bu,aku akan mengubunginya sekarang"Ucap Hazel melangkah kan kaki nya.


Diers yg duduk menatap laptopnya,berniat mengurus pekerjaannya dikejutkan oleh handphonya yg bergetar.


"Hallo kak,Apa kakak sedang sibuk?maaf aku mengganggumu"Ucap Hazel pelan


"Katakan Hazel ada apa"Ucap Diers


"Kita hari akan menjenguk ayah Alanta kakak,Apa kakak lupa"Ucap Hazel murung.


"Kakak sampai lupa Hazel,Bersiap siap lah kakak akan segera kesana"Ucap Diers


"Baik kak,aku tunggu"ucap Hazel semangat


Suara mesin mobil yg berisik,Hazel segera berlari ia tau pasti itu Diers kakak Hazel.


"Masuk Hazel,ingat jangan berisik dirumah sakit"Ucap Diers penuh penekanan.


"Baik kak,aku tidak akan berisik aku hanya ingin menemui Alanta dan menjenguk Ayah nya"Ucap Hazel


Hazel kembali berbicara"Kelihatan nya Alanta perempuan baik baik kak"Ucap Hazel terseyum


"Sudahlah Hazel,kau tidak tau apa apa bahkan kau baru mengenalnya,bagaimana mungkin kau bisa menilai seseorang dalan waktu sebentar"Ucap Diers menghela nafas


"Aku hanya memberi tau kakak,Dia memang perempuan baik baik"Ucap Hazel tetap pada pendiriannya


"Terserah kau saja"Ucap Diers kesal


Hazel tidak mengeluarkan sepatah kata pun.Hingga mereka sampai di rumah sakit,Mata Hazel tidak sengaja melihat Alanta yg sedang duduk ditaman dekat rumah sakit sendirian.


"Alanta,kau sendiri saja,kemana ayahmu?Tanya Hazel


"Hazel kau mengagetkanku,Ayahku sedang beristirahat Hazel aku sedang menikmati udara segar"Ucap Alanta terseyum sambil melirik wajah datar Diers.


"Ayo ikuti aku Hazel,Tuan"Ucap Alanta sambil melangkah kan kakinya masuk kedalam rumah sakit.


Ayah nya yg sedang berbaring dengan infusan ditangannya membuat Hazel kasihan kepada Alanta terlebih dia mengurus ayah nya sendiri,tidak terlihat ada keluarganya satupun.


Alanta membangunkan ayahnya


"Ayah,Ada yg ingin bertemu denganmu"Ucap Alanta pelan


"Siapa mereka nak"Ucap Hans ayah Alanta


"Dia yg membantu penyembuhan ayah"Ucap Alanta terseyum


"Perkenalkan paman,namaku Diers dan ini adikku Hazel "Ucap Diers terseyum


"Baru kali ini aku melihat dia terseyum setauku dia sangat dingin seperti es"batin Alanta.


"Terimaksih nak Diers dan Hazel telah membantu saya dan anak saya,suatu saat kami akan menggantinya"Ucap ayah Alanta tersenyum


"Tidak masalah paman,tidak perlu memikirkannya"Ucap Diers sopan


"Terimakasih sudah mau menjenguk saya,nak Diers dan nak Hazel orang pertama yg menjenguk saya"Ucap Ayah Alanta terbatuk batuk


"Ayah jangan banyak bicara dulu,ayah belum pulih"Sanggah Alanta


"Sama-sama paman,saya tinggal dulu beristirahat lah"Ucap Diers terseyum


"Semoga cepat sembuh paman"Ucap Hazel terseyum


"Terimakasih nak Hazel"Ucap Hans ayah Alanta


"Ayah aku akan mengantarkan mereka dulu kedepan aku tinggal sebentar tidak apa apa?"Tanya Alanta memegang tangan ayahnya


"Tidak apa apa nak,pergilah"Ucap Hans


"Tuan,Hazel terimkasih maaf merepotlan lagi "Ucap Alanta menggigit bibirnya


"Tidak masalah Alanta kau tidak merepotkan kami,iya kan kak"Ucap Hazel memegang tangan Diers


"Ya"Ucap Diers dingin


"Alanta aku pamit dulu,aku akan sering berkunjung"Ucap Hazel tertawa


"Ku tunggu kedatanganmu Hazel"ucap Alanta terseyum


"Kakak,apa kau tidak ingin pamitan kepada Alanta"Ucap Hazel


"Hazel,tidak masalah pergilah"Ucap Alanta


"Tidak,cepat dan masuk atau kakak tinggalkan"Ucap Diers ketus sambil berjalan meninggalkan Hazel dan Alanta


"Alanta tolong maafkan kakakku,sebernya kakaku baik hanya saja mungkin dia belum terlalu mengenalmu"Ucap Hazel merasa bersalah


"Tidak apa apa Hazel aku mengerti.cepatlah sebelum kau ditinggalkan"Ucap Alanta tertawa


"Baiklah,sampai jumpa Alanta"


Alanta melambaykan tangannya kepada Hazel.


"Sangat menggemaskan"Batin Alanta melihat tingakah laku Hazel.